Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Ekstrak turi, Koloni Bakteri PENGARUH EKSTRAK DAUN TURI MERAH TERHADAP KOLONI BAKTERI PADA MENCIT NIFAS

View through CrossRef
Kejadian infeksi sering terjadi pada saat masa nifas yang dipicu oleh adanyaperlukaan pada organ reproduksi. Hal ini memicu munculnya bakteri pathogen melalui jalanlahir seperti Streptococcus agalactiae. Penggunaan antibiotik yang tidak sesuai dengan anjurandokter akan mengakibatkan adanya mikroba yang mutan. Turi (Sesbania grandiflora)merupakan tanaman yang sangat mudah tumbuh sering dimanfaatkan dalam pengobatan karenamemiliki kandungan kimia seperti flovonoid, saponin, tanin, karbohidrat, phytosterol,triterpenes.Membuktikan pengaruh ekstrak daun turi merah terhadap koloni bakteri pada mencitnifas.Jenis metode penelitian yang akan digunakan adalah true experiment posttest onlycontrol group design.Replikasi penelitian mencit sebanyak 28 ekor dan dikelompokkanmenjadi 4 yaitu kontrol (Streptococcus agalactiae), kelompok P1(Streptococcus agalactiae danekstrak daun turi merah dosis 125 mg/kg/BB), kelompok P2 (Streptococcus agalactiae danekstrak daun turi merah dosis 250 mg/kg/BB) dan kelompok P3 (Streptococcus agalactiae danekstrak daun turi merah dosis 500 mg/kg/BB). Pengukuran koloni bakteri dilakukan denganmenggunakan metode Pour Plate.Hasil analisis secara keseluruhan menunjukkan pemberian ekstrak daun turi merahmampu menurunkan koloni bakteri pada mencit nifas.Pemberian ekstrak daun turi merah pada mencit nifas tidak berpengaruhsignifikan menurunkan koloni bakteri. Oleh karena itu ekstrak daun turi merah dapatbermanfaat untuk meningkatkan imunitas tubuh agar tidak terjadi infeksi pada masa nifasberlangsung. Kata Kunci : Ekstrak daun turi merah dan Koloni Bakteri
Title: Ekstrak turi, Koloni Bakteri PENGARUH EKSTRAK DAUN TURI MERAH TERHADAP KOLONI BAKTERI PADA MENCIT NIFAS
Description:
Kejadian infeksi sering terjadi pada saat masa nifas yang dipicu oleh adanyaperlukaan pada organ reproduksi.
Hal ini memicu munculnya bakteri pathogen melalui jalanlahir seperti Streptococcus agalactiae.
Penggunaan antibiotik yang tidak sesuai dengan anjurandokter akan mengakibatkan adanya mikroba yang mutan.
Turi (Sesbania grandiflora)merupakan tanaman yang sangat mudah tumbuh sering dimanfaatkan dalam pengobatan karenamemiliki kandungan kimia seperti flovonoid, saponin, tanin, karbohidrat, phytosterol,triterpenes.
Membuktikan pengaruh ekstrak daun turi merah terhadap koloni bakteri pada mencitnifas.
Jenis metode penelitian yang akan digunakan adalah true experiment posttest onlycontrol group design.
Replikasi penelitian mencit sebanyak 28 ekor dan dikelompokkanmenjadi 4 yaitu kontrol (Streptococcus agalactiae), kelompok P1(Streptococcus agalactiae danekstrak daun turi merah dosis 125 mg/kg/BB), kelompok P2 (Streptococcus agalactiae danekstrak daun turi merah dosis 250 mg/kg/BB) dan kelompok P3 (Streptococcus agalactiae danekstrak daun turi merah dosis 500 mg/kg/BB).
Pengukuran koloni bakteri dilakukan denganmenggunakan metode Pour Plate.
Hasil analisis secara keseluruhan menunjukkan pemberian ekstrak daun turi merahmampu menurunkan koloni bakteri pada mencit nifas.
Pemberian ekstrak daun turi merah pada mencit nifas tidak berpengaruhsignifikan menurunkan koloni bakteri.
Oleh karena itu ekstrak daun turi merah dapatbermanfaat untuk meningkatkan imunitas tubuh agar tidak terjadi infeksi pada masa nifasberlangsung.
Kata Kunci : Ekstrak daun turi merah dan Koloni Bakteri.

