Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Rekayasa Geometri Sungai Grindulu Melalui Penerapan Groundsill

View through CrossRef
Penambangan pasir liar/tidak berizin dalam area badan sungai merupakan salah penyebab kerusakanekosistem, lingkungan, dan infrastruktur dikarenakan eksploitasi sungai yang berlebihan. Sungai Grinduludengan area tangkapan air terbesar di Kabupaten Pacitan dengan luas area + 733.500 km2 dan panjang alursungai + 63,73 km yang bermuara ke Teluk Pacitan, memiliki kondisi eksisting dimana sebagian besarmerupakan daerah pegunungan dengan morfologi sungai meandering yang lerengnya cukup curam antara30% - 50% di daerah hulu. Dengan kondisi topograsi dan morfologi tersebut, Sungai Grindulu menyimpanpotensi degradasi dasar sungai dan longsor di areal tebing kanan dan kiri sungai akibat kecepatan aliran yangcukup besar. Berbanding lurus dengan kondisi eksisting tersebut, kegiatan penambangan pasir/galian c liar/tidak berizin semakin meningkatkan potensi negatif dari penurunan dasar sungai dan longsor di tebing kanandan kiri sungai. Dalam studi ini dilakukan kajian hidrologis dan hidraulik dimana dipilih penerapan strukturambang lebar atau Groundsill untuk mempengaruhi perubahan geometri dan morfologi dari Sungai Grindulu.Permodelan dilakukan dengan perangkat lunak HEC-RAS dengan kondisi penerapan Groundsill tunggal danganda sebelum dan sesudah dimana nantinya akan menampilkan perubahan variabel/parameter kecepatanaliran sungai di bagian hilir yang awalnya 3,95 m/s menjadi 1 m/s. Sehingga dengan inovasi tersebut, penulisberharap dapat memberikan rekomendasi terkait langkah preventif untuk meminimalisis potensi bencanayang ada di Sungai Grindulu
Title: Rekayasa Geometri Sungai Grindulu Melalui Penerapan Groundsill
Description:
Penambangan pasir liar/tidak berizin dalam area badan sungai merupakan salah penyebab kerusakanekosistem, lingkungan, dan infrastruktur dikarenakan eksploitasi sungai yang berlebihan.
Sungai Grinduludengan area tangkapan air terbesar di Kabupaten Pacitan dengan luas area + 733.
500 km2 dan panjang alursungai + 63,73 km yang bermuara ke Teluk Pacitan, memiliki kondisi eksisting dimana sebagian besarmerupakan daerah pegunungan dengan morfologi sungai meandering yang lerengnya cukup curam antara30% - 50% di daerah hulu.
Dengan kondisi topograsi dan morfologi tersebut, Sungai Grindulu menyimpanpotensi degradasi dasar sungai dan longsor di areal tebing kanan dan kiri sungai akibat kecepatan aliran yangcukup besar.
Berbanding lurus dengan kondisi eksisting tersebut, kegiatan penambangan pasir/galian c liar/tidak berizin semakin meningkatkan potensi negatif dari penurunan dasar sungai dan longsor di tebing kanandan kiri sungai.
Dalam studi ini dilakukan kajian hidrologis dan hidraulik dimana dipilih penerapan strukturambang lebar atau Groundsill untuk mempengaruhi perubahan geometri dan morfologi dari Sungai Grindulu.
Permodelan dilakukan dengan perangkat lunak HEC-RAS dengan kondisi penerapan Groundsill tunggal danganda sebelum dan sesudah dimana nantinya akan menampilkan perubahan variabel/parameter kecepatanaliran sungai di bagian hilir yang awalnya 3,95 m/s menjadi 1 m/s.
Sehingga dengan inovasi tersebut, penulisberharap dapat memberikan rekomendasi terkait langkah preventif untuk meminimalisis potensi bencanayang ada di Sungai Grindulu.

Related Results

Pendampingan Siswa-Siswi MTs Al-Hikmah Dalam Mengoperasikan Software Geometri Cabri 3D V2
Pendampingan Siswa-Siswi MTs Al-Hikmah Dalam Mengoperasikan Software Geometri Cabri 3D V2
Era industry 4.0, proses pembelajaran matematika seyogyanya harus diiringi dengan penggunaan media pembelajaran berbasis teknologi. Salah satu contoh Media pembelajaran teknologi y...
PEMERINTAHAN TRADISIONAL SEMASA ZAMAN SULTAN ABDUL MOMIN DI SUNGAI TUARAN (1877-1885)
PEMERINTAHAN TRADISIONAL SEMASA ZAMAN SULTAN ABDUL MOMIN DI SUNGAI TUARAN (1877-1885)
Sungai Tuaran terletak di sebelah pantai barat Borneo Utara sejak dua atau tiga abad yang lalu. Nama Sungai Tuaran telah wujud pada era pemerintahan Sultan Abdul Momin seperti dije...
Penelusuran Limpasan Kejadian Banjir Sungai Padolo Di Kota Bima
Penelusuran Limpasan Kejadian Banjir Sungai Padolo Di Kota Bima
Kota Bima mengalami banjir besar tanggal 21 dan 23 Desember 2016. Banjir berasal luapan Sungai Padolo dan Sungai Melayu. Sungai Padolo memberikan dampak...
Penambangan Pasir Sungai Progo Terhadap Laju Degradasi Pada Elevasi Dasar Sungai
Penambangan Pasir Sungai Progo Terhadap Laju Degradasi Pada Elevasi Dasar Sungai
Gunung Sindoro adalah gunung yang berada di Provinsi Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta dengan sungai progo yang mengalir. Sungai utama memiliki panjang sekitar 138 km dan ...
APLIKASI SISTEM INFORMASI GEOGRAFIS (SIG) UNTUK IDENTIFIKASI PERUBAHAN SEMPADAN SUNGAI MUSI DI KOTA PALEMBANG (1922 - 2012)
APLIKASI SISTEM INFORMASI GEOGRAFIS (SIG) UNTUK IDENTIFIKASI PERUBAHAN SEMPADAN SUNGAI MUSI DI KOTA PALEMBANG (1922 - 2012)
Sungai senantiasa mengalami perubahan dari segi ruang dan waktu, khususnya Sungai Musi di Kota Palembang yang memiliki peran strategis sebagai urban rivers mulai dari pemerintahan ...
Pembelajaran Matematika Realistik Berbasis Kepulauan pada Tanjung Kormomolin untuk Membuktikan Geometri Eliptik
Pembelajaran Matematika Realistik Berbasis Kepulauan pada Tanjung Kormomolin untuk Membuktikan Geometri Eliptik
Tujuannya untuk membuktikan geometri eliptik dan beberapa teorema-teorema dasar pada tanjung Kormomolin pada Pembelajaran Matematika Realistik (PMR), dan dapat dijadikan sebagai su...
Pembelajaran Matematika Realistik Berbasis Kepulauan pada Tanjung Kormomolin untuk Membuktikan Geometri Eliptik
Pembelajaran Matematika Realistik Berbasis Kepulauan pada Tanjung Kormomolin untuk Membuktikan Geometri Eliptik
Tujuannya untuk membuktikan geometri eliptik dan beberapa teorema-teorema dasar pada tanjung Kormomolin pada Pembelajaran Matematika Realistik (PMR), dan dapat dijadikan sebagai su...

Back to Top