Javascript must be enabled to continue!
ANALISIS SIFAT MEKANIK PENGELASAN BIMETAL PLAT BAJA KARBON RENDAH DAN STAINLESS STEEL DENGAN LAS GTAW
View through CrossRef
Bahan baja tahan karat (stainless steel) banyak digunakan dalam industri rumah tangga maupun industri militer, dan juga dalam industri nuklir. Bahan baja dibagi menjadi lima tipe yaitu austenite, ferite, martensite, duplex dan precipitation hardening. Baja tahan karat feritik merupakan alternatif yang menarik dalam produksi kendaraan karena sifat ketahanan terhadap laju korosi. Logam yang tidak sejenis mempunyai karakteristik yang berbeda satu dengan lainnya, sehingga proses pengelasan logam yang tidak sejenis memerlukan beberapa teknik tertentu. Tujuan penelitian ini yaitu mengetahui kekuatan tarik lasan pada pengelasan bimetal antara plat baja karbon rendah dengan plat stainless steel dan mengetahui kekerasan lasan pada pengelasan bimetal antara plat baja karbon rendah dengan plat stainless steel menggunakan las GTAW. Metode Penelitian yang digunakan: penelitian ini merupakan bagian dari pengujian bahan teknik yang dilakukan dengan metoda destructive test dengan katagori pengembangan IPTEK bidang Teknik Mesin. Terjadi trend peningkatan kekuatan tarik, kekuatan yield dan kekerasan dari pengelasan bimetal plat baja karbon rendah dan plat stainless steel menggunakan las GTAW, bahwa semakin besar ampere pengelasan akan meningkatkan kekuatan tarik, kekuatan yield dan kekerasan. Kekuatan tarik tertinggi sebesar 41,18 Kg/mm2 dan kekuatan yield tertinggi sebesar 41,16 Kgf/mm2 pada 60 ampere dan kekerasan tertinggi sebesar 571,01 BHN pada 55 ampere dengan range ampere sesuai dari tabel penggunaan 45 – 65 ampere. Pada daerah HAZ jika dibandingkan terhadap material induk, kekerasan daerah HAZ kekerasannya lebih tinggi dari material induk dan lebih rendah dari filler las.
Title: ANALISIS SIFAT MEKANIK PENGELASAN BIMETAL PLAT BAJA KARBON RENDAH DAN STAINLESS STEEL DENGAN LAS GTAW
Description:
Bahan baja tahan karat (stainless steel) banyak digunakan dalam industri rumah tangga maupun industri militer, dan juga dalam industri nuklir.
Bahan baja dibagi menjadi lima tipe yaitu austenite, ferite, martensite, duplex dan precipitation hardening.
Baja tahan karat feritik merupakan alternatif yang menarik dalam produksi kendaraan karena sifat ketahanan terhadap laju korosi.
Logam yang tidak sejenis mempunyai karakteristik yang berbeda satu dengan lainnya, sehingga proses pengelasan logam yang tidak sejenis memerlukan beberapa teknik tertentu.
Tujuan penelitian ini yaitu mengetahui kekuatan tarik lasan pada pengelasan bimetal antara plat baja karbon rendah dengan plat stainless steel dan mengetahui kekerasan lasan pada pengelasan bimetal antara plat baja karbon rendah dengan plat stainless steel menggunakan las GTAW.
Metode Penelitian yang digunakan: penelitian ini merupakan bagian dari pengujian bahan teknik yang dilakukan dengan metoda destructive test dengan katagori pengembangan IPTEK bidang Teknik Mesin.
Terjadi trend peningkatan kekuatan tarik, kekuatan yield dan kekerasan dari pengelasan bimetal plat baja karbon rendah dan plat stainless steel menggunakan las GTAW, bahwa semakin besar ampere pengelasan akan meningkatkan kekuatan tarik, kekuatan yield dan kekerasan.
Kekuatan tarik tertinggi sebesar 41,18 Kg/mm2 dan kekuatan yield tertinggi sebesar 41,16 Kgf/mm2 pada 60 ampere dan kekerasan tertinggi sebesar 571,01 BHN pada 55 ampere dengan range ampere sesuai dari tabel penggunaan 45 – 65 ampere.
