Javascript must be enabled to continue!
Faktor determinan keraguan ibu terhadap vaksinasi dasar pada anak bawah dua tahun
View through CrossRef
Background: Child health is still a major health problem in Indonesia. The health condition of children in a country can be measured by the infant mortality rate. The infant mortality rate is the death of infants under the age of one year. Vaccination is the most effective way to save lives from infectious diseases. Vaccination campaigns have helped combat smallpox since the mid-20th century and against polio, measles, and invasive pneumococcus, as well as other deadly infectious diseases. Public concerns about certain vaccines can lead to vaccine hesitancy, which can threaten the achievement of adequate vaccination coverage. There are several factors that influence hesitancy about vaccination, including environmental factors, individual and group factors, and certain issues.
Purpose: To determine the determinants of maternal hesitancy about basic immunization in children under the age of two.
Method: Quantitative research of correlational analytical type with cross sectional approach, conducted in Purwokerto Utara I Health Center area in October 2023-April 2024. Independent variables in this study are environmental factors, individuals and groups and certain issues, while the dependent variable is mother's doubts about basic vaccination in children under two years (toddlers). The sampling technique used is simple random sampling, obtained a sample of 66 respondents. Sample inclusion criteria are mothers who have toddlers and are willing to fill out the questionnaire. Data analysis using univariate and bivariate Chi-square.
Results: There is an influence between environmental factors and individual/group factors on mothers' hesitation in providing basic immunization to their children with p values of 0.041 and 0.023 (<0.05), respectively. However, there is no relationship between specific issue factors and mothers' hesitation in providing basic immunization as evidenced by a p value of 0.064 (>0.05). The results of the ordinal logistic regression analysis show that individual and group factors are the most dominant factors with a p value > 0.056 which is significant at a significance level of α = 0.10.
Conclusion: Environmental factors and individual/group factors have a significant influence on mothers' hesitation in providing basic immunization to toddlers, while specific issue factors do not have a significant influence.
Suggestion: The implications of these findings suggest the need for a more comprehensive approach to increasing vaccination coverage. Such an approach should not only focus on disseminating accurate information about vaccination, but should also consider socioeconomic conditions, access to health facilities, and other social factors that influence maternal decisions. Appropriate education, strong social support, and better access to health services can significantly reduce maternal hesitancy towards vaccination and improve child health.
Keywords: Basic Vaccination; Children under Two Years; Determinant Factors; Mother's Doubt.
Pendahuluan: Kesehatan anak masih menjadi masalah utama di bidang kesehatan Indonesia. Keadaan kesehatan anak di suatu negara dapat diukur dengan angka kematian bayi. Kematian bayi adalah kematian bayi di bawah satu tahun. Vaksinasi merupakan cara paling efektif untuk menyelamatkan nyawa dari penyakit menular. Kampanye vaksinasi telah membantu memerangi cacar sejak pertengahan abad ke- 20 dan melawan polio, campak, dan pneumokokus invasif serta penyakit menular lainnya yang mematikan. Kekhawatiran Masyarakat terhadap vaksin tertentu dapat menyebabkan keragu-raguan terhadap vaksin, dapat mengancam pencapaian cakupan vaksinasi yang memadai. Terdapat beberapa faktor yang memengaruhi keraguan vaksinasi, antara lain yaitu faktor lingkungan, individu dan kelompok, serta isu-isu spesifik.
Tujuan: Untuk mengetahui faktor determinan keraguan ibu terhadap vaksinasi dasar pada anak bawah dua tahun.
Metode: Penelitian kuantitatif jenis analitik korelasional dengan pendekatan cross sectional, dilakukan di wilayah Puskesmas Purwokerto Utara I pada bulan Oktober 2023-April 2024. Variabel independen dalam penelitian ini adalah faktor lingkungan, individu dan kelompok serta isu spesifik, sedangkan variabel dependen adalah keraguan ibu terhadap vaksinasi dasar pada anak bawah dua tahun (baduta). Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah simple random sampling, didapatkan sampel sebanyak 66 responden. Kriteria inklusi sampel yaitu ibu yang memiliki baduta dan bersedia mengisi kuesioner. Analisis data yang digunakan univariat dan bivariat Chi-square.
Hasil: Ada pengaruh antara faktor lingkungan dan individu/kelompok dengan keraguan ibu dalam memberikan vaksinasi dasar pada anaknya dengan p value masing-masing 0.041 dan 0.023 (< 0.05). Namun tidak ada hubungan antara faktor isu-isu spesifik dengan keraguan ibu dalam memberikan vaksinasi dasar dibuktikan dengan p value 0.064 (> 0.05). Hasil analisis regresi logistic ordinal menunjukan hasil bahwa, faktor individu dan kelompok paling dominan dengan p value >0.056 signifikan pada tingkat signifikansi α=0.10.
