Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Efektivitas Kandungan Ekstrak Kulit Batang Sawo Manila dalam Menekan Pertumbuhan Bakteri Salmonella Typhi

View through CrossRef
Demam tifoid adalah infeksi sistemik akibat Salmonella enterica serotype typhi (S. typhi). Di dunia sebanyak 80% kasus tifoid berasal dari daerah kumuh negara Indonesia termasuk. Prevalensi nasional Tifoid (berdasarkan diagnosis tenaga kesehatan dan keluhan responden) adalah 1,60%. Sebanyak 14 provinsi mempunyai prevalensi Tifoid di atas termasuk Sulawesi Selatan. Tanaman obat yang digunakan oleh masyarakat mempunyai kelebihan yaitu memiliki efek samping yang kecil dibandingkan dengan pengobatan kimiawi. Salah satunya adalah sawo manila (Achras zapota L.) yang dijadikan sebagai alternatif obat-obatan herbal. Untuk mengetahui pengaruh pemberian ekstrak kulit batang sawo manila (Achras zapota L.) dalam menekan pertumbuhan Salmonella typhi. Penelitian ini adalah penelitian true experimental post test design dengan menggunakan metode disc diffusion untuk mengetahui efektivitas kandungan ekstrak kulit batang sawo manila (Achras zapota L.) dalam menekan pertumbuhan bakteri salmonella typhi. Dari hasil penelitian menunjukkan bahwa ekstrak kulit batang sawo manila (Achras zapota L.) dengan konsentrasi 50% ialah 14 mm atau intermediat terhadap zona hambat, konsentrasi 100% ialah 16 mm atau intermediat terhadap zona hambat, dan konsentrasi 200% ialah 17 mm atau intermediat terhadap zona hambat. Kontrol positif dengan ciprfloxacin didapatkan zona hambat 35 mm, sehingga memiliki respon penghambatan yang sensitif. Sedangkan kontrol negative yaitu aquadest tidak terbentuk zona hambat untuk  pertumbuhan bakteri Salmonella typhi. Ekstrak kulit batang sawo manila (Achras zapota L.) pada konsentrasi 50%, 100%, 200% menunjukkan hasil dengan interpretasi intermediat menghambat pertumbuhan Salmonella typhi dengan efektivitas lemah.
Title: Efektivitas Kandungan Ekstrak Kulit Batang Sawo Manila dalam Menekan Pertumbuhan Bakteri Salmonella Typhi
Description:
Demam tifoid adalah infeksi sistemik akibat Salmonella enterica serotype typhi (S.
typhi).
Di dunia sebanyak 80% kasus tifoid berasal dari daerah kumuh negara Indonesia termasuk.
Prevalensi nasional Tifoid (berdasarkan diagnosis tenaga kesehatan dan keluhan responden) adalah 1,60%.
Sebanyak 14 provinsi mempunyai prevalensi Tifoid di atas termasuk Sulawesi Selatan.
Tanaman obat yang digunakan oleh masyarakat mempunyai kelebihan yaitu memiliki efek samping yang kecil dibandingkan dengan pengobatan kimiawi.
Salah satunya adalah sawo manila (Achras zapota L.
) yang dijadikan sebagai alternatif obat-obatan herbal.
Untuk mengetahui pengaruh pemberian ekstrak kulit batang sawo manila (Achras zapota L.
) dalam menekan pertumbuhan Salmonella typhi.
Penelitian ini adalah penelitian true experimental post test design dengan menggunakan metode disc diffusion untuk mengetahui efektivitas kandungan ekstrak kulit batang sawo manila (Achras zapota L.
) dalam menekan pertumbuhan bakteri salmonella typhi.
Dari hasil penelitian menunjukkan bahwa ekstrak kulit batang sawo manila (Achras zapota L.
) dengan konsentrasi 50% ialah 14 mm atau intermediat terhadap zona hambat, konsentrasi 100% ialah 16 mm atau intermediat terhadap zona hambat, dan konsentrasi 200% ialah 17 mm atau intermediat terhadap zona hambat.
Kontrol positif dengan ciprfloxacin didapatkan zona hambat 35 mm, sehingga memiliki respon penghambatan yang sensitif.
Sedangkan kontrol negative yaitu aquadest tidak terbentuk zona hambat untuk  pertumbuhan bakteri Salmonella typhi.
Ekstrak kulit batang sawo manila (Achras zapota L.
) pada konsentrasi 50%, 100%, 200% menunjukkan hasil dengan interpretasi intermediat menghambat pertumbuhan Salmonella typhi dengan efektivitas lemah.

Related Results

Uji Kandungan Senyawa Kimia Ekstrak Kulit Sawo Matang dan Buah Sawo Muda (Manilkara zapota)
Uji Kandungan Senyawa Kimia Ekstrak Kulit Sawo Matang dan Buah Sawo Muda (Manilkara zapota)
AbstrakSawo (Manilkara zapota) merupakan salah satu produk bahan alam hayati yang memiliki banyakmanfaat bagi manusia. Kulit sawo matang, kulit dan daging buah sawo muda memiliki k...
Uji Efektivitas Ekstrak Cacing Tanah (Lumbricus Rubellus) terhadap Bakteri Salmonella Typhi Penyebab Demam Tifoid
Uji Efektivitas Ekstrak Cacing Tanah (Lumbricus Rubellus) terhadap Bakteri Salmonella Typhi Penyebab Demam Tifoid
Salmonella typhi (S.typhi) merupakan kuman patogen penyebab demam tifoid. Menurut data WHO (World Health Organisation) memperkirakan angka insidensi di seluruh dunia sekitar 17 jut...
Seroprevalence of Salmonella infections among HIV-Infected Patients in South-South, Nigeria
Seroprevalence of Salmonella infections among HIV-Infected Patients in South-South, Nigeria
Clinical syndromes caused by Salmonella infection in humans are divided into typhoid fever, caused by Salmonella typhi and Salmonella paratyphi and a range of clinical syndromes, i...

Back to Top