Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Optimalisasi Kurikulum Merdeka Dalam Pendidikan Agama Kristen Pada Era Digital

View through CrossRef
The digital era has made it difficult to provide new learning methods, where senior teachers seem reluctant to provide criticism and suggestions. The direction of critical discussion is considered disgusting and impolite, even though this is a form of appreciation for every upheaval of discussion in finding bright ideas for the future. This problem must be handled carefully. This study aims to optimize Christian religious education with the help of an independent curriculum. The digital era, which is known to be difficult, can now be overcome easily with the help of the independent curriculum. This study uses qualitative and then researchers take a descriptive approach based on Bogdan. The results of this study found that on-campus student exchanges have a good effect on Christian schools where Christian religious education is more elegant and relaxed without having to be pressured, judging by the age gap which is not too far away and student coaching must continue in this digital era considered important and the willingness of an independent curriculum to provide a portion that Christian religious education can be conveyed to them as driving teachers and competent students in the field of Christian religious education to convey the knowledge given.   Abstrak Era digital menjadi hal yang menyulitkan untuk memberikan metode-metode pembelajaran yang baru, di mana guru-guru terlihat senior sungkan untuk memberikan kritik dan saran. Arah diskusi yang kritis dianggap sebagai suatu menjijikan dan ketidaksopanan, padahal hal ini menjadi bentuk apreasiasi dari setiap pergolakan diskusi dalam menemukan ide-ide cemerlang untuk masa depan. Permasalahan ini harus diatasi dengan seksama. Penelitian ini bertujuan untuk melakukan optimalisasi Pendidikan agama Kristen dengan bantuan kurilum merdeka. Era digital yang dikenal sulit, kini dapat mudah di atas dengan bantuan-bantuan dari kurikulum merdeka. Penelitian ini menggunakan kualitatif lalu peneliti melakukan pendekatan dekskriptif berdasarkan Bogdan. Hasil dari penelitian ini menemukan bahwa pertukaran mahasiswa dalam kampus memberikan efek yang baik bagi sekolah-sekolah Kristen di mana Pendidikan agama Kristen lebih elegan dibawa dan santai tanpa harus ada tekanan, dilihat dari kesenjangan umur yang tidak terlalu jauh dan pembinaan siswa harus terus dilakukan era digital ini dinilai penting serta kebersediaan kurikulum merdeka memberikan Porsi bahwa Pendidikan agama Kristen dapat disampaikan kepada mereka guru penggerak dan mahasiswa-mahasiswa berkompeten dibidang Pendidikan agama Kristen untuk menyampaikan ilmu-ilmu yang diberikan.
Sekolah Tinggi Teologi Syalom Bandar Lampung
Title: Optimalisasi Kurikulum Merdeka Dalam Pendidikan Agama Kristen Pada Era Digital
Description:
The digital era has made it difficult to provide new learning methods, where senior teachers seem reluctant to provide criticism and suggestions.
The direction of critical discussion is considered disgusting and impolite, even though this is a form of appreciation for every upheaval of discussion in finding bright ideas for the future.
This problem must be handled carefully.
This study aims to optimize Christian religious education with the help of an independent curriculum.
The digital era, which is known to be difficult, can now be overcome easily with the help of the independent curriculum.
This study uses qualitative and then researchers take a descriptive approach based on Bogdan.
The results of this study found that on-campus student exchanges have a good effect on Christian schools where Christian religious education is more elegant and relaxed without having to be pressured, judging by the age gap which is not too far away and student coaching must continue in this digital era considered important and the willingness of an independent curriculum to provide a portion that Christian religious education can be conveyed to them as driving teachers and competent students in the field of Christian religious education to convey the knowledge given.
  Abstrak Era digital menjadi hal yang menyulitkan untuk memberikan metode-metode pembelajaran yang baru, di mana guru-guru terlihat senior sungkan untuk memberikan kritik dan saran.
Arah diskusi yang kritis dianggap sebagai suatu menjijikan dan ketidaksopanan, padahal hal ini menjadi bentuk apreasiasi dari setiap pergolakan diskusi dalam menemukan ide-ide cemerlang untuk masa depan.
Permasalahan ini harus diatasi dengan seksama.
Penelitian ini bertujuan untuk melakukan optimalisasi Pendidikan agama Kristen dengan bantuan kurilum merdeka.
Era digital yang dikenal sulit, kini dapat mudah di atas dengan bantuan-bantuan dari kurikulum merdeka.
Penelitian ini menggunakan kualitatif lalu peneliti melakukan pendekatan dekskriptif berdasarkan Bogdan.
Hasil dari penelitian ini menemukan bahwa pertukaran mahasiswa dalam kampus memberikan efek yang baik bagi sekolah-sekolah Kristen di mana Pendidikan agama Kristen lebih elegan dibawa dan santai tanpa harus ada tekanan, dilihat dari kesenjangan umur yang tidak terlalu jauh dan pembinaan siswa harus terus dilakukan era digital ini dinilai penting serta kebersediaan kurikulum merdeka memberikan Porsi bahwa Pendidikan agama Kristen dapat disampaikan kepada mereka guru penggerak dan mahasiswa-mahasiswa berkompeten dibidang Pendidikan agama Kristen untuk menyampaikan ilmu-ilmu yang diberikan.