Simpulan: Faktor lingkungan dan individu/kelompok memiliki pengaruh signifikan terhadap keraguan ibu dalam memberikan vaksinasi vaksinasi dasar pada anak usia baduta, sedangkan faktor isu-isu spesifik tidak memiliki pengaruh yang signifikan.
Saran: Implikasi dari temuan ini menunjukkan perlunya pendekatan yang lebih komprehensif dalam upaya meningkatkan cakupan vaksinasi. Pendekatan tersebut tidak hanya harus berfokus pada penyebaran informasi yang akurat mengenai vaksinasi, tetapi juga harus mempertimbangkan kondisi sosial-ekonomi, akses ke fasilitas kesehatan, dan faktor-faktor sosial lainnya yang memengaruhi keputusan ibu. Edukasi yang tepat, dukungan sosial yang kuat, dan akses yang lebih baik ke layanan kesehatan dapat secara signifikan mengurangi keraguan ibu terhadap vaksinasi dan meningkatkan kesehatan anak.
Kata Kunci: Anak Bawah Dua Tahun; Faktor Determinan; Keraguan Ibu; Vaksinasi Dasar.
Title: Faktor determinan keraguan ibu terhadap vaksinasi dasar pada anak bawah dua tahun
Description:
Background: Child health is still a major health problem in Indonesia.
The health condition of children in a country can be measured by the infant mortality rate.
The infant mortality rate is the death of infants under the age of one year.
Vaccination is the most effective way to save lives from infectious diseases.
Vaccination campaigns have helped combat smallpox since the mid-20th century and against polio, measles, and invasive pneumococcus, as well as other deadly infectious diseases.
Public concerns about certain vaccines can lead to vaccine hesitancy, which can threaten the achievement of adequate vaccination coverage.
There are several factors that influence hesitancy about vaccination, including environmental factors, individual and group factors, and certain issues.
Purpose: To determine the determinants of maternal hesitancy about basic immunization in children under the age of two.
Method: Quantitative research of correlational analytical type with cross sectional approach, conducted in Purwokerto Utara I Health Center area in October 2023-April 2024.
Independent variables in this study are environmental factors, individuals and groups and certain issues, while the dependent variable is mother's doubts about basic vaccination in children under two years (toddlers).
The sampling technique used is simple random sampling, obtained a sample of 66 respondents.
Sample inclusion criteria are mothers who have toddlers and are willing to fill out the questionnaire.
Data analysis using univariate and bivariate Chi-square.
Results: There is an influence between environmental factors and individual/group factors on mothers' hesitation in providing basic immunization to their children with p values of 0.
041 and 0.
023 (<0.
05), respectively.
However, there is no relationship between specific issue factors and mothers' hesitation in providing basic immunization as evidenced by a p value of 0.
064 (>0.
05).
The results of the ordinal logistic regression analysis show that individual and group factors are the most dominant factors with a p value > 0.
056 which is significant at a significance level of α = 0.
10.
Conclusion: Environmental factors and individual/group factors have a significant influence on mothers' hesitation in providing basic immunization to toddlers, while specific issue factors do not have a significant influence.
Suggestion: The implications of these findings suggest the need for a more comprehensive approach to increasing vaccination coverage.
Such an approach should not only focus on disseminating accurate information about vaccination, but should also consider socioeconomic conditions, access to health facilities, and other social factors that influence maternal decisions.
Appropriate education, strong social support, and better access to health services can significantly reduce maternal hesitancy towards vaccination and improve child health.
Keywords: Basic Vaccination; Children under Two Years; Determinant Factors; Mother's Doubt.
Pendahuluan: Kesehatan anak masih menjadi masalah utama di bidang kesehatan Indonesia.
Keadaan kesehatan anak di suatu negara dapat diukur dengan angka kematian bayi.
Kematian bayi adalah kematian bayi di bawah satu tahun.
Vaksinasi merupakan cara paling efektif untuk menyelamatkan nyawa dari penyakit menular.
Kampanye vaksinasi telah membantu memerangi cacar sejak pertengahan abad ke- 20 dan melawan polio, campak, dan pneumokokus invasif serta penyakit menular lainnya yang mematikan.
Kekhawatiran Masyarakat terhadap vaksin tertentu dapat menyebabkan keragu-raguan terhadap vaksin, dapat mengancam pencapaian cakupan vaksinasi yang memadai.
Terdapat beberapa faktor yang memengaruhi keraguan vaksinasi, antara lain yaitu faktor lingkungan, individu dan kelompok, serta isu-isu spesifik.
Tujuan: Untuk mengetahui faktor determinan keraguan ibu terhadap vaksinasi dasar pada anak bawah dua tahun.
Metode: Penelitian kuantitatif jenis analitik korelasional dengan pendekatan cross sectional, dilakukan di wilayah Puskesmas Purwokerto Utara I pada bulan Oktober 2023-April 2024.
Variabel independen dalam penelitian ini adalah faktor lingkungan, individu dan kelompok serta isu spesifik, sedangkan variabel dependen adalah keraguan ibu terhadap vaksinasi dasar pada anak bawah dua tahun (baduta).
Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah simple random sampling, didapatkan sampel sebanyak 66 responden.
Kriteria inklusi sampel yaitu ibu yang memiliki baduta dan bersedia mengisi kuesioner.
Analisis data yang digunakan univariat dan bivariat Chi-square.
Hasil: Ada pengaruh antara faktor lingkungan dan individu/kelompok dengan keraguan ibu dalam memberikan vaksinasi dasar pada anaknya dengan p value masing-masing 0.
041 dan 0.
023 (< 0.
05).
Namun tidak ada hubungan antara faktor isu-isu spesifik dengan keraguan ibu dalam memberikan vaksinasi dasar dibuktikan dengan p value 0.
064 (> 0.
05).
Hasil analisis regresi logistic ordinal menunjukan hasil bahwa, faktor individu dan kelompok paling dominan dengan p value >0.
056 signifikan pada tingkat signifikansi α=0.
10.
Simpulan: Faktor lingkungan dan individu/kelompok memiliki pengaruh signifikan terhadap keraguan ibu dalam memberikan vaksinasi vaksinasi dasar pada anak usia baduta, sedangkan faktor isu-isu spesifik tidak memiliki pengaruh yang signifikan.
Saran: Implikasi dari temuan ini menunjukkan perlunya pendekatan yang lebih komprehensif dalam upaya meningkatkan cakupan vaksinasi.
Pendekatan tersebut tidak hanya harus berfokus pada penyebaran informasi yang akurat mengenai vaksinasi, tetapi juga harus mempertimbangkan kondisi sosial-ekonomi, akses ke fasilitas kesehatan, dan faktor-faktor sosial lainnya yang memengaruhi keputusan ibu.
Edukasi yang tepat, dukungan sosial yang kuat, dan akses yang lebih baik ke layanan kesehatan dapat secara signifikan mengurangi keraguan ibu terhadap vaksinasi dan meningkatkan kesehatan anak.
Kata Kunci: Anak Bawah Dua Tahun; Faktor Determinan; Keraguan Ibu; Vaksinasi Dasar.
Related Results
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review Anna Tri Wahyuni1), Masfuri2), Liya Arista3)1,2,3 Fakultas Ilmu Keperawatan Univers...
Upaya Guru dalam Meningkatkan Minat Membaca Anak pada Masa Adaptasi Kebiasaan Baru di BMBA AIUEO Batujajar Bandung
Upaya Guru dalam Meningkatkan Minat Membaca Anak pada Masa Adaptasi Kebiasaan Baru di BMBA AIUEO Batujajar Bandung
Abstract. Based on the PISA report which was just released 2019, Indonesia's reading score is ranked 72 out of 77 countries (liputan6.com,2019). This condition shows the poor inter...
IMPLEMENTASI PROGRAM VAKSINASI DI KABUPATEN TANGGAMUS
IMPLEMENTASI PROGRAM VAKSINASI DI KABUPATEN TANGGAMUS
Penyebaran Covid-19, menuntut pemerintah untuk merumuskan berbagai program kebijakan guna percepatan penanganan pandemi Covid-19. salah satu program pemerintah dalam percepatan pen...
PERSEPSI IBU HAMIL TENTANG VAKSIN COVID-19 TERHADAP PELAKSANAAN VAKSINASI COVID-19
PERSEPSI IBU HAMIL TENTANG VAKSIN COVID-19 TERHADAP PELAKSANAAN VAKSINASI COVID-19
Latar Belakang: kasus positif Covid-19 di Kabupaten Sukoharjo tahun 2021 mencapai 12.350 dan terus mengalami penambahan jumlah. Dari jumlah tersebut terdapat 168 kasus positif Covi...
HUBUNGAN KARAKTERISTIK IBU HAMIL DENGAN KEIKUTSERTAAN VAKSINASI COVID-19
HUBUNGAN KARAKTERISTIK IBU HAMIL DENGAN KEIKUTSERTAAN VAKSINASI COVID-19
Perkembangan kasus Covid-19 menunjukkan bahwa wanita hamil yang terkonfirmasi positif Covid-19 mengalami peningkatan cukup signifikan. Vaksinasi Covid-19 dilakukan sebagai upaya pe...
EDUKASI VAKSINASI COVID19 PADA REMAJA
EDUKASI VAKSINASI COVID19 PADA REMAJA
Pemerintah telah mengeluarkan berbagai kebijakan dan program untuk menangani dan mencegah penyebaran virus covid19 di Indonesia. Penanganan tersebut seperti himbauan untuk mengguna...
FAKTOR- FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PENGETAHUAN TENTANG BUKU KIA PADA IBU HAMIL
FAKTOR- FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PENGETAHUAN TENTANG BUKU KIA PADA IBU HAMIL
Background. One of the major obstacles to the slow decline in MMR and IMR in Indonesia is the low maternal knowledge associated with pregnancy. Riskesdas 2012 research results nati...