Related Results

UJI TOKSISITAS EKSTRAK TUMBUHAN AGERATUM CONYZOIDES L.TERHADAP PERTUMBUHAN DAN FISIOLOGI DARAH MENCIT
UJI TOKSISITAS EKSTRAK TUMBUHAN AGERATUM CONYZOIDES L.TERHADAP PERTUMBUHAN DAN FISIOLOGI DARAH MENCIT
Telah dilakukan penelitian tentang uji toksisitas ekstrak tumbuhan Ageratum conyzoides L. dari ekstrak akar dan daun terhadap pertum-buhan dan fisiologi darah mencit. Tujuan peneli...
EFEK EKSTRAK DAUN SIRIH MERAH (PIPER CROCATUM RUIZ & PAV) TERHADAP PERTUMBUHAN (STREPTOCOCCUS PNEUMONIAE)
EFEK EKSTRAK DAUN SIRIH MERAH (PIPER CROCATUM RUIZ & PAV) TERHADAP PERTUMBUHAN (STREPTOCOCCUS PNEUMONIAE)
Efek Ekstrak Daun Sirih Merah (Piper crocatum Ruiz & Pav) Terhadap Pertumbuhan (Streptococcus pneumoniae). Latar belakang: Perkembangan resistensi Streptococcus pneumonia terha...
Kajian Pengaruh Ekstrak Daun Sambiloto (Andrographis paniculata) Terhadap Sistem Reproduksi Mencit (Mus musculus)
Kajian Pengaruh Ekstrak Daun Sambiloto (Andrographis paniculata) Terhadap Sistem Reproduksi Mencit (Mus musculus)
ABSTRAK Masalah kesehatan reproduksi merupakan perhatian utama di dunia saat ini. Andrografolid, senyawa fitokimia yang terkandung dalam daun sambiloto ( Andrographis panikulata )...
Efektivitas Konsumsi Daun Katuk Terhadap Produksi ASI pada Ibu Nifas
Efektivitas Konsumsi Daun Katuk Terhadap Produksi ASI pada Ibu Nifas
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui adanya efektivitas konsumsi daun katuk terhadap produksi ASI di PMB HJ. Nani Yuningsih, ST.r. Keb Babelan Kabupaten Bekasi Tahun 2023. Met...
GAMBARAN PENGETAHUAN IBU NIFAS TENTANG TANDA BAHAYA MASA NIFAS DI TALANG PADANG KABUPATEN TANGGAMUS LAMPUNG
GAMBARAN PENGETAHUAN IBU NIFAS TENTANG TANDA BAHAYA MASA NIFAS DI TALANG PADANG KABUPATEN TANGGAMUS LAMPUNG
Masa nifas adalah periode kritis setelah melahirkan dimana risiko komplikasi kesehatan tinggi bagi ibu, diketahui gambaran pengetahuan ibu nifas tentang tanda bahaya masa nifas di ...
PENURUNAN PRODUKSI ASAM DAN PERTUMBUHAN BAKTERI STREPTOCOCCUS SOBRINUS SETELAH TERPAPAR REBUSAN DAUN SIRIH MERAH 10%
PENURUNAN PRODUKSI ASAM DAN PERTUMBUHAN BAKTERI STREPTOCOCCUS SOBRINUS SETELAH TERPAPAR REBUSAN DAUN SIRIH MERAH 10%
Karies merupakan penyakit infeksi yang disebabkan oleh bakteri kariogenik yang terdapat di dalam rongga mulut, antara lain Streptococcus sobrinus. Bakteri tersebut mampu menghasilk...

Back to Top