Javascript must be enabled to continue!
PENERAPAN KOMUNIKASI TERAPEUTIK PERAWAT PADA SAAT TINDAKAN KEPERAWATAN
View through CrossRef
Komunikasi terapeutik penting diterapkan perawat dalam memberikan pelayanan keperawatan, tetapi pelaksanaannya tidak maksimal. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran penerapan komunikasi terapeutik perawat pada saat tindakan keperawatan di ruang rawat kelas III RSUD Arifin Achmad Provinsi Riau. Penelitian ini merupakan deskriptif kuantitatif studi dengan pendekatan survei pada 52 orang sampel yang diambil secara proportional random sampling. Instrumen penelitian menggunakan kuesioner dan lembar observasi. Hasil penelitian melalui observasi tahapan orientasi didapatkan 8 orang (15,4%) perawat yang tidak menjelaskan tujuan tindakan sebelum melakukan tindakan, pada tahapan interaksi sebanyak 31 orang (59,6%) perawat tidak melakukan sikap komunikasi dua arah. Hasil kuisioner pada tahapan terminasi mayoritas perawat mengatakan tidak melakukan rencana tidak lanjut yakni sebanyak 21 orang (40,4%) hasil ini sesuai dengan data observasi yaitu sebanyak 51 orang (98,1%). Pada aspek fisik dari data kuisioner diperoleh mayoritas perawat mengatakan tidak membelakangi pasien saat berkomunikasi yaitu sebanyak 45 orang (86,5%) sedangkan hasil observasi menunjukkan sebaliknya yaitu sebanyak 28 orang (53,8%). Penerapan komunikasi terapeutik perawat pada aspek psikologis dalam dimensi respon, hasil kuisioner mayoritas perawat mengatakan telah menanyakan perasaan klien yang masih dirasakan sebelum melakukan tindakan sebanyak 49 orang (94,3%), sedangkan hasil observasi menunjukkan hasil sebaliknya yaitu sebanyak 26 orang (50%), dan pada dimensi tindakan hasil kuisioner mayoritas perawat mengatakan segera melakukan tindakan sebanyak 51 orang (98,1%), sementara hasil observasi menunjukkan hasil sebaliknya yakni sebanyak 36 orang (96,2%). Disarankan kepada pihak rumah sakit untuk mengadakan supervisi serta pelatihan terkait penerapan komunikasi terapeutik perawat. Kata kunci:komunikasi terapeutik, tindakan perawat, perawat
Title: PENERAPAN KOMUNIKASI TERAPEUTIK PERAWAT PADA SAAT TINDAKAN KEPERAWATAN
Description:
Komunikasi terapeutik penting diterapkan perawat dalam memberikan pelayanan keperawatan, tetapi pelaksanaannya tidak maksimal.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran penerapan komunikasi terapeutik perawat pada saat tindakan keperawatan di ruang rawat kelas III RSUD Arifin Achmad Provinsi Riau.
Penelitian ini merupakan deskriptif kuantitatif studi dengan pendekatan survei pada 52 orang sampel yang diambil secara proportional random sampling.
Instrumen penelitian menggunakan kuesioner dan lembar observasi.
Hasil penelitian melalui observasi tahapan orientasi didapatkan 8 orang (15,4%) perawat yang tidak menjelaskan tujuan tindakan sebelum melakukan tindakan, pada tahapan interaksi sebanyak 31 orang (59,6%) perawat tidak melakukan sikap komunikasi dua arah.
Hasil kuisioner pada tahapan terminasi mayoritas perawat mengatakan tidak melakukan rencana tidak lanjut yakni sebanyak 21 orang (40,4%) hasil ini sesuai dengan data observasi yaitu sebanyak 51 orang (98,1%).
Pada aspek fisik dari data kuisioner diperoleh mayoritas perawat mengatakan tidak membelakangi pasien saat berkomunikasi yaitu sebanyak 45 orang (86,5%) sedangkan hasil observasi menunjukkan sebaliknya yaitu sebanyak 28 orang (53,8%).
