Javascript must be enabled to continue!
Skrining Ketajaman Penglihatan pada Siswa SDN
View through CrossRef
Gangguan pada mata akan menyebabkan gangguan penglihatan yang berdampak pada ketidaknyamanan dan gangguan lainnya dalam menjalani aktivitas sehari-hari. WHO menyatakan sebanyak 19 juta anak-anak yang berusia di bawah 15 tahun diperkirakan mengalami gangguan penglihatan dan 12 juta di antaranya disebabkan oleh kelainan refraksi mata. Kegiatan pengabdian masyarakat ini merupakan salah satu bentuk dukungan terhadap Peta Jalan Penanggulangan Gangguan Penglihatan 2017-2030 dan salah satu upaya dalam mencegah gangguan penglihatan pada anak. Kegiatan yang dilakukan adalah skrining pemeriksaan visus ataupun koreksi bagi siswa SD kelas 3 dan 4 yang disertai dengan pemberian informasi mengenai pentingnya menjaga kesehatan mata dan melakukan. Tujuan dari skrining visus ini adalah untuk mengetahui gambaran kelainan refraksi mata pada siswa SD. Lokasi skrining kelainan refraksi dilaksanakan di SDN 1 Cikalang Kecamatan Tawang Kota Tasikmalaya. Subjek adalah siswa kelas 3 dan 4 dalam rentang umur 8-9 tahun yang diduga tidak mengalami kelainan refraksi. Skrining visus dilakukan dengan menggunakan Optotipe Snellen dan dikoreksi dengan menggunakan lensa coba/trial lens. Pelaksanaan kegiatan pengabdian masyarakat ini berlangsung dengan lancar dan efisien. Pada siswa kelas 3 (8-9 tahun) terdapat 10 siswa (24%) yang mengalami kelainan refraksi, kelas 4A (9-10 tahun) terdapat 8 siswa (20%) yang mengalami kelainan refraksi, dan di kelas 4B terdapat 6 siswa (14%) yang mengalami kelainan refraksi. Kegiatan ini diharapkan dapat menumbuhkan motivasi dan kesadaran siswa dan orang tua untuk melakukan pemeriksaan rutin pada mata sejak dini.Kata Kunci : Kelainan refraksi, kesehatan mata, skrining.
Title: Skrining Ketajaman Penglihatan pada Siswa SDN
Description:
Gangguan pada mata akan menyebabkan gangguan penglihatan yang berdampak pada ketidaknyamanan dan gangguan lainnya dalam menjalani aktivitas sehari-hari.
WHO menyatakan sebanyak 19 juta anak-anak yang berusia di bawah 15 tahun diperkirakan mengalami gangguan penglihatan dan 12 juta di antaranya disebabkan oleh kelainan refraksi mata.
Kegiatan pengabdian masyarakat ini merupakan salah satu bentuk dukungan terhadap Peta Jalan Penanggulangan Gangguan Penglihatan 2017-2030 dan salah satu upaya dalam mencegah gangguan penglihatan pada anak.
Kegiatan yang dilakukan adalah skrining pemeriksaan visus ataupun koreksi bagi siswa SD kelas 3 dan 4 yang disertai dengan pemberian informasi mengenai pentingnya menjaga kesehatan mata dan melakukan.
Tujuan dari skrining visus ini adalah untuk mengetahui gambaran kelainan refraksi mata pada siswa SD.
Lokasi skrining kelainan refraksi dilaksanakan di SDN 1 Cikalang Kecamatan Tawang Kota Tasikmalaya.
Subjek adalah siswa kelas 3 dan 4 dalam rentang umur 8-9 tahun yang diduga tidak mengalami kelainan refraksi.
Skrining visus dilakukan dengan menggunakan Optotipe Snellen dan dikoreksi dengan menggunakan lensa coba/trial lens.
Pelaksanaan kegiatan pengabdian masyarakat ini berlangsung dengan lancar dan efisien.
Pada siswa kelas 3 (8-9 tahun) terdapat 10 siswa (24%) yang mengalami kelainan refraksi, kelas 4A (9-10 tahun) terdapat 8 siswa (20%) yang mengalami kelainan refraksi, dan di kelas 4B terdapat 6 siswa (14%) yang mengalami kelainan refraksi.
