Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

METODA TERINTEGRASI PENYUSUNAN RENCANA TEKNOLOGI INFORMASI

View through CrossRef
[Id]Paper ini ditujukan untuk mengusulkan metoda terintegrasi penyusunan rencana teknologi informasi (TI), mencakup arsitektur dan tata kelola TI. Metoda-metoda perencanaan TI yang ada saat ini secara umum terbagi dalam dua kelompok terpisah, yaitu perencanaan arsitektur dan perencanaan Tata Kelola TI. Dikotomi metoda ini memiliki potensi risiko ketidaktepatan strategi dan sumberdaya dalam mengimplementasikan rancangan arsitektur TI, sehingga realisasi value dari implementasi TI tidak optimal. Metoda yang diusulkan terdiri dari empat tahapan: assessment, visioning, design dan roadmap. Pada tahapan assessment, perbaikan yang diusulkan adalah mengaitkan antara ketercapaian kontribusi value bisnis dan korelasinya dengan tingkat kematangan TI. Pada tahapan visioning, perbaikan yang diusulkan adalah pendekatan berbasis kapabilitas untuk pada domain arsitektur teknis dan tata kelola, yang akan menjadi rujukan dalam tahapan design. Pada tahapan design, perbaikan yang diusulkan ditekankan pada identifikasi model operasi TI yang tepat untuk merealisasikan desain enterprise architecture. Pada tahapan roadmap, perbaikan yang diusulkan ditekankan pada sinkronisasi pencapaian arsitektur dan ketepatan strategi sumberdaya pada komponen-komponen tata kelola seiring dengan peningkatan kematangan tata kelola. Metoda ini memberikan alternatif architecture view yang terintegrasi dan kuat tentang strategi merealisasikan arsitektur enterprise.Kata kunci : Rencana Strategis TI, Master Plan TI, Arsitektur Enterprise, Tata Kelola TI[En]This paper is aimed to propose the integrated method of information technology (IT) planning development, covering IT Architecture & IT Governance. In general, the current methods are separated between both. That dichotomy has a potential risk of inaccuracy of strategy and resource allocation in implementing IT Archicture Design. And finally, the potential value of IT Architecture is not optimal. The proposed method consists of four stages: assessment, visioning, design and roadmap. At the assessment stage, the proposed improvement is to link between the achievement of the business value contribution and its correlation with the level of IT maturity. At the stage of visioning, the proposed improvement is a capability-based approach to the domain of technical architecture and governance, which will be a reference in the design stage. At the design stage, the proposed improvements emphasize the identification of the right IT operation model for the realization of enterprise architecture design. At the roadmap stage, the proposed improvements are emphasized on synchronizing architectural achievements and the timeliness of resource strategies on governance components in line with improved governance maturity. This method provides an integrated and robust architecture view alternative to the strategy of realizing enterprise architecture.
Title: METODA TERINTEGRASI PENYUSUNAN RENCANA TEKNOLOGI INFORMASI
Description:
[Id]Paper ini ditujukan untuk mengusulkan metoda terintegrasi penyusunan rencana teknologi informasi (TI), mencakup arsitektur dan tata kelola TI.
Metoda-metoda perencanaan TI yang ada saat ini secara umum terbagi dalam dua kelompok terpisah, yaitu perencanaan arsitektur dan perencanaan Tata Kelola TI.
Dikotomi metoda ini memiliki potensi risiko ketidaktepatan strategi dan sumberdaya dalam mengimplementasikan rancangan arsitektur TI, sehingga realisasi value dari implementasi TI tidak optimal.
Metoda yang diusulkan terdiri dari empat tahapan: assessment, visioning, design dan roadmap.
Pada tahapan assessment, perbaikan yang diusulkan adalah mengaitkan antara ketercapaian kontribusi value bisnis dan korelasinya dengan tingkat kematangan TI.
Pada tahapan visioning, perbaikan yang diusulkan adalah pendekatan berbasis kapabilitas untuk pada domain arsitektur teknis dan tata kelola, yang akan menjadi rujukan dalam tahapan design.
Pada tahapan design, perbaikan yang diusulkan ditekankan pada identifikasi model operasi TI yang tepat untuk merealisasikan desain enterprise architecture.
Pada tahapan roadmap, perbaikan yang diusulkan ditekankan pada sinkronisasi pencapaian arsitektur dan ketepatan strategi sumberdaya pada komponen-komponen tata kelola seiring dengan peningkatan kematangan tata kelola.
Metoda ini memberikan alternatif architecture view yang terintegrasi dan kuat tentang strategi merealisasikan arsitektur enterprise.
Kata kunci : Rencana Strategis TI, Master Plan TI, Arsitektur Enterprise, Tata Kelola TI[En]This paper is aimed to propose the integrated method of information technology (IT) planning development, covering IT Architecture & IT Governance.
In general, the current methods are separated between both.
That dichotomy has a potential risk of inaccuracy of strategy and resource allocation in implementing IT Archicture Design.
And finally, the potential value of IT Architecture is not optimal.
The proposed method consists of four stages: assessment, visioning, design and roadmap.
At the assessment stage, the proposed improvement is to link between the achievement of the business value contribution and its correlation with the level of IT maturity.
At the stage of visioning, the proposed improvement is a capability-based approach to the domain of technical architecture and governance, which will be a reference in the design stage.
At the design stage, the proposed improvements emphasize the identification of the right IT operation model for the realization of enterprise architecture design.
At the roadmap stage, the proposed improvements are emphasized on synchronizing architectural achievements and the timeliness of resource strategies on governance components in line with improved governance maturity.
This method provides an integrated and robust architecture view alternative to the strategy of realizing enterprise architecture.

