Javascript must be enabled to continue!
Risiko Infeksi COVID-19 pada Tenaga Kesehatan di Rumah Sakit dengan Riwayat Infeksi atau Vaksinasi COVID-19: Systematic Review
View through CrossRef
Pandemi COVID-19 telah berlangsung selama lebih dari 1 tahun mengakibatkan beban signifikan kepada rumah sakit dan tenaga kesehatan yang memiliki risiko paparan virus SARS-COV-2 tertinggi. Berbagai upaya pencegahan transmisi COVID 19 sudah dilakukan, salah satunya adalah program vaksinasi. Walaupun tingkat kematian dan morbiditas akibat COVID-19 telah berkurang secara signifikan, ada semakin banyak laporan yang menyatakan adanya risiko infeksi ulang pada individu yang telah sembuh dari COVID-19 ataupun telah di vaksinasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pengaruh riwayat infeksi COVID-19 atau vaksinasi terhadap angka kejadian infeksi COVID-19 pada tenaga kesehatan khususnya di rumah sakit. Pencarian literatur dilakukan secara sistematis menggunakan kata kunci dilakukan pada 4 database online selama Maret 2020 hingga Juni 2021. Setelah itu, dilakukan penilaian risiko bias dan pengambilan kesimpulan. Dari 10 studi yang didapatkan menunjukkan hasil yang konsisten bahwa infeksi atau vaksinasi COVID-19 sebelumnya dapat mengurangi risiko infeksi di masa yang akan datang. Namun beberapa studi masih menunjukkan angka infeksi COVID-19 setelah vaksinasi dosis kedua ataupun infeksi COVID-19 sebelumnya. Disimpulkan bahwa riwayat infeksi COVID-19 atau vaksinasi sebelumnya mengurangi risiko infeksi COVID-19 selanjutnya tetapi tenaga kesehatan yang sudah divaksinasi tetap berisiko tertular infeksi SARS-COV-2, sehingga perlu pertimbangan untuk revaksinasi dalam memberikan perlindungan terhadap varian baru yang mungkin akan muncul.
Universitas Muhammadiyah Palu
Title: Risiko Infeksi COVID-19 pada Tenaga Kesehatan di Rumah Sakit dengan Riwayat Infeksi atau Vaksinasi COVID-19: Systematic Review
Description:
Pandemi COVID-19 telah berlangsung selama lebih dari 1 tahun mengakibatkan beban signifikan kepada rumah sakit dan tenaga kesehatan yang memiliki risiko paparan virus SARS-COV-2 tertinggi.
Berbagai upaya pencegahan transmisi COVID 19 sudah dilakukan, salah satunya adalah program vaksinasi.
Walaupun tingkat kematian dan morbiditas akibat COVID-19 telah berkurang secara signifikan, ada semakin banyak laporan yang menyatakan adanya risiko infeksi ulang pada individu yang telah sembuh dari COVID-19 ataupun telah di vaksinasi.
Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pengaruh riwayat infeksi COVID-19 atau vaksinasi terhadap angka kejadian infeksi COVID-19 pada tenaga kesehatan khususnya di rumah sakit.
Pencarian literatur dilakukan secara sistematis menggunakan kata kunci dilakukan pada 4 database online selama Maret 2020 hingga Juni 2021.
Setelah itu, dilakukan penilaian risiko bias dan pengambilan kesimpulan.
Dari 10 studi yang didapatkan menunjukkan hasil yang konsisten bahwa infeksi atau vaksinasi COVID-19 sebelumnya dapat mengurangi risiko infeksi di masa yang akan datang.
Namun beberapa studi masih menunjukkan angka infeksi COVID-19 setelah vaksinasi dosis kedua ataupun infeksi COVID-19 sebelumnya.
Disimpulkan bahwa riwayat infeksi COVID-19 atau vaksinasi sebelumnya mengurangi risiko infeksi COVID-19 selanjutnya tetapi tenaga kesehatan yang sudah divaksinasi tetap berisiko tertular infeksi SARS-COV-2, sehingga perlu pertimbangan untuk revaksinasi dalam memberikan perlindungan terhadap varian baru yang mungkin akan muncul.
Related Results
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review Anna Tri Wahyuni1), Masfuri2), Liya Arista3)1,2,3 Fakultas Ilmu Keperawatan Univers...
Faktor determinan keraguan ibu terhadap vaksinasi dasar pada anak bawah dua tahun
Faktor determinan keraguan ibu terhadap vaksinasi dasar pada anak bawah dua tahun
Background: Child health is still a major health problem in Indonesia. The health condition of children in a country can be measured by the infant mortality rate. The infant mortal...
TANGGUNG JAWAB HUKUM RUMAH SAKIT TERHADAP PENANGANAN PASIEN GAWAT DARURAT DI RUMAH SAKIT
TANGGUNG JAWAB HUKUM RUMAH SAKIT TERHADAP PENANGANAN PASIEN GAWAT DARURAT DI RUMAH SAKIT
<p>Rumah Sakit mcmiliki kewajiban untuk memberikan pertolongan (emergency)tanpa mengharuskan pembayaran uang muka terlebih dahulu, hal ini tertuang dalam Pasal 32 ayat (1) da...
IMPLEMENTASI PROGRAM VAKSINASI DI KABUPATEN TANGGAMUS
IMPLEMENTASI PROGRAM VAKSINASI DI KABUPATEN TANGGAMUS
Penyebaran Covid-19, menuntut pemerintah untuk merumuskan berbagai program kebijakan guna percepatan penanganan pandemi Covid-19. salah satu program pemerintah dalam percepatan pen...
PERTANGGUNGJAWABAN HUKUM PERDATA RUMAH SAKIT TERHADAP TINDAKAN MEDIS DOKTER MITRA YANG MERUGIKAN PASIEN
PERTANGGUNGJAWABAN HUKUM PERDATA RUMAH SAKIT TERHADAP TINDAKAN MEDIS DOKTER MITRA YANG MERUGIKAN PASIEN
Rumah sakit tidak saja bersifat kuratif tetapi juga bersifat pemulihan (rehabilitatif), promosi kesehatan (promotif) dan pencegahan (preventif). Dalam hal sumber daya manusia Pasal...
PERSEPSI IBU HAMIL TENTANG VAKSIN COVID-19 TERHADAP PELAKSANAAN VAKSINASI COVID-19
PERSEPSI IBU HAMIL TENTANG VAKSIN COVID-19 TERHADAP PELAKSANAAN VAKSINASI COVID-19
Latar Belakang: kasus positif Covid-19 di Kabupaten Sukoharjo tahun 2021 mencapai 12.350 dan terus mengalami penambahan jumlah. Dari jumlah tersebut terdapat 168 kasus positif Covi...
PERTANGGUNGJAWABAN PIDANA RUMAH SAKIT TERHADAP TINDAK PIDANA PEMALSUAN JUMLAH TAGIHAN UANG KEPADA BADAN PENYELENGGARA JAMINAN SOSIAL (BPJS)
PERTANGGUNGJAWABAN PIDANA RUMAH SAKIT TERHADAP TINDAK PIDANA PEMALSUAN JUMLAH TAGIHAN UANG KEPADA BADAN PENYELENGGARA JAMINAN SOSIAL (BPJS)
PERTANGGUNGJAWABAN PIDANA RUMAH SAKIT TERHADAP TINDAK PIDANA PEMALSUAN JUMLAH TAGIHAN UANG KEPADA BADAN PENYELENGGARA JAMINAN SOSIAL (BPJS)
sonyaairinibatubara@unprim...

