Javascript must be enabled to continue!
EFEKTIVITAS BERMAIN LEGO DALAM MENINGKATKAN KEMAMPUAN KERJA SAMA PADA KELOMPOK PlAY GROUP
View through CrossRef
This research is backed by a lack of ability to cooperate in children in the play group class, children are more commonly seen using toys used for each person so that the child becomes passive. Therefore, this research aims to improve the ability to cooperate learners by effectively playing Lego game tools in play group. This research uses qualitative methods, in this research the media learning used is Lego, and the source of the technique of collecting this research using observation and documentation, to the conclusion of this research acquired the results that Lego can improve the ability to work together. It can be seen from the emergence of children playing more than 2 people or groups. To make the LEGO arrangements that the child wants to create together, or create ideas as a result of common thought, the desire will work together so that reciprocal satisfaction arises based on the same taste and desire. Cooperation in early childhood is very important in relation to the development of social emotions that will connect children with their environment, friends, and society.Penelitian ini dilatar belakangi oleh kurangnya kemampuan kerjasama pada anak di kelas play group, anak lebih sering terlihat menggunakan mainan yang digunakan untuk per orang saja sehingga anak menjadi pasif. Oleh karena itu penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan kerjasama peserta didik dengan mengefektifkan alat permainan lego di play group. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif, dalam penelitian ini media pembelajaran yang digunakan adalah lego, dan teknik pengumpulan sumber penelitian ini menggunakan observasi dan dokumentasi, untuk kesimpulan penelitian ini diperoleh hasil bahwa lego dapat meningkatkan kemampuan bekerja sama. Hal ini dapat dilihat dari munculnya anak bermain lebih dari 2 orang atau kelompok. Untuk membuat pengaturan lego yang ingin anak ciptakan bersama, atau membuat ide sebagai hasil dari pemikiran bersama, maka munculah keinginan bekerja sama sehingga kepuasan timbal balik muncul berdasarkan rasa dan keinginan yang sama. Kerja sama pada anak usia dini sangat penting terkait dengan perkembangan emosi-sosial yang akan menghubungkan anak-anak dengan lingkungan, teman, dan masyarakatnya.
IKIP Siliwangi Bandung
Title: EFEKTIVITAS BERMAIN LEGO DALAM MENINGKATKAN KEMAMPUAN KERJA SAMA PADA KELOMPOK PlAY GROUP
Description:
This research is backed by a lack of ability to cooperate in children in the play group class, children are more commonly seen using toys used for each person so that the child becomes passive.
Therefore, this research aims to improve the ability to cooperate learners by effectively playing Lego game tools in play group.
This research uses qualitative methods, in this research the media learning used is Lego, and the source of the technique of collecting this research using observation and documentation, to the conclusion of this research acquired the results that Lego can improve the ability to work together.
It can be seen from the emergence of children playing more than 2 people or groups.
To make the LEGO arrangements that the child wants to create together, or create ideas as a result of common thought, the desire will work together so that reciprocal satisfaction arises based on the same taste and desire.
Cooperation in early childhood is very important in relation to the development of social emotions that will connect children with their environment, friends, and society.
Penelitian ini dilatar belakangi oleh kurangnya kemampuan kerjasama pada anak di kelas play group, anak lebih sering terlihat menggunakan mainan yang digunakan untuk per orang saja sehingga anak menjadi pasif.
Oleh karena itu penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan kerjasama peserta didik dengan mengefektifkan alat permainan lego di play group.
Penelitian ini menggunakan metode kualitatif, dalam penelitian ini media pembelajaran yang digunakan adalah lego, dan teknik pengumpulan sumber penelitian ini menggunakan observasi dan dokumentasi, untuk kesimpulan penelitian ini diperoleh hasil bahwa lego dapat meningkatkan kemampuan bekerja sama.
Hal ini dapat dilihat dari munculnya anak bermain lebih dari 2 orang atau kelompok.
Untuk membuat pengaturan lego yang ingin anak ciptakan bersama, atau membuat ide sebagai hasil dari pemikiran bersama, maka munculah keinginan bekerja sama sehingga kepuasan timbal balik muncul berdasarkan rasa dan keinginan yang sama.
Kerja sama pada anak usia dini sangat penting terkait dengan perkembangan emosi-sosial yang akan menghubungkan anak-anak dengan lingkungan, teman, dan masyarakatnya.
.
