Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Implementasi Pendidikan Seksual Pada Anak Usia Dini Berkebutuhan Khusus

View through CrossRef
Pendidikan seksual AUD adalah salah satu upaya penting yang dilakukan dengan tujuan mengurangi dan mencegah kejahatan seksual sejak dini. Terlebih pada anak usia dini berkebutuhan khusus yang minim dalam pendidikan seks menjadikan sebagian di antara mereka tidak memiliki pengetahuan yang cukup mengenai pendidikan seksual dan cenderung mudah dimanipulasi sehingga kerap kali dijadikan objek pelecehan dan pelampiasan seksual. Penelitian ini dibuat untuk mengetahui bagaimana implementasi pendidikan seksual anak usia dini berkebutuhan khusus di PAUD Teddy Bear Kota pekalongan dan mencari tahu apa saja faktor penghambat dan pendukungnya. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian field research Subjek penelitian yang digunakan yakni peserta didik PAUD Teddy Bear Kota Pekalongan tahun 2023. Teknik pengumpulan data dengan cara observasi, wawancara dan dokumentasi serta teknik analisis datanya adalah reduksi, penyajian dan penarikan kesimpulan. Hasil dari penelitian ini adalah pendidik sudah mengajarkan pendidikan seksual pada anak dengan baik, Implementasi Pendidikan seksual pada anak usia dini berkebutuhan khusus di PAUD Teddy Bear Kota Pekalongan menggunakan tujuh pedoman  yaitu: mengenal identitas diri, mengenal bagian tubuh dan fungsinya, mengenalkan pada bahwa tubuhnya adalah ciptaan tuhan yang harus dijaga dan dirawat, mengenalkan cara berpakaian menutup aurat, mengenalkan toilet training, mengenalkan bagian tubuh yang boleh disentuh dan tidak boleh disentuh oleh orang lain, mengenalkan kepada anak untuk menolak, berteriak meminta tolong, dan melaporkan jika ada orang lain yang memegang area intim mereka. Faktor Penghambat dan Pendukung Implementasi Pendidikan seksual anak usia dini berkebutuhan khusus di PAUD Teddy Bear Kota Pekalongan. Faktor penghambatnya yakni pada karakteristik kebutuhan yang dimiliki oleh  masing-masing anak. Sedangkan faktor pendukungnya adalah metode pembelajaran dan media yang digunakan pendidik saat pembelajaran pendidikan seks dikelas anak usia dini berkebutuhan khusus.
Title: Implementasi Pendidikan Seksual Pada Anak Usia Dini Berkebutuhan Khusus
Description:
Pendidikan seksual AUD adalah salah satu upaya penting yang dilakukan dengan tujuan mengurangi dan mencegah kejahatan seksual sejak dini.
Terlebih pada anak usia dini berkebutuhan khusus yang minim dalam pendidikan seks menjadikan sebagian di antara mereka tidak memiliki pengetahuan yang cukup mengenai pendidikan seksual dan cenderung mudah dimanipulasi sehingga kerap kali dijadikan objek pelecehan dan pelampiasan seksual.
Penelitian ini dibuat untuk mengetahui bagaimana implementasi pendidikan seksual anak usia dini berkebutuhan khusus di PAUD Teddy Bear Kota pekalongan dan mencari tahu apa saja faktor penghambat dan pendukungnya.
Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif.
Penelitian ini menggunakan jenis penelitian field research Subjek penelitian yang digunakan yakni peserta didik PAUD Teddy Bear Kota Pekalongan tahun 2023.
Teknik pengumpulan data dengan cara observasi, wawancara dan dokumentasi serta teknik analisis datanya adalah reduksi, penyajian dan penarikan kesimpulan.
Hasil dari penelitian ini adalah pendidik sudah mengajarkan pendidikan seksual pada anak dengan baik, Implementasi Pendidikan seksual pada anak usia dini berkebutuhan khusus di PAUD Teddy Bear Kota Pekalongan menggunakan tujuh pedoman  yaitu: mengenal identitas diri, mengenal bagian tubuh dan fungsinya, mengenalkan pada bahwa tubuhnya adalah ciptaan tuhan yang harus dijaga dan dirawat, mengenalkan cara berpakaian menutup aurat, mengenalkan toilet training, mengenalkan bagian tubuh yang boleh disentuh dan tidak boleh disentuh oleh orang lain, mengenalkan kepada anak untuk menolak, berteriak meminta tolong, dan melaporkan jika ada orang lain yang memegang area intim mereka.
Faktor Penghambat dan Pendukung Implementasi Pendidikan seksual anak usia dini berkebutuhan khusus di PAUD Teddy Bear Kota Pekalongan.
Faktor penghambatnya yakni pada karakteristik kebutuhan yang dimiliki oleh  masing-masing anak.
Sedangkan faktor pendukungnya adalah metode pembelajaran dan media yang digunakan pendidik saat pembelajaran pendidikan seks dikelas anak usia dini berkebutuhan khusus.

