Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Sintuwu Maroso dalam Pendidikan Moderasi Beragama

View through CrossRef
Sintuwu Maroso merupakan kearifan lokal Kota Poso, mengandung nilai-nilai moderasi yang diyakini dapat menjadi salah satu solusi dalam memperkecil kemungkinan terjadi kembali konflik keagamaan di kota Poso. Tujuan penelitian yaitu untuk menganalisis implementasi Situwu Maroso dalam pendidikan moderasi disekolah. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan jenis penelitian studi lapangan di Madrasah Aliyah Alkhairaat Poso. Teknik pengumpulan data dengan wawancara pada beberapa informan yakni kepala sekolah, Guru, Siswa selanjutnya mengamati langsung kegiatan proses pembelajaran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai-nilai sintuwu maroso dalam pendidikan moderasi beragama sudah diimplentasikan dalam proses pembelajaran disekolah, namun belum terulis secara nyata. Implementasi Sintuwu Maroso dalam pendidikan moderasi beragama tercermin dari aspek: kebijakan dalam penyampaian Tuwu Mombetubunaka (saling menghargai), Tuwu Mombepomawo (hidup saling mengasihi), Tuwu Mombetatuwu (saling menghidupi/ saling tolong menolong) melalui kegiatan upacara dan apel pagi; dalam proses pembelajaran didalam kelas, salah satunya pelajaran muatan lokal; serta kegiatan esktrakulikuler. Diperlukan pembiasaan dan keteladanan dalam mengimplementasikan Sintuwu Maroso dalam pendidikan moderasi beragama. Kearifan lokal “Sintuwu Maroso” pada madrasah dalam membentuk budaya berpikir moderat penting untuk terus dilanjutkan, sehingga secara keseluruhan siswa memiliki pemikiran, perbuatan dan gerakan yang moderat, serta mengakomodasi budaya lokal. Kata Kunci: Sintuwu Maroso, Kearifan Lokal, Pendidikan Moderasi Beragama.
Title: Sintuwu Maroso dalam Pendidikan Moderasi Beragama
Description:
Sintuwu Maroso merupakan kearifan lokal Kota Poso, mengandung nilai-nilai moderasi yang diyakini dapat menjadi salah satu solusi dalam memperkecil kemungkinan terjadi kembali konflik keagamaan di kota Poso.
Tujuan penelitian yaitu untuk menganalisis implementasi Situwu Maroso dalam pendidikan moderasi disekolah.
Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan jenis penelitian studi lapangan di Madrasah Aliyah Alkhairaat Poso.
Teknik pengumpulan data dengan wawancara pada beberapa informan yakni kepala sekolah, Guru, Siswa selanjutnya mengamati langsung kegiatan proses pembelajaran.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai-nilai sintuwu maroso dalam pendidikan moderasi beragama sudah diimplentasikan dalam proses pembelajaran disekolah, namun belum terulis secara nyata.
Implementasi Sintuwu Maroso dalam pendidikan moderasi beragama tercermin dari aspek: kebijakan dalam penyampaian Tuwu Mombetubunaka (saling menghargai), Tuwu Mombepomawo (hidup saling mengasihi), Tuwu Mombetatuwu (saling menghidupi/ saling tolong menolong) melalui kegiatan upacara dan apel pagi; dalam proses pembelajaran didalam kelas, salah satunya pelajaran muatan lokal; serta kegiatan esktrakulikuler.
Diperlukan pembiasaan dan keteladanan dalam mengimplementasikan Sintuwu Maroso dalam pendidikan moderasi beragama.
Kearifan lokal “Sintuwu Maroso” pada madrasah dalam membentuk budaya berpikir moderat penting untuk terus dilanjutkan, sehingga secara keseluruhan siswa memiliki pemikiran, perbuatan dan gerakan yang moderat, serta mengakomodasi budaya lokal.
Kata Kunci: Sintuwu Maroso, Kearifan Lokal, Pendidikan Moderasi Beragama.

Related Results

Moderasi Beragama: Praksis Kerukunan Antar Umat Beragama
Moderasi Beragama: Praksis Kerukunan Antar Umat Beragama
The Indonesian state has religious pluralism, therefore an effort is needed to maintain inter-religious harmony. One of them is through religious moderation. The principle of relig...
Moderasi Beragama melalui Peran Guru Beragama Hindu di Pondok Pesantren Bali Bina Insani
Moderasi Beragama melalui Peran Guru Beragama Hindu di Pondok Pesantren Bali Bina Insani
Abstrak: Pondok pesantren sebagai lembaga pendidikan keislaman umumnya hanya melibatkan umat muslim, akan tetapi berbeda dengan Pondok Pesantren Bali Bina Insani yang mengimplement...
Budaya Moderasi Beragama Melalui Aktualisasi Pendidikan Islam Wasatiyyah: Rekoneksi dan Toleransi
Budaya Moderasi Beragama Melalui Aktualisasi Pendidikan Islam Wasatiyyah: Rekoneksi dan Toleransi
Banyak isu dan aksi yang mencerminkan perilaku terorisme, ekstremisme, radikalisme, intoleransi, paham takfiri (senang khawatir), dan klaim kebenaran sepihak, dan sebagainya. Hal i...
FENOMENA INTOLERANSI BERAGAMA PADA LINGKUNGAN MAHASISWA INDONESIA
FENOMENA INTOLERANSI BERAGAMA PADA LINGKUNGAN MAHASISWA INDONESIA
Indonesai merupakan sebuah negara kepulauan yang masyarakatnya memiliki beraneka ragam budaya meliputi perbedaan budaya, agama, ras, bahasa, suku, tradisi, dan lain-lain...
PERAN MAJELIS ULAMA INDONESIA (MUI) DALAM PROSES DERADIKALISASI DAN MODERASI DI KOTA SURAKARTA
PERAN MAJELIS ULAMA INDONESIA (MUI) DALAM PROSES DERADIKALISASI DAN MODERASI DI KOTA SURAKARTA
Masyarakat Kota Surakarta sangat majemuk dan multikultur, sering terjadi Radikalisme di Kota Surakarta yang menimbulkan ketegangan dan konflik antar kelompok. Tujuan penelitian ini...
Manajemen Pendidik Dalam Mengimplementasikan Nilai-nilai Moderasi Beragama
Manajemen Pendidik Dalam Mengimplementasikan Nilai-nilai Moderasi Beragama
Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pengelolaan pendidik di SMAN 1 Garut terkait penerapan nilai-nilai moderasi beragama. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini ada...
Dampak Pendidikan Dalam Bingkai Moderasi Beragama Ditinjau Dari Perspektif Agama Kristen
Dampak Pendidikan Dalam Bingkai Moderasi Beragama Ditinjau Dari Perspektif Agama Kristen
Penelitian ini bertujuan untuk menggali dan memahami peran pendidikan dalam mengembalikan makna dalam bingkai moderasi beragama dengan fokus pada promosi inklusifitas, toleransi, d...

Back to Top