Related Results
Hubungan Antara Motivasi Kerja dan Lingkungan Kerja dengan Efektifitas Kerja Dosen di AMIK Citra Buana Indonesia Sukabumi
Hubungan Antara Motivasi Kerja dan Lingkungan Kerja dengan Efektifitas Kerja Dosen di AMIK Citra Buana Indonesia Sukabumi
Motivasi Kerja dan lingkungan kerja merupakan salah satu upaya manajemen dalam meningkatkan mutu pelayanan padamahasiswa, dengan diberikannya semangat, dorongan, yang kuat otomatis...
MANAJEMEN KELOMPOK PEMBUDIDAYA IKAN CANDI MADANI KELURAHAN CANDIROTO KECAMATAN KENDAL KABUPATEN KENDAL
MANAJEMEN KELOMPOK PEMBUDIDAYA IKAN CANDI MADANI KELURAHAN CANDIROTO KECAMATAN KENDAL KABUPATEN KENDAL
Tujuan Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) ini bertujuan untuk membantu mitra dalam pengelolaan kelompok pembudidaya ikan tawar. Kegiatan pengabdian ini dilaksanakan di Kel...
ANALISIS HUBUNGAN FAKTOR MOTIVASI, BEBAN KERJA, DAN LINGKUNGAN KERJA DENGAN KEPUASAN KERJA PEGAWAI DI RUMAH SAKIT GIGI DAN MULUT UNIVERSITAS SAM RATULANGI
ANALISIS HUBUNGAN FAKTOR MOTIVASI, BEBAN KERJA, DAN LINGKUNGAN KERJA DENGAN KEPUASAN KERJA PEGAWAI DI RUMAH SAKIT GIGI DAN MULUT UNIVERSITAS SAM RATULANGI
Kepuasan kerja merupakan aspek penting dalam manajemen sumber daya manusia, terutama di sektor pelayanan kesehatan seperti Rumah Sakit Gigi dan Mulut Universitas Sam Ratulangi (RSG...
Media Lego Berbasis Mozaik untuk Meningkatkan Kemampuan Mengenal Huruf Pada Anak Usia Dini
Media Lego Berbasis Mozaik untuk Meningkatkan Kemampuan Mengenal Huruf Pada Anak Usia Dini
Kemampuan mengenal huruf merupakan hal yang sangat penting yang harus di ajarkan dan di terapkan sejak dini. Hal ini berkaitan dengan kemampuan anak dalam berkomunikasi dan bersosi...
Hubungan Beban Kerja Dan Lingkungan Kerja Dengan Stres Perawat Di Rsud Dr. Adnaan Wd Payakumbuh
Hubungan Beban Kerja Dan Lingkungan Kerja Dengan Stres Perawat Di Rsud Dr. Adnaan Wd Payakumbuh
Profesi sebagai perawat memberikan kontribusi sangat besar terhadap kejadian stres kerja. Hasil survey yang dilakukan oleh Persatuan Perawat Nasional Indonesia (2006) bahwa 50,9% p...
MENINGKATKAN KEMAMPUAN GURU DALAM PEMBUATAN MEDIA PEMBELAJARAN MELALUI KEGIATAN WORKSHOP
MENINGKATKAN KEMAMPUAN GURU DALAM PEMBUATAN MEDIA PEMBELAJARAN MELALUI KEGIATAN WORKSHOP
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kenyataan yang terjadi di lapangan bahwa rendahnya kemampuan guru dalam pembuatan media pembelajaran yang dapat memberi pengaruh terhadap kual...
Pengaruh Insentif Dan Lingkungan Kerja Terhadap Semangat Kerja Pegawai Pada Biro Administrasi Umum Universitas Islam Neger (UIN) Sultan Syarif Kasim Riau
Pengaruh Insentif Dan Lingkungan Kerja Terhadap Semangat Kerja Pegawai Pada Biro Administrasi Umum Universitas Islam Neger (UIN) Sultan Syarif Kasim Riau
Penelitian ini dilaksanakan pada Pegawai Biro Administasi Umum Universitas Islam Negeri (UIN) Sultan Syarif Kasim Riau yang berkedudukan di Gedung Rektorat UIN Sultan Syarif Kasim ...
PENGARUH BEBAN KERJA DAN FASILITAS KERJA TERHADAP EFEKTIVITAS KERJA KARYAWAN BAGIAN PRODUKSI PADA PT WIEDA SEJAHTERA
PENGARUH BEBAN KERJA DAN FASILITAS KERJA TERHADAP EFEKTIVITAS KERJA KARYAWAN BAGIAN PRODUKSI PADA PT WIEDA SEJAHTERA
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis pengaruh secara parsial dan simultan antara beban kerja dan fasilitas kerja terhadap efektivitas kerja karyawan bagian pr...

