Javascript must be enabled to continue!
Pengaruh Latihan Peregangan terhadap Gangguan Muskuloskeletal dan Kelelahan Kerja pada Pengerajin Ukiran Kayu di Desa Siangan
View through CrossRef
Latihan peregangan merupakan kegiatan manajerial untuk membatasi bahaya kerusakan di lingkungan kerja. Risiko bahaya yang dapat dialami oleh pekerja adalah gangguan muskuloskeletal dan kelelahan kerja. Motivasi di balik eksplorasi ini adalah untuk mengetahui pengaruh latihan peregangan terhadap gangguan muskuloskeletal dan kelelahan kerja pada pemahat kayu di Desa Siangan. Penilaian gangguan muskuloskeletal dan kelelahan kerja diukur memanfaatkan survei Nordic Body Map dengan skala skala Likert dan 30 Item juga dengan Skala Likert Rating. Strategi eksplorasi ini quassy try berbeda dengan One Groups Pretest-Posttest Design. Contoh dipilih dengan strategi pengujian purposive, dan informasi diperiksa dengan menggunakan SPSS 22. Data berdistribusi normal (p = 0,081) sehingga dapat dilanjutkan untuk analisis dengan uji T-Paired. Hasilnya sebagai berikut: rata-rata sebelum dan sesudah gangguan muskuloskeletal dan kelelahan kerja adalah 97,55 tambah kurang 9,55 ; 66. tambah kurang 3,77 dan 59,53 tambah kurang 3,96 ; 5,06 tambah kurang 3,1 masing-masing. Ini cenderung beralasan bahwa ada dampak penting dari memperluas praktik pada gangguan muskuloskeletal dan kelelahan kerja. Direkomendasikan agar pendekatan ergonomis dilakukan terhadap tenaga kerja pemahat lainnya.
Universitas Warmadewa
Title: Pengaruh Latihan Peregangan terhadap Gangguan Muskuloskeletal dan Kelelahan Kerja pada Pengerajin Ukiran Kayu di Desa Siangan
Description:
Latihan peregangan merupakan kegiatan manajerial untuk membatasi bahaya kerusakan di lingkungan kerja.
Risiko bahaya yang dapat dialami oleh pekerja adalah gangguan muskuloskeletal dan kelelahan kerja.
Motivasi di balik eksplorasi ini adalah untuk mengetahui pengaruh latihan peregangan terhadap gangguan muskuloskeletal dan kelelahan kerja pada pemahat kayu di Desa Siangan.
Penilaian gangguan muskuloskeletal dan kelelahan kerja diukur memanfaatkan survei Nordic Body Map dengan skala skala Likert dan 30 Item juga dengan Skala Likert Rating.
Strategi eksplorasi ini quassy try berbeda dengan One Groups Pretest-Posttest Design.
Contoh dipilih dengan strategi pengujian purposive, dan informasi diperiksa dengan menggunakan SPSS 22.
Data berdistribusi normal (p = 0,081) sehingga dapat dilanjutkan untuk analisis dengan uji T-Paired.
Hasilnya sebagai berikut: rata-rata sebelum dan sesudah gangguan muskuloskeletal dan kelelahan kerja adalah 97,55 tambah kurang 9,55 ; 66.
tambah kurang 3,77 dan 59,53 tambah kurang 3,96 ; 5,06 tambah kurang 3,1 masing-masing.
Ini cenderung beralasan bahwa ada dampak penting dari memperluas praktik pada gangguan muskuloskeletal dan kelelahan kerja.
Direkomendasikan agar pendekatan ergonomis dilakukan terhadap tenaga kerja pemahat lainnya.
.
Related Results
PERAN TATA KELOLA PERUSAHAAN DALAM MEMODERASI PENGARUH IMPLEMANTASI GREEN ACCOUNTING, CORPORATE SOCIAL RESPONSIBILITY DAN FIRM SIZE TERHADAP KINERJA KEUANGAN
PERAN TATA KELOLA PERUSAHAAN DALAM MEMODERASI PENGARUH IMPLEMANTASI GREEN ACCOUNTING, CORPORATE SOCIAL RESPONSIBILITY DAN FIRM SIZE TERHADAP KINERJA KEUANGAN
This study examines the role of corporate governance in moderating the influence of green accounting disclosure, corporate social responsibility (CSR), and firm size on the financi...
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAFTAR PUSTAKAAditama, M. H. R., & Selfiardy, S. (2022). Kehidupan Mahasiswa Kuliah Sambil Bekerja di Masa Pandemi Covid-19. Kidspedia: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 3(...
Faktor-faktor yang Memengaruhi Kelelahan Kerja di Line Painting PT X Jakarta
Faktor-faktor yang Memengaruhi Kelelahan Kerja di Line Painting PT X Jakarta
Background: Kelelahan menjadi penyakit pembunuh nomor dua setelah penyakit jantumg. Survei disebuah negara maju menyatakan setiap harinya terdapat 10-15% penduduknya yang mengalami...
Faktor Yang Berhubungan Dengan Kelelahan Kerja Pada Karyawan Di PT. FKS Multi Agro Tbk. Makassar
Faktor Yang Berhubungan Dengan Kelelahan Kerja Pada Karyawan Di PT. FKS Multi Agro Tbk. Makassar
Tenaga kerja merupakan sumber daya yang berperan sebagai pengerak dalam pekerjaan dan dapat dikatakan sebagai ujung tombak pada suatu pekerjaan, sehingga tenaga kerja seharusnya le...
Faktor Yang Berhubungan Dengan Kelelahan Kerja Pada Karyawan Bagian Rotary 9 Feet Di PT. Sumber Graha Sejahtera Luwu
Faktor Yang Berhubungan Dengan Kelelahan Kerja Pada Karyawan Bagian Rotary 9 Feet Di PT. Sumber Graha Sejahtera Luwu
Data dari ILO menyebutkan hampir setiap tahun sebanyak dua juta pekerja meninggal dunia karena kecelakaan kerja yang disebabkan oleh faktor kelelahan. Penelitian tersebut menyataka...
Perbandingan Pengaruh Latihan Fartlek Dengan Latihan Sirkuit Training Terhadap Kapasitas Kerja Maksimal VO2 Max Pada Siswa MAN 1 Makassar.
Perbandingan Pengaruh Latihan Fartlek Dengan Latihan Sirkuit Training Terhadap Kapasitas Kerja Maksimal VO2 Max Pada Siswa MAN 1 Makassar.
This research is a descriptive study to determine (1) the effect of fartlek training on maximal working capacity of VO2 Max in MAN 1 Makassar (2) to determine the circuit training ...
PEMANFAATAN KAYU SEBAGAI BAHAN STRUKTUR BANGUNAN
PEMANFAATAN KAYU SEBAGAI BAHAN STRUKTUR BANGUNAN
Upaya penanaman kembali hutan-hutan yang gundul sudah dilakukan berbagai fihak, baikpemegang HPH maupun pemerintah melalui pemilihan bibit-bibit pohon denganpertumbuhan amat cepat ...
Efektivitas Peruntukkan Dana Desa
Efektivitas Peruntukkan Dana Desa
Dalam rangka meningkatkan pembangunan dan pemberdayaan masyarakat Desa, pemerintahan Presiden Joko Widodo membuat terobosan melalui program menyalurkan Dana Desa. “Tahun 2015 Alok...

