Javascript must be enabled to continue!
Infeksi Covid-19 pada tenaga kesehatan di wilayah kota Bandar Lampung
View through CrossRef
Background: Indonesia requires the government to continue to carry out integrated prevention efforts through several steps including the involvement of health workers who are the main component in preventing the transmission of Covid-19, with the higher involvement of health workers, the higher the number of confirmed cases of Covid-19 among health workers. The high number of health workers who are positive for Covid-19 is due to the lack of optimization of health protocols.Purpose: Knowing the relationship between vaccination and the application of health protocols with Covid-19 infection in health workers at the Bandar Lampung Health CenterMethod: Quantitative research. The population of this research is health workers in Tanjung Karang, Kemilling and Sukarame Public Health Centers totaling 80. By using total sampling as respondents. Measuring tools and data collection used in this study in the form of a questionnaire. Data analysis using univariate and bivariate analysis.Results: The average age of respondents was 38.93 years, the majority were male, 81.3%, long working 3.78 years, dominant education was bachelor degree 58.7%, incidence of infection was 50%, vaccination was 91.3%, wearing masks 68.8%, washing hands 80%, maintaining distance 61.3%, avoiding crowds 53.8%, limiting mobility 56.3%, applying correct coughing and sneezing etiquette 77.6%.Conclusion: There is a significant relationship between using masks, washing hands, maintaining distance, avoiding crowds and limiting mobility with the incidence of Covid-19 in health workers with p-value <0.05. And there is no relationship between vaccination and applying cough and sneeze etiquette with the incidence of Covid-19 in health workers, with p-value >0.05.Keywords: Infection; Covid-19; Health Workers.Pendahuluan: Indonesia mengharuskan pemerintah terus melakukan upaya penanggulangan secara terpadu melalui beberapa langkah termasuk keterlibatan tenaga kesehatan yang menjadi komponen utama dalam melakukan pencegahan penularan Covid-19, dengan semakin tingginya keterlibatan tenaga kesehatan maka kasus terkonfirmasi postif Covid-19 pada tenaga kesehatan juga semakin tinggi, masih tingginya tenaga kesehatan yang positif Covid-19 dikarenakan kurangnya optimalisasi protokol kesehatan.Tujuan: Mengetahui hubungan antara vaksinasi dan penerapan protokol kesehatan dengan penularan Covid-19 pada tenaga kesehatan di kota Bandar LampungMetode: Penelitian kuantitatif dan populasinya tenaga kesehatan yang ada di Puskesmas Tanjung Karang, Kemilling dan Sukarame yang berjumlah 80. Dengan menggunakan total sampling sebagai responden. Alat ukur dan pegumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini berupa kuesioner. Analisa data menggunakan analisis univariat dan bivariat.Hasil: Rata-rata umur responden 38.93 tahun, mayoritas jenis kelamin laki-laki 81.3%, lama bekerja 3.78 tahun, pendidikan dominan S1 58.7%, kejadian terinfeksi 50%, vaksinasi 91.3%, pemakaian masker 68.8%, mencuci tangan 80%, menjaga jarak 61.3%, menghindari kerumunan 53.8%, membatasi mobilitas 56.3%, menerapkan etika batuk dan bersin yang benar 77,6%.Simpulan: Ada hubungan yang signifikan antara menggunakan masker, mencuci tangan, menjaga jarak, menghindari kerumunan dan membatasi mobilitas dengan kejadian Covid-19 pada tenaga kesehatan dengan hasil p-value < 0.05. Dan tidak ada hubungan antara vaksinasi dan menerapkan etika batuk dan bersin dengan kejadian Covid-19 pada tenaga kesehatan, dengan hasil p-value >0.05.
Universitas Malahayati Bandar Lampung
Title: Infeksi Covid-19 pada tenaga kesehatan di wilayah kota Bandar Lampung
Description:
Background: Indonesia requires the government to continue to carry out integrated prevention efforts through several steps including the involvement of health workers who are the main component in preventing the transmission of Covid-19, with the higher involvement of health workers, the higher the number of confirmed cases of Covid-19 among health workers.
