Javascript must be enabled to continue!
METAFORA BATU HIDUP SEBAGAI IDENTITAS UMAT: ANALISIS BERDASARKAN PENGGUNAAN KUTIPAN PERJANJIAN LAMA DALAM 1 PETRUS 2:9 DAN IMPLEMENTASINYA KEPADA GEREJA MASA KINI
View through CrossRef
Intensitas teks kutipan dari PL dalam 1 Petrus membuat peran kutipan menjadi krusial. Oleh sebab itu, penggunaan PL dalam studi surat 1 Petrus layak dijadikan sudut pandang yang tepat untuk mengerti metafora Petrus yang juga intensif dalam suratnya. Artikel ini ditulis untuk menjawab apakah makna metafora “batu hidup” (living stone) yang diangkat Petrus dalam 1 Petrus 2:4. Jika dipandang dari penggunaan teks PL dalam perikop 1 Petrus 2:1-10, tampaknya metafora “batu hidup” diangkat bukan saja bertujuan kristologis (sekalipun ada formasi Kristus) melainkan juga eklesiologis. Makna eklesiologis tersebut dapat digali dari kutipan ayat 9. Implikasi makna eklesiologis dari metafora batu hidup adalah membangun identitas jemaat Allah di tengah masyarakat yang tidak percaya.
Sekolah Tinggi Teologi Mawar Saron Lampung
Title: METAFORA BATU HIDUP SEBAGAI IDENTITAS UMAT: ANALISIS BERDASARKAN PENGGUNAAN KUTIPAN PERJANJIAN LAMA DALAM 1 PETRUS 2:9 DAN IMPLEMENTASINYA KEPADA GEREJA MASA KINI
Description:
Intensitas teks kutipan dari PL dalam 1 Petrus membuat peran kutipan menjadi krusial.
Oleh sebab itu, penggunaan PL dalam studi surat 1 Petrus layak dijadikan sudut pandang yang tepat untuk mengerti metafora Petrus yang juga intensif dalam suratnya.
Artikel ini ditulis untuk menjawab apakah makna metafora “batu hidup” (living stone) yang diangkat Petrus dalam 1 Petrus 2:4.
Jika dipandang dari penggunaan teks PL dalam perikop 1 Petrus 2:1-10, tampaknya metafora “batu hidup” diangkat bukan saja bertujuan kristologis (sekalipun ada formasi Kristus) melainkan juga eklesiologis.
Makna eklesiologis tersebut dapat digali dari kutipan ayat 9.
Implikasi makna eklesiologis dari metafora batu hidup adalah membangun identitas jemaat Allah di tengah masyarakat yang tidak percaya.
Related Results
Makalah Kritik Seni "Musik Gereja dan Hymne"
Makalah Kritik Seni "Musik Gereja dan Hymne"
MUSIK GEREJA DAN HYMNE A.Musik GerejaMusik gereja adalah penggunaan musik yang berkembang dan digunakan di gereja musik sangat penting dalam ibadah gereja, karena sebagian besar ke...
NILAI MORAL DALAM NOVEL ORANG-ORANG BIASA KARYA ANDREA HIRATA
NILAI MORAL DALAM NOVEL ORANG-ORANG BIASA KARYA ANDREA HIRATA
Abstrak Kata Kunci: Nilai Moral Baik dan Buruk, NovelOrang-Orang Biasa. Nilai-nilai Moral adalah ajaran baik atau buruk perbuatan atau kelakuan, akhlak, kewajiban, budi pekerti...
Gereja Visioner Panggilan Memuridkan “Bangsa”
Gereja Visioner Panggilan Memuridkan “Bangsa”
A visionary church is the dream of every pastor and church congregation, but in the current reality the church is not doing what it wants and expected so that the visionary church...
Gereja Musafir Sebagai Antisipasi Hidup Eskatologis
Gereja Musafir Sebagai Antisipasi Hidup Eskatologis
Tujuan tulisan ini ialah untuk menggali kekayaan kazanah teologi Katolik tentang Gereja secara khusus yang akan digali dalam tulisan ini tentang Gereja musafir. Kata Musafir mau me...
Konsep Dosa dalam Perjanjian Lama dan Hubungannya dengan Konsep Perjanjian
Konsep Dosa dalam Perjanjian Lama dan Hubungannya dengan Konsep Perjanjian
Abstract. This article discusses the relationship between the concept of sin in the Old Testament and the concept of the covenant. The thesis of this article is that the concept of...
Menelisik politik identitas di Kalimantan Barat berdasarkan perspektif filsafat politik Armada Riyanto
Menelisik politik identitas di Kalimantan Barat berdasarkan perspektif filsafat politik Armada Riyanto
Artikel ini membahas politik identitas sebagai tindakan politis yang bertujuan untuk memajukan kepentingan kelompok berdasarkan kesamaan identitas atau karakteristik mereka. Politi...
Pentingnya Penginjilan Bagi Pertumbuhan Gereja dalam Perintisan Jemaat Baru
Pentingnya Penginjilan Bagi Pertumbuhan Gereja dalam Perintisan Jemaat Baru
Gereja yang bertumbuh adalah gereja yang menjalankan tugas utamanya terhadap penginjilan. Tugas penginjilan adalah tugas semua orang percaya tanpa terkecuali. Dipertajamkan langsun...
Kebangkitan Yesus Menurut Injil Lukas 24:1-49 dan Implikasinya Bagi Gereja Masa Kin
Kebangkitan Yesus Menurut Injil Lukas 24:1-49 dan Implikasinya Bagi Gereja Masa Kin
Kebangkitan Yesus merupakan peristiwa yang fundamental bagi iman Kristiani. Kebangkitan Yesus menegaskan kemenangan-Nya atas dosa, maut, dan kuasa kegelapan. Kebangkitan memberikan...

