Javascript must be enabled to continue!
Study Penggunaan Serbuk Kaca Sebagai Bahan Substitusi Agregat Halus Pengaruh Terhadap Sifat Mekanik Beton
View through CrossRef
Beton adalah bagian dari bangunan yang kita jumpai pada proses pembangunan seperti bangunan gedung, jalan dan jembatan. Perencanaan suatu beton dituntut adanya hasil perencanaan yang menghasilkan beton dengan kuat tekan yang sesuai dengan yang dinginkan. Dalam penelitian ini hasil dari penambahan serbuk kaca sebagai bahan pengganti Sebagian agregat halus dengan persentase penambahan 5%, 7,5% dan 10%. Berdasarkan hasil penelitian beton dengan campuran limbah serbuk kaca sebagai pengganti agregat halus diperoleh kuat tekan beton normal umur 14 hari sebesar 7,76 Mpa, Variasi 1 5% umur 14 hari sebesar 9,32 Mpa, dan Variasi 2 7,5 % umur 14 hari sebesar 12,18 Mpa, dan Variasi 3 10 % umur 14 hari sebesar 12,09 Mpa. Sedangkan kuat tekan beton normal umur 28 hari sebesar 18,15 Mpa, Variasi 1 5% umur 28 hari sebesar 10,95 Mpa, dan Variasi 2 7,5 % umur 28 hari sebesar 12,13 Mpa, dan Variasi 3 10 % umur 28 hari sebesar 10,75 Mpa. hasil penelitian ini pengganti Sebagian agregat halus dengan mengunakan limbah serbuk kaca dapat berpengaruh terhadap kenaikan dan penurunan kuat tekan beton
Universitas Bojonegoro
Title: Study Penggunaan Serbuk Kaca Sebagai Bahan Substitusi Agregat Halus Pengaruh Terhadap Sifat Mekanik Beton
Description:
Beton adalah bagian dari bangunan yang kita jumpai pada proses pembangunan seperti bangunan gedung, jalan dan jembatan.
Perencanaan suatu beton dituntut adanya hasil perencanaan yang menghasilkan beton dengan kuat tekan yang sesuai dengan yang dinginkan.
Dalam penelitian ini hasil dari penambahan serbuk kaca sebagai bahan pengganti Sebagian agregat halus dengan persentase penambahan 5%, 7,5% dan 10%.
Berdasarkan hasil penelitian beton dengan campuran limbah serbuk kaca sebagai pengganti agregat halus diperoleh kuat tekan beton normal umur 14 hari sebesar 7,76 Mpa, Variasi 1 5% umur 14 hari sebesar 9,32 Mpa, dan Variasi 2 7,5 % umur 14 hari sebesar 12,18 Mpa, dan Variasi 3 10 % umur 14 hari sebesar 12,09 Mpa.
Sedangkan kuat tekan beton normal umur 28 hari sebesar 18,15 Mpa, Variasi 1 5% umur 28 hari sebesar 10,95 Mpa, dan Variasi 2 7,5 % umur 28 hari sebesar 12,13 Mpa, dan Variasi 3 10 % umur 28 hari sebesar 10,75 Mpa.
hasil penelitian ini pengganti Sebagian agregat halus dengan mengunakan limbah serbuk kaca dapat berpengaruh terhadap kenaikan dan penurunan kuat tekan beton.
Related Results
ANALISIS TIDAK TERCAPAINYA MUTU BETON K-250 DENGAN PENGGUNAAN AGREGAT DARI QUARRY SUNGAI ABUKAREI SERUI
ANALISIS TIDAK TERCAPAINYA MUTU BETON K-250 DENGAN PENGGUNAAN AGREGAT DARI QUARRY SUNGAI ABUKAREI SERUI
Dalam dunia konstruksi, beton merupakan salah satu komponen struktur yang paling sering digunakan sampai saat ini, baik untuk bangunan gedung, jembatan maupun dermaga. Beton merupa...
PERAN TATA KELOLA PERUSAHAAN DALAM MEMODERASI PENGARUH IMPLEMANTASI GREEN ACCOUNTING, CORPORATE SOCIAL RESPONSIBILITY DAN FIRM SIZE TERHADAP KINERJA KEUANGAN
PERAN TATA KELOLA PERUSAHAAN DALAM MEMODERASI PENGARUH IMPLEMANTASI GREEN ACCOUNTING, CORPORATE SOCIAL RESPONSIBILITY DAN FIRM SIZE TERHADAP KINERJA KEUANGAN
This study examines the role of corporate governance in moderating the influence of green accounting disclosure, corporate social responsibility (CSR), and firm size on the financi...
BETON STRUKTURAL MENGGUNAKAN AGREGAT PASIR - BATU ALAM
BETON STRUKTURAL MENGGUNAKAN AGREGAT PASIR - BATU ALAM
Kuat tekan beton, selain dipengaruhi oleh mutu perekat (semen), juga ditentukan oleh mutu agregat yang digunakan sebagai bahan pengisinya. Hal ini terlihat dari komposisi agregat d...
Pengaruh Campuran Serbuk Kayusebagai Pengganti Sebagian Agregat Halus Terhadap Kuat Tekan Beton
Pengaruh Campuran Serbuk Kayusebagai Pengganti Sebagian Agregat Halus Terhadap Kuat Tekan Beton
Serbuk kayu adalah sisa-sisa dari pengolahan kayu yang dapat digunakan sebagai pengganti sebagian agregat halus pada campuran beton yang diharapkan mendapat pengaruh besar untuk ke...
Studi Pemanfaatan Limbah Serat Gergaji Kayu dan Limbah Kertas Sebagai Campuran Beton Ringan
Studi Pemanfaatan Limbah Serat Gergaji Kayu dan Limbah Kertas Sebagai Campuran Beton Ringan
Limbah sering digunakan sebagai bahan untuk berbagai keperluan, termasuk dalam rekayasa bahan bangunan. Salah satu jenis limbah yang masih jarang diteliti sebagai campuran dalam pe...
Audit Energi pada Dua Produk Kaca Lembaran di sebuah Pabrik Kaca
Audit Energi pada Dua Produk Kaca Lembaran di sebuah Pabrik Kaca
Industri pembuatan kaca tersusun atas empat bagian primer, yaitu: kaca lembaran, kaca khusus, kaca fiber, dan kaca container. Pabrik X merupakan sebuah perusahaan besar penghasil k...
ANALISA PENGGUNAAN AGREGAT KASAR DARI SUNGAI ARSE SEBAGAI CAMPURAN BETON TERHADAP KUAT TEKAN Hamrins
ANALISA PENGGUNAAN AGREGAT KASAR DARI SUNGAI ARSE SEBAGAI CAMPURAN BETON TERHADAP KUAT TEKAN Hamrins
Kebutuhan bahan bangunan untuk pekerjaan sipil terus meningkat, dalam membangun suatu struktur bangunan gedung kantor pemerintahan, ruko-ruko, perumahan, masjid, sekolahan, dan per...
BETON NON-PASIR DENGAN AGREGAT CANGKANG KELAPA SAWIT
BETON NON-PASIR DENGAN AGREGAT CANGKANG KELAPA SAWIT
Penelitian ini dimaksudkan untuk memanfaatkan cangkang kelapa sawit sebagai alternatif agregat kasar pada beton non-pasir. Cangkang kelapa sawit mempunyai bobot yang ringan dan kul...