The high number of health workers who are positive for Covid-19 is due to the lack of optimization of health protocols.
Purpose: Knowing the relationship between vaccination and the application of health protocols with Covid-19 infection in health workers at the Bandar Lampung Health CenterMethod: Quantitative research.
The population of this research is health workers in Tanjung Karang, Kemilling and Sukarame Public Health Centers totaling 80.
By using total sampling as respondents.
Measuring tools and data collection used in this study in the form of a questionnaire.
Data analysis using univariate and bivariate analysis.
Results: The average age of respondents was 38.
93 years, the majority were male, 81.
3%, long working 3.
78 years, dominant education was bachelor degree 58.
7%, incidence of infection was 50%, vaccination was 91.
3%, wearing masks 68.
8%, washing hands 80%, maintaining distance 61.
3%, avoiding crowds 53.
8%, limiting mobility 56.
3%, applying correct coughing and sneezing etiquette 77.
6%.
Conclusion: There is a significant relationship between using masks, washing hands, maintaining distance, avoiding crowds and limiting mobility with the incidence of Covid-19 in health workers with p-value <0.
05.
And there is no relationship between vaccination and applying cough and sneeze etiquette with the incidence of Covid-19 in health workers, with p-value >0.
05.
Keywords: Infection; Covid-19; Health Workers.
Pendahuluan: Indonesia mengharuskan pemerintah terus melakukan upaya penanggulangan secara terpadu melalui beberapa langkah termasuk keterlibatan tenaga kesehatan yang menjadi komponen utama dalam melakukan pencegahan penularan Covid-19, dengan semakin tingginya keterlibatan tenaga kesehatan maka kasus terkonfirmasi postif Covid-19 pada tenaga kesehatan juga semakin tinggi, masih tingginya tenaga kesehatan yang positif Covid-19 dikarenakan kurangnya optimalisasi protokol kesehatan.
Tujuan: Mengetahui hubungan antara vaksinasi dan penerapan protokol kesehatan dengan penularan Covid-19 pada tenaga kesehatan di kota Bandar LampungMetode: Penelitian kuantitatif dan populasinya tenaga kesehatan yang ada di Puskesmas Tanjung Karang, Kemilling dan Sukarame yang berjumlah 80.
Dengan menggunakan total sampling sebagai responden.
Alat ukur dan pegumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini berupa kuesioner.
Analisa data menggunakan analisis univariat dan bivariat.
Hasil: Rata-rata umur responden 38.
93 tahun, mayoritas jenis kelamin laki-laki 81.
3%, lama bekerja 3.
78 tahun, pendidikan dominan S1 58.
7%, kejadian terinfeksi 50%, vaksinasi 91.
3%, pemakaian masker 68.
8%, mencuci tangan 80%, menjaga jarak 61.
3%, menghindari kerumunan 53.
8%, membatasi mobilitas 56.
3%, menerapkan etika batuk dan bersin yang benar 77,6%.
Simpulan: Ada hubungan yang signifikan antara menggunakan masker, mencuci tangan, menjaga jarak, menghindari kerumunan dan membatasi mobilitas dengan kejadian Covid-19 pada tenaga kesehatan dengan hasil p-value < 0.
05.
Dan tidak ada hubungan antara vaksinasi dan menerapkan etika batuk dan bersin dengan kejadian Covid-19 pada tenaga kesehatan, dengan hasil p-value >0.
05.
.
