Javascript must be enabled to continue!
MONITORING RUMPON TRADISIONAL DI TELUK HURUN, BANDAR LAMPUNG SEBAGAI UPAYA PENINGKATAN EFEKTIFITAS PENANGKAPAN IKAN
View through CrossRef
Teluk Hurun telah menjadi daerah penangkapan ikan oleh nelayan di sekitar pesisir Lampung. Penangkapan ikan menggunakan purse seine biasanya memerlukan alat bantu pengumpul ikan, atau biasa disebut rumpon. Penggunaan rumpon dimaksudkan agar nelayan tidak melaut terlalu jauh untuk mencari daerah penangkapan ikan, sehingga efisiensi biaya operasional melaut dapat diminimalisir. Sejauh ini, rumpon ditenggelamkan beberapa waktu sebelum trip penangkapan berlangsung. Padahal, rumpon tradisional dengan atraktor daun kelapa membutuhkan waktu tunggu untuk dapat berfungsi secara efektif sebagai pengumpul ikan. Tujuan penelitian ini adalah memonitor secara berkala hingga didapatkan gambaran kondisi rumpon perminggunya dan memperkirakan usia rumpon dapat efektif digunakan sebagai alat bantu penangkapan ikan. Underwater survey dilakukan diakhir minggu, selama lima minggu berturut-turut yang meliputi pencatatan, perekaman dan pendokumentasian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rumpon memerlukan sekitar 4 – 5 minggu untuk dapat efektif sebagai pengumpul ikan. Ikan akan mendekati rumpon untuk mencari makanan di substrat yang menempel di dinding rumpon dan sebagai tempat berlindung
Politeknik Negeri Lampung
Title: MONITORING RUMPON TRADISIONAL DI TELUK HURUN, BANDAR LAMPUNG SEBAGAI UPAYA PENINGKATAN EFEKTIFITAS PENANGKAPAN IKAN
Description:
Teluk Hurun telah menjadi daerah penangkapan ikan oleh nelayan di sekitar pesisir Lampung.
Penangkapan ikan menggunakan purse seine biasanya memerlukan alat bantu pengumpul ikan, atau biasa disebut rumpon.
Penggunaan rumpon dimaksudkan agar nelayan tidak melaut terlalu jauh untuk mencari daerah penangkapan ikan, sehingga efisiensi biaya operasional melaut dapat diminimalisir.
Sejauh ini, rumpon ditenggelamkan beberapa waktu sebelum trip penangkapan berlangsung.
Padahal, rumpon tradisional dengan atraktor daun kelapa membutuhkan waktu tunggu untuk dapat berfungsi secara efektif sebagai pengumpul ikan.
Tujuan penelitian ini adalah memonitor secara berkala hingga didapatkan gambaran kondisi rumpon perminggunya dan memperkirakan usia rumpon dapat efektif digunakan sebagai alat bantu penangkapan ikan.
Underwater survey dilakukan diakhir minggu, selama lima minggu berturut-turut yang meliputi pencatatan, perekaman dan pendokumentasian.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa rumpon memerlukan sekitar 4 – 5 minggu untuk dapat efektif sebagai pengumpul ikan.
Ikan akan mendekati rumpon untuk mencari makanan di substrat yang menempel di dinding rumpon dan sebagai tempat berlindung.
Related Results
IMPACT OF FISH AGGREGATING DEVICE ON SUSTAINABLE CAPTURE FISHERIES
IMPACT OF FISH AGGREGATING DEVICE ON SUSTAINABLE CAPTURE FISHERIES
The use of rumpon, a type of Fish Aggregating Device (FAD), has been traditional in Indonesia, particularly in eastern Indonesia waters since time immemorial (Reuter 1938; Nasution...
KERAGAAN PEMIJAHAN BUATAN ANTARA IKAN PATIN SIAM (Pangasianodon hypophthalmus) BETINA DAN IKAN PATIN JAMBAL (Pangasius djambal) JANTAN DAN IKAN PATIN NASUTUS (Pangasius nasutus) JANTAN
KERAGAAN PEMIJAHAN BUATAN ANTARA IKAN PATIN SIAM (Pangasianodon hypophthalmus) BETINA DAN IKAN PATIN JAMBAL (Pangasius djambal) JANTAN DAN IKAN PATIN NASUTUS (Pangasius nasutus) JANTAN
Upaya pengembangan budidaya ikan patin jambal (Pangasius djambal) dan ikan patin nasutus (P. nasutus) sebagai komoditas ekspor ikan patin daging putih sulit direalisasikan, karena ...
MODEL PEMILIHAN UNIT PENANGKAPAN IKAN PELAGIS BERBASIS TEKNOLOGI DAN EKONOMI DI KOTA AMBON
MODEL PEMILIHAN UNIT PENANGKAPAN IKAN PELAGIS BERBASIS TEKNOLOGI DAN EKONOMI DI KOTA AMBON
Penangkapan ikan pelagis di Kota Ambon oleh nelayan masih berlangsung hingga saat ini dengan menggunakan 7 (tujuh) jenis alat penangkap ikan. Pada umumnya faktor teknologi penangka...
Hubungan Pengetahuan dengan Perilaku Protokol Kesehatan sebagai Upaya Preverentif Covid 19 pada Civitas Akademika di Universitas Malahayati Bandar Lampung
Hubungan Pengetahuan dengan Perilaku Protokol Kesehatan sebagai Upaya Preverentif Covid 19 pada Civitas Akademika di Universitas Malahayati Bandar Lampung
ABSTRACT: ATTITUDE RELATIONSHIP WITH HEALTH PROTOCOL BEHAVIOR AS A PREVERENTIVE EFFORT FOR COVID 19 IN ACADEMIC CIVITY AT MALAHAYATI UNIVERSITY BANDAR LAMPUNG Introduction: Indone...
Prevalensi Absensi Palmaris Longus Tendon Suku Lampung Pada Civitas Akademika Universitas Malahayati Bandar Lampung
Prevalensi Absensi Palmaris Longus Tendon Suku Lampung Pada Civitas Akademika Universitas Malahayati Bandar Lampung
ABSTRAK Latar Belakang : Perkembangan tendon Palmaris Longus sudah lengkap saat dilahirkan. Tendon Palmaris Longus tidak akan berkembang lagi sesudah itu. tendon Palmaris Longus se...
ANALISIS SUBSEKTOR PERIKANAN DI KABUPATEN OKU TIMUR PROVINSI SUMATERA SELATAN
ANALISIS SUBSEKTOR PERIKANAN DI KABUPATEN OKU TIMUR PROVINSI SUMATERA SELATAN
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk: 1) Untuk mengetahui jenis ikan unggul di OKU Timur. 2) Untuk mengetahui pertumbuhan komoditas subsektor perikanan di OKU Timur. Hasil penel...
Pertanggungjawaban Pidana Pelaku Tindak Pidana Ilegal Fishing
Pertanggungjawaban Pidana Pelaku Tindak Pidana Ilegal Fishing
Abstract. This study aims to determine law enforcement for perpetrators of illegal fishing and legal accountability for foreign fishermen who fish illegally in Indonesian waters. T...
ANALISIS DAERAH PENANGKAPAN IKAN POTENSIAL DI PULAU ENGGANO, BENGKULU UTARA
ANALISIS DAERAH PENANGKAPAN IKAN POTENSIAL DI PULAU ENGGANO, BENGKULU UTARA
Pulau Enggano adalah salah satu pulau terdepan yang ada di Provinsi Bengkulu yang belum tereksplorasi secara maksimal, sehingga perlu dilakukan kajian untuk menggali potensi perika...