Pada daerah HAZ jika dibandingkan terhadap material induk, kekerasan daerah HAZ kekerasannya lebih tinggi dari material induk dan lebih rendah dari filler las.
.
Related Results
PENGARUH PENGELASAN GTAW PADA LOGAM BIMETAL PLAT BAJA KARBON RENDAH DAN STAINLESS STEEL TERHADAP SIFAT MEKANIK SAMBUNGAN LAS
PENGARUH PENGELASAN GTAW PADA LOGAM BIMETAL PLAT BAJA KARBON RENDAH DAN STAINLESS STEEL TERHADAP SIFAT MEKANIK SAMBUNGAN LAS
Stainless steel material (stainless steel) is used in the home industry and the military industry, and also in the nuclear industry. Steel material is divided into five types, name...
Baja dan Aplikasinya
Baja dan Aplikasinya
Baja dan paduannya adalah material Teknik yang paling banyak pemakaiannya dalam industri manufaktur mulai dari industri rumah tangga sampai industri berat dan militer. Baja dibuat ...
Pendugaan Simpanan Karbon pada Kawasan Rehabilitasi Pesisir Selatan Pulau Jawa
Pendugaan Simpanan Karbon pada Kawasan Rehabilitasi Pesisir Selatan Pulau Jawa
Konservasi karbon merupakan salah satu tindakan penting dalam rehabilitasi pesisir, khususnya pesisir selatan Pulau Jawa dengan keunikan ombak yang besar, salinitas tinggi dan sedi...
PENGARUH AJARAN TRI GUNA DALAM MENINGKATKAN BUDHI PEKERTI ANAK DI TK SARI MEKAR BANGUNTAPAN BANTUL YOGYAKARTA
PENGARUH AJARAN TRI GUNA DALAM MENINGKATKAN BUDHI PEKERTI ANAK DI TK SARI MEKAR BANGUNTAPAN BANTUL YOGYAKARTA
Pengaruh Ajaran Tri Guna Dalam Pendidikan Budhi Pekerti Anak Di TK Sari Mekar Banguntapan Bantul Yogyakarta, Dalam mencapai pendidikan Budhi pekerti di dalam ajarangama Hindu terd...
Pengaruh Kecepatan Rotasi Pahat dan Kecepatan Pengelasan terhadap Sifat Mekanis Hasil Pengelasan Friction Stir Logam Tak Sejenis Aluminium 5052 H3 dan Tembaga
Pengaruh Kecepatan Rotasi Pahat dan Kecepatan Pengelasan terhadap Sifat Mekanis Hasil Pengelasan Friction Stir Logam Tak Sejenis Aluminium 5052 H3 dan Tembaga
Tujuan penelitian ini meneliti pengaruh variasi kecepatan rotasi pahat dan kecepatan pengelasan, terhadap sifat mekanis pengelasan FSW AA 5052 H3 dengan tembaga. Pengelasan FSW dil...
Perubahan Nilai Kekuatan Tarik Pada Hasil Pengelasan Friction Stir Welding Aluminium 2024 - T3 Yang Menggunakan Perlakuan Transient Thermal
Perubahan Nilai Kekuatan Tarik Pada Hasil Pengelasan Friction Stir Welding Aluminium 2024 - T3 Yang Menggunakan Perlakuan Transient Thermal
<p><em>Paduan aluminium seri 2xxx merupakan paduan Al-Cu dengan sifat mekanis yang cukup tinggi, yaitu tegangan tarik maksimum 470 MPa dan tegangan luluh 280 MPa. Padua...
KARAKTERISASI KARBON AKTIF TERAKTIVASI NaCl DARI AMPAS TAHU
KARAKTERISASI KARBON AKTIF TERAKTIVASI NaCl DARI AMPAS TAHU
<p>Ampas tahu merupakan residu proses pembuatan tahu. Ampas tahu yang dihasilkan dalam proses pembuatan tahu cukup melimpah. Pemanfaatan ampas tahu selama ini dapat digunakan...
Review Industri Baja
Review Industri Baja
ABSTRAK. Industri baja termasuk satu dari banyaknya industri yang dibutuhkan oleh industri lain karena baja merupakan bahan baku penting bagi industri lain secara keseluruhan maka ...


