Javascript must be enabled to continue!
Uji Aktivitas Antioksidan Fraksi Etil Asetat Ekstrak Etanol Kulit Pisang Kepok (Musa paradisiaca L.) dengan Metode DPPH
View through CrossRef
Kulit pisang kepok kuning (Musa paradisiaca L.) merupakan bagian tanaman pisang yang keberadaannya terabaikan dari pengolahan. Penelitian sebelumnya menunjukkan bahwa kulit pisang kepok kuning mengandung senyawa metabolit sekunder, diantaranya flavonoid, fenol, alkaloid, dan terpenoid. Antioksidan merupakan senyawa penting bagi kesehatan tubuh karena berperan sebagai penangkal radikal bebas. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kandungan senyawa dan mengetahui potensi antioksidan fraksi etil asetat pisang kepok kuning dengan menggunakan metode DPPH. Pengukuran antioksidan dilihat dari DPPH yang tereduksi/mengikat ion hidrogen dari senyawa antioksidan secara spektrofotometri UV-Vis pada panjang gelombang 520 nm. Hasil penelitian uji fitokimia secara kualitatif menggunakan reagen yang sesuai menunjukkan sampel fraksi etil asetat ekstrak etanol kulit pisang kepok kuning positif mengandung senyawa flavonoid, fenol, dan tanin. Uji aktivitas antioksidan dengan menggunakan metode DPPH pada Vitamin C mendapat nilai IC50 2,37 ppm dan fraksi etil asetat ekstrak etanol kulit pisang kepok kuning mendapat nilai IC50 sebesar 13,27 ppm termasuk kategori aktivitas sangat kuat.
Title: Uji Aktivitas Antioksidan Fraksi Etil Asetat Ekstrak Etanol Kulit Pisang Kepok (Musa paradisiaca L.) dengan Metode DPPH
Description:
Kulit pisang kepok kuning (Musa paradisiaca L.
) merupakan bagian tanaman pisang yang keberadaannya terabaikan dari pengolahan.
Penelitian sebelumnya menunjukkan bahwa kulit pisang kepok kuning mengandung senyawa metabolit sekunder, diantaranya flavonoid, fenol, alkaloid, dan terpenoid.
Antioksidan merupakan senyawa penting bagi kesehatan tubuh karena berperan sebagai penangkal radikal bebas.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kandungan senyawa dan mengetahui potensi antioksidan fraksi etil asetat pisang kepok kuning dengan menggunakan metode DPPH.
Pengukuran antioksidan dilihat dari DPPH yang tereduksi/mengikat ion hidrogen dari senyawa antioksidan secara spektrofotometri UV-Vis pada panjang gelombang 520 nm.
Hasil penelitian uji fitokimia secara kualitatif menggunakan reagen yang sesuai menunjukkan sampel fraksi etil asetat ekstrak etanol kulit pisang kepok kuning positif mengandung senyawa flavonoid, fenol, dan tanin.
Uji aktivitas antioksidan dengan menggunakan metode DPPH pada Vitamin C mendapat nilai IC50 2,37 ppm dan fraksi etil asetat ekstrak etanol kulit pisang kepok kuning mendapat nilai IC50 sebesar 13,27 ppm termasuk kategori aktivitas sangat kuat.
Related Results
Pemanfaatan Kulit Pisang (Musa paradisiaca) Menjadi Donat Tinggi Kalsium
Pemanfaatan Kulit Pisang (Musa paradisiaca) Menjadi Donat Tinggi Kalsium
Tujuan dari penelitian ini adalah: memanfaatkan limbah kulit pisang menjadi salah satu produk pangan tinggi kalsium yaitu berupa donat dan mengetahui formulasi tepung terigu : kuli...
Potensi Aktivitas Antibakteri antara Ekstrak dan Fraksi Kulit Jeruk terhadap Ulkus Diabetis
Potensi Aktivitas Antibakteri antara Ekstrak dan Fraksi Kulit Jeruk terhadap Ulkus Diabetis
Ulkus diabetik, sebagai komplikasi kronis diabetes melitus, terjadi akibat kadar gula darah yang tidak terkontrol dalam jangka panjang dan ditandai dengan luka pada kaki yang renta...
Potensi Antimikroba Fraksi Aktif Ekstrak n-Heksan Daun Rami (B.virgata F.) Guill terhadap Beberapa Mikroba Uji
Potensi Antimikroba Fraksi Aktif Ekstrak n-Heksan Daun Rami (B.virgata F.) Guill terhadap Beberapa Mikroba Uji
This study aims to determine the potential antimicrobial activity of extracts soluble, insoluble n-hexane and fractions of n-hexane extract of leaves of B. virgata, some microbial ...
EKSTRAKSI PEKTIN DARI KULIT PISANG KEPOK (Musa balbisiana Colla), PISANG AMBON (Musa acuminata Colla), DAN PISANG EMAS (Musa x paradisiaca L)
EKSTRAKSI PEKTIN DARI KULIT PISANG KEPOK (Musa balbisiana Colla), PISANG AMBON (Musa acuminata Colla), DAN PISANG EMAS (Musa x paradisiaca L)
Telah dilakukan penelitian tentang “Ekstraksi Pektin dari Kulit Pisang Kepok (Musa balbisiana Colla), Pisang Ambon (Musa acuminata Colla) Dan Pisang Emas (Musa x paradisiaca L)” ya...
Isolasi Senyawa Antioksidan dari Daun Pila-Pila (Mallotus paniculatus)
Isolasi Senyawa Antioksidan dari Daun Pila-Pila (Mallotus paniculatus)
Pila – pila (Mallotus paniculatus) merupakan tumbuhan semak yang secara empiris digunakan sebagai antioksidan. Antioksidan adalah senyawa yang dapat menunda, mencegah atau memperla...
Formulasi Gel dari Fraksi Etil Asetat Batang Jarak Cina (Jatropha multifida L.) Efektivitas Terhadap Luka Bakar
Formulasi Gel dari Fraksi Etil Asetat Batang Jarak Cina (Jatropha multifida L.) Efektivitas Terhadap Luka Bakar
Latar Belakang: Luka bakar merupakan kondisi rusak atau hilangnya jaringan kulit akibat paparan suhu tinggi. Terapi oral memiliki keterbatasan dalam penetrasi jaringan kulit yang m...
Uji Aktivitas Antibakteri Fraksi Daun Tin (Ficus carica L.) terhadap Streptococcus mutans
Uji Aktivitas Antibakteri Fraksi Daun Tin (Ficus carica L.) terhadap Streptococcus mutans
Abstract. Streptococcus mutans is a Gram-positive coccus-shaped facultative anaerobic bacterium commonly found in the oral cavity. It is one of the primary bacteria responsible for...
Komponen Bioaktif dan Aktivitas Antioksidan dari Ekstrak dan Fraksi Limbah Daun Cengkeh Hasil Penyulingan Minyak Atsiri
Komponen Bioaktif dan Aktivitas Antioksidan dari Ekstrak dan Fraksi Limbah Daun Cengkeh Hasil Penyulingan Minyak Atsiri
Antioxidants play an important role in preventing degenerative diseases such as cancer, heart disease, and diabetes through the mechanism of inhibiting oxidation reactions caused b...

