Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Hubungan Paparan Sinar Biru dari Gadget dengan Ketajaman Penglihatan pada Mahasiswa Fakultas Kedokteran

View through CrossRef
Abstract: Visual impairments, such as refractive errors, can reduce quality of life. The increasing use of gadgets, especially among students, is often linked to visual disturbances due to blue light exposure. This study aimed to analyze the relationship between blue light exposure from gadgets and visual acuity among class of 2021 medical students at Universitas Sam Ratulangi. This was an observational and analytical study with a cross-sectional design. Data were collected using questionnaires and Snellen chart, and were analyzed with the Fisher’s Exact Test at a 0.05 significance level. The results showed that the majority of respondents (98%) had high durations of blue light exposure. Normal visual acuity in the right eye was found in 46% of respondents, while normal visual acuity in the left eye was observed in 48%. The Fisher’s exact test showed a p-value of 1.000 for the relationships between blue light exposure duration and visual acuity in the right and left eyes, indicating no significant relationship. In conclusion, there are no significant relationships between the duration of blue light exposure from gadget and visual acuity of right and left eyes. Further research is needed to explore other influencing factors. Keywords: visual acuity; blue light; gadgets   Abstrak: Gangguan penglihatan, seperti kelainan refraksi, dapat menurunkan kualitas hidup. Penggunaan gadget yang semakin meningkat, khususnya di kalangan mahasiswa, sering dikaitkan dengan risiko gangguan penglihatan akibat paparan sinar biru. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara paparan sinar biru dari gadget dengan ketajaman penglihatan pada mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Sam Ratulangi angkatan 2021. Penelitian ini menggunakan desain observasional analitik dengan desain potong lintang. Data dikumpulkan melalui kuesioner dan Snellen chart, kemudian dianalisis menggunakan uji Fisher’s exact test dengan nilai signifikansi 0,05. Hasil penelitian mendapatkan mayoritas responden (98%) memiliki durasi paparan sinar biru yang tinggi. Ketajaman penglihatan mata kanan normal ditemukan pada 46% responden, sementara ketajaman penglihatan mata kiri normal ditemukan pada 48% responden. Uji Fisher's exact test menunjukkan nilai p=1,000, baik untuk hubungan durasi paparan sinar biru dengan ketajaman penglihatan mata kanan maupun mata kiri, sehingga tidak ditemukan hubungan bermakna. Simpulan penelitian ini ialah tidak terdapat hubungan bermakna antara durasi paparan sinar biru dari gadget dengan ketajaman penglihatan mata kanan dan kiri. Studi lebih lanjut diperlukan untuk mempertimbangkan faktor-faktor lain. Kata kunci: ketajaman penglihatan; sinar biru; gadget
Title: Hubungan Paparan Sinar Biru dari Gadget dengan Ketajaman Penglihatan pada Mahasiswa Fakultas Kedokteran
Description:
Abstract: Visual impairments, such as refractive errors, can reduce quality of life.
The increasing use of gadgets, especially among students, is often linked to visual disturbances due to blue light exposure.
This study aimed to analyze the relationship between blue light exposure from gadgets and visual acuity among class of 2021 medical students at Universitas Sam Ratulangi.
This was an observational and analytical study with a cross-sectional design.
Data were collected using questionnaires and Snellen chart, and were analyzed with the Fisher’s Exact Test at a 0.
05 significance level.
The results showed that the majority of respondents (98%) had high durations of blue light exposure.
Normal visual acuity in the right eye was found in 46% of respondents, while normal visual acuity in the left eye was observed in 48%.
The Fisher’s exact test showed a p-value of 1.
000 for the relationships between blue light exposure duration and visual acuity in the right and left eyes, indicating no significant relationship.
In conclusion, there are no significant relationships between the duration of blue light exposure from gadget and visual acuity of right and left eyes.
Further research is needed to explore other influencing factors.
Keywords: visual acuity; blue light; gadgets   Abstrak: Gangguan penglihatan, seperti kelainan refraksi, dapat menurunkan kualitas hidup.
Penggunaan gadget yang semakin meningkat, khususnya di kalangan mahasiswa, sering dikaitkan dengan risiko gangguan penglihatan akibat paparan sinar biru.
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara paparan sinar biru dari gadget dengan ketajaman penglihatan pada mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Sam Ratulangi angkatan 2021.
Penelitian ini menggunakan desain observasional analitik dengan desain potong lintang.
Data dikumpulkan melalui kuesioner dan Snellen chart, kemudian dianalisis menggunakan uji Fisher’s exact test dengan nilai signifikansi 0,05.
Hasil penelitian mendapatkan mayoritas responden (98%) memiliki durasi paparan sinar biru yang tinggi.
Ketajaman penglihatan mata kanan normal ditemukan pada 46% responden, sementara ketajaman penglihatan mata kiri normal ditemukan pada 48% responden.
Uji Fisher's exact test menunjukkan nilai p=1,000, baik untuk hubungan durasi paparan sinar biru dengan ketajaman penglihatan mata kanan maupun mata kiri, sehingga tidak ditemukan hubungan bermakna.
Simpulan penelitian ini ialah tidak terdapat hubungan bermakna antara durasi paparan sinar biru dari gadget dengan ketajaman penglihatan mata kanan dan kiri.
Studi lebih lanjut diperlukan untuk mempertimbangkan faktor-faktor lain.
Kata kunci: ketajaman penglihatan; sinar biru; gadget.