Kegiatan ini diharapkan dapat menumbuhkan motivasi dan kesadaran siswa dan orang tua untuk melakukan pemeriksaan rutin pada mata sejak dini.
Kata Kunci : Kelainan refraksi, kesehatan mata, skrining.
Related Results
Hubungan Paparan Sinar Biru dari Gadget dengan Ketajaman Penglihatan pada Mahasiswa Fakultas Kedokteran
Hubungan Paparan Sinar Biru dari Gadget dengan Ketajaman Penglihatan pada Mahasiswa Fakultas Kedokteran
Abstract: Visual impairments, such as refractive errors, can reduce quality of life. The increasing use of gadgets, especially among students, is often linked to visual disturbance...
Hubungan Intensitas Cahaya dengan Ketajaman Penglihatan Penghuni Panti Asuhan
Hubungan Intensitas Cahaya dengan Ketajaman Penglihatan Penghuni Panti Asuhan
Rendahnya intensitas pencahayaan pada panti asuhan di Kota Makassar, yang penghuninya didominasi usia sekolah, dapat mempengaruhi ketajaman penglihatan penghuninya. Hal ini dapat m...
Analisis Respon Siswa Terhadap Pengoptimalan Alat Peraga Pada Mata Pelajaran IPA Kelas V di SDN Koripan Bungkal Ponorogo
Analisis Respon Siswa Terhadap Pengoptimalan Alat Peraga Pada Mata Pelajaran IPA Kelas V di SDN Koripan Bungkal Ponorogo
Guru di SDN Koripan menggunakan alat peraga dalam setiap pembelajarannya terumata pada mata pelajaran IPA. Guru menggunakan alat peraga sebagai alat bantu untuk menjelaskan kepada ...
SKRINING GANGGUAN PENGLIHATAN PADA ANAK USIA SEKOLAH
SKRINING GANGGUAN PENGLIHATAN PADA ANAK USIA SEKOLAH
Kesehatan mata bagi anak merupakan hal yang sangat penting dalam mendukung proses belajar mengajar. Tanpa mata yang sehat maka seorang anak tidak akan mampu melakukan aktivitas seh...
ANALISIS KESULITAN BELAJAR MEMBACA PERMULAAN SISWA KELAS 2 SD
ANALISIS KESULITAN BELAJAR MEMBACA PERMULAAN SISWA KELAS 2 SD
Penelitian ini bertujuan untuk (1) mengetahui kesulitan membaca permulaan pada siswa kelas 2 SDN Dari 2 Plupuh, (2) mengetahui hambatan belajar membaca permulaan pada siswa kelas 2...
Analisis Kesalahan Siswa Kelas X dalam Menyelesaikan Soal Cerita Sistem Persamaan Linear Tiga Variabel
Analisis Kesalahan Siswa Kelas X dalam Menyelesaikan Soal Cerita Sistem Persamaan Linear Tiga Variabel
Kesalahan siswa dalam menyelesaikan soal-soal matematika dalam bentuk cerita pada materi SPLTV masih sering ditemukan. Oleh karena itu, tujuan penelitian ini adalah untuk menganali...
Pengaruh Pekerjaan Terhadap Tajam Penglihatan
Pengaruh Pekerjaan Terhadap Tajam Penglihatan
Penurunan tajam penglihatan selain dipengaruhi oleh katarak juga disebabkan oleh penyakit yang mempengaruhi retina. Pekerjaan yang banyak terpapar sinar matahari tanpa pelindung,...
Ekstrakulikuler Art Painting dalam Meningkatkan Kreativitas Siswa pada Kompetensi Pembelajaran Abad 21 di Sekolah Dasar
Ekstrakulikuler Art Painting dalam Meningkatkan Kreativitas Siswa pada Kompetensi Pembelajaran Abad 21 di Sekolah Dasar
Era globalisasi akhir-akhir ini mulai berdampak pada pada kehidupan masyarakat Indonesia. Era globalisasi ini ditunjukan dengan maraknya perkembangan teknologi dan informasi yang m...