Penerapan komunikasi terapeutik perawat pada aspek psikologis dalam dimensi respon, hasil kuisioner mayoritas perawat mengatakan telah menanyakan perasaan klien yang masih dirasakan sebelum melakukan tindakan sebanyak 49 orang (94,3%), sedangkan hasil observasi menunjukkan hasil sebaliknya yaitu sebanyak 26 orang (50%), dan pada dimensi tindakan hasil kuisioner mayoritas perawat mengatakan segera melakukan tindakan sebanyak 51 orang (98,1%), sementara hasil observasi menunjukkan hasil sebaliknya yakni sebanyak 36 orang (96,2%).
Disarankan kepada pihak rumah sakit untuk mengadakan supervisi serta pelatihan terkait penerapan komunikasi terapeutik perawat.
Kata kunci:komunikasi terapeutik, tindakan perawat, perawat
.
Related Results
Proses Keperawatan dalam Teknik Pengumpulan Data dan Dokumentasi Asuhan Keperawatan
Proses Keperawatan dalam Teknik Pengumpulan Data dan Dokumentasi Asuhan Keperawatan
Dalam proses keperawatan peran perawat dalam menjalankan tugas dan tanggungjawabnya memberikan asuhan keperawatan kepada pasien. Dan salah satu hal penting dalam proses keperawatan...
Proses Keperawatan dalam Teknik Pengumpulan Data dan Dokumentasi Asuhan Keperawatan
Proses Keperawatan dalam Teknik Pengumpulan Data dan Dokumentasi Asuhan Keperawatan
Dalam proses keperawatan peran perawat dalam menjalankan tugas dan tanggungjawabnya memberikan asuhan keperawatan kepada pasien. Dan salah satu hal penting dalam proses keperawatan...
Proses Keperawatan dalam Teknik Pengumpulan Data dan Dokumentasi Asuhan Keperawatan
Proses Keperawatan dalam Teknik Pengumpulan Data dan Dokumentasi Asuhan Keperawatan
Dalam proses keperawatan peran perawat dalam menjalankan tugas dan tanggungjawabnya memberikan asuhan keperawatan kepada pasien. Dan salah satu hal penting dalam proses keperawatan...
Faktor-Faktor Yang Berpengaruh Terhadap Turnover Intention Perawat
Faktor-Faktor Yang Berpengaruh Terhadap Turnover Intention Perawat
Salah satu masalah yang berpengaruh dengan tenaga kerja dalam suatu organisasi adalah tingkat turnover yang tinggi. Data turnover perawat Rumah Sakit Permata Depok yang diperoleh a...
Hubungan Komunikasi Terapeutik Perawat dengan Ketidakberdayaan Pasien Stroke
Hubungan Komunikasi Terapeutik Perawat dengan Ketidakberdayaan Pasien Stroke
Abstrak
Stroke menjadi penyakit serebrovaskular utama di Indonesia dan banyak negara di dunia, yang menjadi penyebab kematian nomor dua di dunia. Salah satu masalah psikologis yang...
PERSEPSI PERAWAT DALAM MELENGKAPI DOKUMENTASI KEPERAWATAN
PERSEPSI PERAWAT DALAM MELENGKAPI DOKUMENTASI KEPERAWATAN
Dokumentasi keperawatan merupakan indikator pelaksanaan asuhan keperawatan sebagai bukti laporan perawat atas perkembangan kesehatan pasien. Dokumentasi keperawatan menjadi bukt...
PENGARUH DIAGNOSA KEPERAWATAN TERHADAP TINGKAT MUTU ASUHAN KEPERAWATAN
PENGARUH DIAGNOSA KEPERAWATAN TERHADAP TINGKAT MUTU ASUHAN KEPERAWATAN
Diagnosa keperawatan merupakan sebuah tonggak atau dasar bagi perawat untukmelakukan suatu asuhan keperawatan. Pasien datang ke fasilitas kesehatan tentu memilikikeluhan masing-mas...