Related Results

SISTEM INFORMASI SEBAGAI KEILMUAN YANG MULTIDISIPLINER
SISTEM INFORMASI SEBAGAI KEILMUAN YANG MULTIDISIPLINER
Saat ini, dibandingkan dengan negara sekitar, di manakah posisi Indonesia? Tepat sesaat sebelum pandemi, World bank mengkategorikan Indonesia pada posisi upper middle income dan PB...
Meningkatkan Kompetensi Guru dalam Mengembangkan Media Pembelajaran Inovatif melalui Kegiatan PKM
Meningkatkan Kompetensi Guru dalam Mengembangkan Media Pembelajaran Inovatif melalui Kegiatan PKM
Program PKM dilakukan dengan metode memberikan pelatihan, bimbingan, dan pendampingan kepada peserta mengenai pelatihan pengembangan media pembelajaran terintegrasi teknologi infor...
PERANAN KOMISI INFORMASI DALAM MENSOSIALISASIKAN PERATURAN KOMISI INFORMASI UNTUK KETERBUKAAN INFORMASI PUBLIK DI PROVINSI BALI
PERANAN KOMISI INFORMASI DALAM MENSOSIALISASIKAN PERATURAN KOMISI INFORMASI UNTUK KETERBUKAAN INFORMASI PUBLIK DI PROVINSI BALI
Keterbukaan informasi ini harus dikawal secara serentak oleh publik dan badan publik, keterbukaan informasi mampu mensejahterakan masyarakat, menjadi alat menuju pada percepatan pe...
PENGELOLAAN INVESTASI TEKNOLOGI INFORMASI MENGGUNAKAN FRAMEWORK COBIT
PENGELOLAAN INVESTASI TEKNOLOGI INFORMASI MENGGUNAKAN FRAMEWORK COBIT
Peran informasi sebagai salah satu sumber daya strategis suatu organisasi menjadi sangat penting dalam pencapaian visi dan misi organisasi. Salah satu kunci sukses untuk menghasilk...
ANALISIS PERSEPSI PENGGUNA SISTEM INFORMASI AKADEMIK UNIVERSITAS SATYA SATYA NEGARA INDONESIA DENGAN TECHNOLOGY ACCEPTANCE MODEL ( TAM)
ANALISIS PERSEPSI PENGGUNA SISTEM INFORMASI AKADEMIK UNIVERSITAS SATYA SATYA NEGARA INDONESIA DENGAN TECHNOLOGY ACCEPTANCE MODEL ( TAM)
Teknologi informasi sangat berperan dalam memperbaiki kualitas dan citra suatu institusi. Penggunaannya tidak hanya terbatas pada proses otomatisasi terhadap akses informasi, tetap...
PENGGUNAAN TEKNOLOGI INFORMASI DAN KEAHLIAN PEMAKAI DALAM MENDUKUNG KUALITAS INFORMASI AKUNTANSI
PENGGUNAAN TEKNOLOGI INFORMASI DAN KEAHLIAN PEMAKAI DALAM MENDUKUNG KUALITAS INFORMASI AKUNTANSI
Abstrak Di masa perkembangan digitalisasi saat ini, penggunaan teknologi informasi sangat diperlukan dan juga mempermudah dalam penyampaian suatu informasi. Pada profesi akun...
Literasi informasi pemustaka dalam mengakses sumber informasi di Perpustakaan BALITTRO
Literasi informasi pemustaka dalam mengakses sumber informasi di Perpustakaan BALITTRO
Perpustakaan merupakan suatu lembaga yang menyediakan informasi secara sistematis, teratur, dan menyimpan informasi aktual serta mutakhir sesuai dengan kebutuhan pemustaka. Pemasal...
Sistem Informasi Akuntansi Kontemporer
Sistem Informasi Akuntansi Kontemporer
Buku “Sistem Informasi Akuntansi Kontemporer” hadir sebagai panduan komprehensif yang menghubungkan teori dan praktik dalam dunia akuntansi modern yang dipengaruhi oleh perkembanga...

Back to Top