Javascript must be enabled to continue!
PERBEDAAN TEKANAN DARAH PERAWAT BERDASARKAN SHIFT KERJA
View through CrossRef
Latar belakang: Perawat dalam memberikan pelayanan keperawatan tidak terlepas dari pengaturanjam kerja dirumah sakit dengan pembagian shift. Kerja shift dapat menyebabkan gangguan circadianrhytim (Irama sirkadian), kerja shift bila tidak dikelola dengan baik maka akan berdampak padagangguan fisiologis salah satunya peningkatan tekanan darah. Tujuan: untuk mengetahui perbedaantekanan darah perawat di ruang rawat inap Rumah Sakit Muhammadiyah Palembang tahun 2018.Metode: Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Tekniksampling adalah total sampling pada perawat pelaksana di ruang rawat inap Ahmad Dahlan, IbnuRusyid, dan Rasyid Thalib di Rumah Sakit Muhammadiyah Palembang yang berjumlah 57 perawat.Data hasil penelitian diolah dengan menggunakan uji paired t test Hasil : Hasil penelitianmenunjukkan ada perbedaan rerata tekanan darah perawat sebelum shift pagi yaitu 116,08/ 78,16 dansetelah shift pagi 119,76/74,08, sebelum shift siang rerata tekanan darah perawat yaitu 116,18/77,94dan seelah shift siang 123,35/77,76 sedangkan tekanan darah seblum shift malam rerata tekanan darahperawat 120,73/78 dan setelah shift malam 121,67/77,40. Simpulan : ada perbedaan perubahantekanan darah diastolik sebelum shift pagi, dan tekanan darah diastolik sesudah shift siang.Kata kunci : Kerja shift, Tekanan Darah Sistolik, Tekanan Darah Diastolic.
Title: PERBEDAAN TEKANAN DARAH PERAWAT BERDASARKAN SHIFT KERJA
Description:
Latar belakang: Perawat dalam memberikan pelayanan keperawatan tidak terlepas dari pengaturanjam kerja dirumah sakit dengan pembagian shift.
Kerja shift dapat menyebabkan gangguan circadianrhytim (Irama sirkadian), kerja shift bila tidak dikelola dengan baik maka akan berdampak padagangguan fisiologis salah satunya peningkatan tekanan darah.
Tujuan: untuk mengetahui perbedaantekanan darah perawat di ruang rawat inap Rumah Sakit Muhammadiyah Palembang tahun 2018.
Metode: Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan pendekatan cross sectional.
Tekniksampling adalah total sampling pada perawat pelaksana di ruang rawat inap Ahmad Dahlan, IbnuRusyid, dan Rasyid Thalib di Rumah Sakit Muhammadiyah Palembang yang berjumlah 57 perawat.
Data hasil penelitian diolah dengan menggunakan uji paired t test Hasil : Hasil penelitianmenunjukkan ada perbedaan rerata tekanan darah perawat sebelum shift pagi yaitu 116,08/ 78,16 dansetelah shift pagi 119,76/74,08, sebelum shift siang rerata tekanan darah perawat yaitu 116,18/77,94dan seelah shift siang 123,35/77,76 sedangkan tekanan darah seblum shift malam rerata tekanan darahperawat 120,73/78 dan setelah shift malam 121,67/77,40.
Simpulan : ada perbedaan perubahantekanan darah diastolik sebelum shift pagi, dan tekanan darah diastolik sesudah shift siang.
Kata kunci : Kerja shift, Tekanan Darah Sistolik, Tekanan Darah Diastolic.
Related Results
PENGARUH PEMBERIAN BAWANG PUTIH TERHADAP PENURUNAN TEKANAN DARAH PADA LANSIA PENDERITA HIPERTENSI
PENGARUH PEMBERIAN BAWANG PUTIH TERHADAP PENURUNAN TEKANAN DARAH PADA LANSIA PENDERITA HIPERTENSI
Tekanan Darah pada lansia penderita hipertensi yaitu tekanan sistolik 160 mmHg dan tekanan diastolik 90 mmHg. Untuk menstabilkan tekanan darah pada lansia hipertensi dengan menggun...
Hubungan Beban Kerja Dan Lingkungan Kerja Dengan Stres Perawat Di Rsud Dr. Adnaan Wd Payakumbuh
Hubungan Beban Kerja Dan Lingkungan Kerja Dengan Stres Perawat Di Rsud Dr. Adnaan Wd Payakumbuh
Profesi sebagai perawat memberikan kontribusi sangat besar terhadap kejadian stres kerja. Hasil survey yang dilakukan oleh Persatuan Perawat Nasional Indonesia (2006) bahwa 50,9% p...
Implementasi Program Telenursing Berbasis Pemberdayaan Keluarga dalam Pengontrolan Tekanan Darah Pasien Hipertensi
Implementasi Program Telenursing Berbasis Pemberdayaan Keluarga dalam Pengontrolan Tekanan Darah Pasien Hipertensi
Tingginya angka kematian akibat hipertensi yang tidak terkendali di Indonesia membutuhkan perawatan jangka panjang yang dapat dilaksanakan dengan keterlibatan keluarga dan pemanfaa...
Hubungan Kadar Natrium Darah dengan Tekanan Darah pada Pasien Hipertensi
Hubungan Kadar Natrium Darah dengan Tekanan Darah pada Pasien Hipertensi
Abstract: Hypertension has become a significant health problem globally, with serious consequences for cardiovascular diseases and high mortality rates. This disease ranks first in...
Kebisingan Terhadap Tekanan Darah
Kebisingan Terhadap Tekanan Darah
Bising adalah campuran dari berbagai suara yang tidak dikehendaki ataupun yang merusak kesehatan. Salah satu gangguan dari kebisingan terhadap kesehatan yaitu kejadian stress. Hal ...
EFEKTIVITAS BEKAM TERHADAP PENURUNAN TEKANAN DARAH SYSTOLE PADA PASIEN HIPERTENSI
EFEKTIVITAS BEKAM TERHADAP PENURUNAN TEKANAN DARAH SYSTOLE PADA PASIEN HIPERTENSI
Efektivitas Bekam Terhadap Penurunan Tekanan Darah Systole Pada Pasien Hipertensi
Aris Setyawan1 Wiwik Widia Astuti2
Program Studi Ilmu Keperawatan STIKes Surya Global...
FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MOTIVASI KERJA TERHADAP KINERJA PERAWAT DI RUANG RAWAT INAP RUMAH SAKIT ISLAM FAISAL KOTA MAKASSAR TAHUN 2018
FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MOTIVASI KERJA TERHADAP KINERJA PERAWAT DI RUANG RAWAT INAP RUMAH SAKIT ISLAM FAISAL KOTA MAKASSAR TAHUN 2018
Kualitas kerja sangat dipengaruhi oleh motivasi kerja yang dimiliki oleh setiap individu tenaga. Walaupun fasilitas memadai, organisasi dan manajemen baik, prosedur kerja baik, tan...
Hubungan Beban Kerja dan Kinerja Perawat Unit Gawat Darurat
Hubungan Beban Kerja dan Kinerja Perawat Unit Gawat Darurat
Latar Belakang: Perawat UGD umumnya memiliki beban kerja berlebih baik secara fisik mapun tingkat usaha dalam memberikan asuhan keperawatan pada pasien. Hal ini dikaitkan dengan tu...