Related Results

PENGARUH PENGGUNAAN GADGET DENGAN PENURUNAN KETAJAMAN PENGLIHATAN PADA REMAJA
PENGARUH PENGGUNAAN GADGET DENGAN PENURUNAN KETAJAMAN PENGLIHATAN PADA REMAJA
ABSTRAKLatar Belakang: Berdasarkan survei yang telah dilakukan peningkatan anak yang telah menggunakan kacamata telah mencapai 10% khususnya pelajar di Kota Tangerang Selatan. Tahu...
Hubungan Intensitas Cahaya dengan Ketajaman Penglihatan Penghuni Panti Asuhan
Hubungan Intensitas Cahaya dengan Ketajaman Penglihatan Penghuni Panti Asuhan
Rendahnya intensitas pencahayaan pada panti asuhan di Kota Makassar, yang penghuninya didominasi usia sekolah, dapat mempengaruhi ketajaman penglihatan penghuninya. Hal ini dapat m...
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature  Review Anna Tri Wahyuni1), Masfuri2),  Liya Arista3)1,2,3 Fakultas Ilmu Keperawatan Univers...
Hubungan Perilaku Penggunaan Gadget Dengan Gangguan Ketajaman Penglihatan Mata Pada Anak Usia 6-12 Tahun
Hubungan Perilaku Penggunaan Gadget Dengan Gangguan Ketajaman Penglihatan Mata Pada Anak Usia 6-12 Tahun
Ketajaman penglihatan merupakan salah satu masalah yang umum terjadi pada anak-anak. Saat menggunakan gadget ada empat faktor perilaku yang dapat mempengaruhi ketajaman visual anak...
KECEMASAN SAAT PANDEMI COVID 19: LITERATUR REVIEW Hardiyati, Efri Widianti, Taty Hernawaty Departemen Keperawatan Jiwa Poltekkes Kemenkes Mamuju Sulbar, Universitas Pad...
Hubungan Intensitas Penggunaan Gadget dengan Risiko Masalah Perilaku Emosional Anak
Hubungan Intensitas Penggunaan Gadget dengan Risiko Masalah Perilaku Emosional Anak
ABSTRACT Gadgets are technological developments that can make users dependent, including preschool children. Gadgets are a type of technology that is in great demand among various ...

Back to Top