Related Results
Hubungan Pengetahuan dengan Perilaku Protokol Kesehatan sebagai Upaya Preverentif Covid 19 pada Civitas Akademika di Universitas Malahayati Bandar Lampung
Hubungan Pengetahuan dengan Perilaku Protokol Kesehatan sebagai Upaya Preverentif Covid 19 pada Civitas Akademika di Universitas Malahayati Bandar Lampung
ABSTRACT: ATTITUDE RELATIONSHIP WITH HEALTH PROTOCOL BEHAVIOR AS A PREVERENTIVE EFFORT FOR COVID 19 IN ACADEMIC CIVITY AT MALAHAYATI UNIVERSITY BANDAR LAMPUNG Introduction: Indone...
Upaya Penurunan Perilaku Merokok Masyarakat Diwilayah Kerja Dinas Kesehatan Kota Bandar Lampung Tahun 2021
Upaya Penurunan Perilaku Merokok Masyarakat Diwilayah Kerja Dinas Kesehatan Kota Bandar Lampung Tahun 2021
Prevalensi perokok di provinsi Lampung tahun 2013 berada pada urutan ke-7 dari 33 provinsi yang ada di Indonesia. Dimana jumlah perokok tiap harinya sebanyak 26,5% di mana posisi i...
Prevalensi Absensi Palmaris Longus Tendon Suku Lampung Pada Civitas Akademika Universitas Malahayati Bandar Lampung
Prevalensi Absensi Palmaris Longus Tendon Suku Lampung Pada Civitas Akademika Universitas Malahayati Bandar Lampung
ABSTRAK Latar Belakang : Perkembangan tendon Palmaris Longus sudah lengkap saat dilahirkan. Tendon Palmaris Longus tidak akan berkembang lagi sesudah itu. tendon Palmaris Longus se...
Risiko Infeksi COVID-19 pada Tenaga Kesehatan di Rumah Sakit dengan Riwayat Infeksi atau Vaksinasi COVID-19: Systematic Review
Risiko Infeksi COVID-19 pada Tenaga Kesehatan di Rumah Sakit dengan Riwayat Infeksi atau Vaksinasi COVID-19: Systematic Review
Pandemi COVID-19 telah berlangsung selama lebih dari 1 tahun mengakibatkan beban signifikan kepada rumah sakit dan tenaga kesehatan yang memiliki risiko paparan virus SARS-COV-2 te...
STUDI KEBUTUHAN NYATA AIR BERSIH PER KAPITA PADA KOTA BANDAR LAMPUNG
STUDI KEBUTUHAN NYATA AIR BERSIH PER KAPITA PADA KOTA BANDAR LAMPUNG
Sebagaimana telah diketahui bahwa seiring dengan bertambahnya jumlah penduduk, maka jumlah kebutuhan akan air bersih yang harus terpenuhi juga besar. Tujuan dari penelitian ini ada...
Hubungan Peran Tokoh Masyarakat Terhadap Perilaku Pencegahan Covid-19 Pada Civitas Akademika Universitas Malahayati Bandar Lampung
Hubungan Peran Tokoh Masyarakat Terhadap Perilaku Pencegahan Covid-19 Pada Civitas Akademika Universitas Malahayati Bandar Lampung
ABSTRACT Covid-19 prevention behavior needs to involve all elements of society including the campus community (civitas academica). Campus activies in preventing covid-19 require a ...
Lampung Tempo Doeloe
Lampung Tempo Doeloe
Buku ini meriwayatkan Lampung dan pengelanaan, dengan melibatkan 15 kontributor dari pelbagai bangsa sehingga terhimpun sebanyak 21 tulisan, termasuk 5 tulisan dari penyusun sendir...
DERAJAD EOSINOFILIA PADA PENDERITA INFEKSI SOIL-TRANSMITTED HELMINTH (STH)
DERAJAD EOSINOFILIA PADA PENDERITA INFEKSI SOIL-TRANSMITTED HELMINTH (STH)
Soil-Transmitted Helminth (STH) menginfeksi lebih dari satu milyar orang di seluruh dunia. Di Indonesia, prevalensi STH di beberapa tempat juga masih tinggi, ada diantaranya dengan...

