Javascript must be enabled to continue!
MESIN PENETAS OTOMATIS UNTUK BUDIDAYA AYAM BANGKOK
View through CrossRef
Mesin penetas telur yang ada dipasaran saat ini adalah mesin penetas yang bekerja secara konvensional, artinya pengaturan suhu dan kelembaban udara ruang penetas dilakukan oleh manusia. Pada penetasan telur, suhu merupakan faktor penting agar telur dapat menetas. Untuk dapat menetaskan telur dibutuhkan suatu alat yang dapat mengontrol suhu dan dapat menstabilkan suhu di dalam ruangan tersebut. Maka dari dibuat lah alat penetas ini agar dapat mengontrol suhu dalam ruang yang berisi telur. Suhu ideal yang dibutuhkan telur pada saat proses pengeraman berkisar antara 36°C - 38°C. Tujuan dari penelitian ini adalah mengimplementasikan pengontrol suhu dan kelembaban untuk tempat pengeraman telur agar dapat meningkatkan persentase penetasan telur. Pengontrol ini dibuat agar pengeraman telur manual menjadi otomatis. Sistem ini akan menjaga suhu dan kelembaban tetap ideal sesuai dengan yang dibutuhkan. Pengujian yang dilakukan dalam penelitian ini antara lain adalah kalibrasi suhu dan kelembaban yang menggunakan pengukur suhu dan kelembaban standard dengan suhu dan kelembaban yang diterima oleh sensor yang digunakan.Berdasarkan hasil pengujian sistem, alat ini dapat mencapai set point temperatur yang diinginkan dan dapat membuat suhu dalam ruang alat tersebut stabil.
Title: MESIN PENETAS OTOMATIS UNTUK BUDIDAYA AYAM BANGKOK
Description:
Mesin penetas telur yang ada dipasaran saat ini adalah mesin penetas yang bekerja secara konvensional, artinya pengaturan suhu dan kelembaban udara ruang penetas dilakukan oleh manusia.
Pada penetasan telur, suhu merupakan faktor penting agar telur dapat menetas.
Untuk dapat menetaskan telur dibutuhkan suatu alat yang dapat mengontrol suhu dan dapat menstabilkan suhu di dalam ruangan tersebut.
Maka dari dibuat lah alat penetas ini agar dapat mengontrol suhu dalam ruang yang berisi telur.
Suhu ideal yang dibutuhkan telur pada saat proses pengeraman berkisar antara 36°C - 38°C.
Tujuan dari penelitian ini adalah mengimplementasikan pengontrol suhu dan kelembaban untuk tempat pengeraman telur agar dapat meningkatkan persentase penetasan telur.
Pengontrol ini dibuat agar pengeraman telur manual menjadi otomatis.
Sistem ini akan menjaga suhu dan kelembaban tetap ideal sesuai dengan yang dibutuhkan.
Pengujian yang dilakukan dalam penelitian ini antara lain adalah kalibrasi suhu dan kelembaban yang menggunakan pengukur suhu dan kelembaban standard dengan suhu dan kelembaban yang diterima oleh sensor yang digunakan.
Berdasarkan hasil pengujian sistem, alat ini dapat mencapai set point temperatur yang diinginkan dan dapat membuat suhu dalam ruang alat tersebut stabil.
Related Results
Performans Keturunan Ayam Arras dengan Ayam Arab (Ayam Ketarras) Umur 2-12 Minggu
Performans Keturunan Ayam Arras dengan Ayam Arab (Ayam Ketarras) Umur 2-12 Minggu
Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi performans keturunan ayam Arab dengan ayam Arras (Ayam Ketarras) umur 2-12 minggu. Penelitian ini telah dilaksanakan selama 6 bulan, dim...
Evaluasi Ciri Fenotipe Turunan F2 Hasil Persilangan Ayam Brahman Jantan dengan Ayam Lokal Betina dan Ayam Cochin Betina pada Fase Starter
Evaluasi Ciri Fenotipe Turunan F2 Hasil Persilangan Ayam Brahman Jantan dengan Ayam Lokal Betina dan Ayam Cochin Betina pada Fase Starter
Permasalahan utama dalam pengembangan ayam Lokal sebagai ternak komersial adalah masih kurangnya varian dari turunan perkawinan silang dan masih rendahnya produktivitas baik sebaga...
APLIKASI BUDIDAYA AYAM DOC (DAY OLD CHICKEN) BERBASIS WEB MOBILE
APLIKASI BUDIDAYA AYAM DOC (DAY OLD CHICKEN) BERBASIS WEB MOBILE
Bisnis ternak ayam memang menjadi salah satu bisnis yang tiada pernah habis bahkan menjadi salah satu bisnis yang cukup menguntungkan. Beternak ayam pun juga tidak terlalu sulit un...
Performa Fase Awal Produksi pada Ayam Ketarras dan Ayam Arab Betina
Performa Fase Awal Produksi pada Ayam Ketarras dan Ayam Arab Betina
Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi performa fase awal produksi pada ayam Ketarras dan ayam Arab betina. Penelitian terdiri 2 perlakuan dan 25 ulangan. Faktor jenis ayam di...
Pemanfaatan Alat Penetas Telur Otomatis untuk Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat Peternak Ayam di Kelurahan Sukaraja
Pemanfaatan Alat Penetas Telur Otomatis untuk Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat Peternak Ayam di Kelurahan Sukaraja
Pemanfaatan alat penetas otomatis dalam industri peternakan ayam merupakan salah satu inovasi yang dapat meningkatkan efisiensi dan produktivitas usaha peternakan. Alat penetas oto...
Tingkat Penerimaan Konsumen terhadap Ukuran Telur Ayam Ketarras yang dianggap sebagai Telur Ayam Kampng serta Uji Rasa dan Bau
Tingkat Penerimaan Konsumen terhadap Ukuran Telur Ayam Ketarras yang dianggap sebagai Telur Ayam Kampng serta Uji Rasa dan Bau
Ayam Ketarras merupakan ayam dengan komposisi genetik 75% ayam Arab dan 25% ayam Ras petelur. Warna kerabang telur ayam Ketarras mirip dengan warna kerabang telur ayam Kampung. Nam...
Monitoring Suhu dan Kelembaban pada Penetas Telur Otomatis Menggunakan Metode Fuzzy Sugeno Berbasis IoT
Monitoring Suhu dan Kelembaban pada Penetas Telur Otomatis Menggunakan Metode Fuzzy Sugeno Berbasis IoT
Salah satu usaha andalan peternak yang bergerak di bidang peternakan adalah beternak ayam dan itik. Setiap tahun data statistik mencatat bahwa kebutuhan masyarakat akan daging ayam...
Keragaman Genetik dan Hubungan Kekerabatan Ayam Lokal Berdasarkan Penanda RAPD
Keragaman Genetik dan Hubungan Kekerabatan Ayam Lokal Berdasarkan Penanda RAPD
Ayam lokal Indonesia merupakan plasma nutfah yang telah dimanfaatkan masyarakat untuk berbagai kebutuhan, seperti konsumsi, sarana upacara, koleksi, serta ayam aduan. Untuk menjaga...