Related Results

DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAFTAR PUSTAKAAditama, M. H. R., & Selfiardy, S. (2022). Kehidupan Mahasiswa Kuliah Sambil Bekerja di Masa Pandemi Covid-19. Kidspedia: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 3(...
Studi Deskripsi : Perekonomian Orangtua Anak Berkebutuhan Khusus Terhadap Pendidikan Anak Berkebutuhan Khusus
Studi Deskripsi : Perekonomian Orangtua Anak Berkebutuhan Khusus Terhadap Pendidikan Anak Berkebutuhan Khusus
Perekonomian orangtua anak berkebutuhan khusus menengah ke bawah mengalami kesulitan pada kehidupan rumah tangga orangtua anak berkebutuhan khusus, maka akan terimbas kepada anak m...
REKOGNISI, MINAT, DAN MOTIVASI ORANGTUA TERHADAP EDUKASI PADA ANAK USIA DINI: STUDI MULTISITUS
REKOGNISI, MINAT, DAN MOTIVASI ORANGTUA TERHADAP EDUKASI PADA ANAK USIA DINI: STUDI MULTISITUS
Penelitian ini merupakan penelitian multisitus di dua lokasi penelitian yakni di TK Kartika XXI-17 Kota Gorontalo Dan RA Anajmushagir Kota Gorontalo Tujuan Penelitian ini adalah un...
Urgensi Perlindungan Anak dari Kejahatan Seksual dalam Perspektif Hukum Adat di Kabupaten Buleleng
Urgensi Perlindungan Anak dari Kejahatan Seksual dalam Perspektif Hukum Adat di Kabupaten Buleleng
Berbagai motif kejahatan seksual berkembang dalam dua dekade ini. Berkembangnya teknologi informasi serta arus globalisasi menambah kembali deretan modus operandi baru dalam kejaha...
Peran Dokter Gigi dalam Tumbuh Kembang Anak Berkebutuhan Khusus
Peran Dokter Gigi dalam Tumbuh Kembang Anak Berkebutuhan Khusus
Latar belakang. Keberadaan Anak Berkebutuhan Khusus (ABK) semakin lama semakin meningkat. Menurut DepKes RI 2010 8,3 juta. Ditinjau dari sudut pandang kebutuhan akan pelayanan kese...
Pembuatan Dan Penerapan Mainan Edukasi (Puzzle) Untuk Stimulasi Kognitif Anak Berkebutuhan Khusus Di RSUD Ulin Banjarmasin
Pembuatan Dan Penerapan Mainan Edukasi (Puzzle) Untuk Stimulasi Kognitif Anak Berkebutuhan Khusus Di RSUD Ulin Banjarmasin
Anak-anak berkebutuhan khusus memiliki karakteristik yang berbeda dengan anak-anak pada umumnya dan hal tersebut juga berlaku pada apa yang mereka lakukan dan gunakan sehari-hari. ...
Dilema Guru PAUD Inklusi Terhadap Kompleksitas ABK: Antara Tantangan dan Keniscayaan
Dilema Guru PAUD Inklusi Terhadap Kompleksitas ABK: Antara Tantangan dan Keniscayaan
Menjamurnya kuantitas lembaga Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) dewasa ini tidak lepas dari peranan pemerintah dalam amanat Undang-Undang No. 20 Tahun 20...
Persepsi Mahasiswa Jurusan Pendidikan Khusus terhadap Pendidikan Seksual bagi Anak Berkebutuhan Khusus
Persepsi Mahasiswa Jurusan Pendidikan Khusus terhadap Pendidikan Seksual bagi Anak Berkebutuhan Khusus
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis persepsi mahasiswa terhadap pendidikan seksual bagi anak berkebutuhan khusus (ABK). Pendidikan seksual merupakan aspek penting dalam per...

Back to Top