Related Results

ANALISIS KURIKULUM 2013 DENGAN KURIKULUM MERDEKA DI MADRASAH IBTIDAIYAH
ANALISIS KURIKULUM 2013 DENGAN KURIKULUM MERDEKA DI MADRASAH IBTIDAIYAH
Studi ini membahas tentang perbedaan antara kurikulum 2013 dengan kurikulum merdeka di Madrasah Ibtidaiyah. Penelitian bertujuan untuk mendeskripsikan perubahan yang terjadi pada k...
Implementasi Kurikulum Merdeka Pada Mata Pelajaran Pendidikan Agama Islam
Implementasi Kurikulum Merdeka Pada Mata Pelajaran Pendidikan Agama Islam
Abstrak- Dalam rangka pemulihan pembelajaran pascapandemi, Kemendikbud secara resmi telah menerapkan kurikulum terbaru bertajuk merdeka belajar yang mulai di laksanakan pada tahun ...
KESIAPAN PENERAPAN KURIKULUM MERDEKA DI MI KHADIJAH BANJARMASIN
KESIAPAN PENERAPAN KURIKULUM MERDEKA DI MI KHADIJAH BANJARMASIN
Adanya upaya pembaharuan dan peningkatan kualitas pendidikan pemerintah memastikan untuk menerapkan kurikulum baru yaitu kurikulum merdeka sebagai penyempurna kurikulum sebelumnya....
KURIKULUM MERDEKA PADA MATA PELAJARAN ILMU PENGETAHUAN SOSIAL (IPS) PADA KELAS VIII DI MTSN 1 TULUNGAGUNG
KURIKULUM MERDEKA PADA MATA PELAJARAN ILMU PENGETAHUAN SOSIAL (IPS) PADA KELAS VIII DI MTSN 1 TULUNGAGUNG
The Merdeka curriculum is a new thing in the world of education. MTsN 1 Tulungagung is one of the madrasas that has implemented an Merdeka curriculum in its learning. This study ai...
IMPLEMENTASI KURIKULUM MERDEKA DI SD NEGERI 5 PAGARALAM
IMPLEMENTASI KURIKULUM MERDEKA DI SD NEGERI 5 PAGARALAM
Kurikulum pendidikan memiliki peranan yang sangat penting dan selalu mengalami perubahan seiring dengan perkembangan zaman. Pada tahun 2022 mulai diterapkannya kurikulum baru yaitu...
PENDIDIKAN IPS DALAM KURIKULUM 2013 Oleh kelompok 9, nama Devi puspita sari, Hikmah, Mawanti dan Putri minta ito
PENDIDIKAN IPS DALAM KURIKULUM 2013 Oleh kelompok 9, nama Devi puspita sari, Hikmah, Mawanti dan Putri minta ito
Kurikulum merupakan salah satu alat untuk mencapai tujuan pendidikan, yang mana itu merupakan pedoman dalam pelaksanan pembelajaran pada semua jenis dan jenjang pendidikan baik it...
Relevansi Growth Mindset dengan Kurikulum Merdeka Belajar di Era Society 5.0
Relevansi Growth Mindset dengan Kurikulum Merdeka Belajar di Era Society 5.0
Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan relevansi antara growth mindset dengan Kurikulum Merdeka Belajar di era Society 5.0. Growth mindset mengacu pada pandangan individu terha...

Back to Top