Javascript must be enabled to continue!
KARAKTERISTIK PENGGUNA PRODUK TEMBAKAU HEAT-NOT-BURN BERDASARKAN NIAT DAN UPAYA UNTUK BERHENTI MEROKOK
View through CrossRef
Pendahuluan: Tembakau heat not burn (HnB) pada umumnya dipasarkan sebagai produk yang aman, meskipun isu tersebut masih kontroversial. Kami meneliti karakteristik dan persepsi pengguna tembakau HnB. Metode: Penelitian kualitatif ini dilakukan dengan menyebar kuesioner menggunakan aplikasi google-form. Data penelitian ini kami sajikan dalam Tabel dan Grafik, dimana analisis univariat dilakukan untuk menilai persebaran karakteristik responden penelitian. Semua data penelitian yang kami masukkan bersifat anonim atau hanya menggunakan inisial nama. Hasil: Responden dalam penelitian ini didominasi usia 25-30 tahun (67,6%) dan sarjana / diploma (87,3%). Responden pada umumnya merokok lebih dari lima tahun dan baru menggunakan tembakau HnB dalam satu tahun terakhir. Adapun 70,4% responden beranggapan bahwa tembakau HnB aman dibandingkan rokok konvensional. Responden penelitian yang menggunakan tembakau HnB sebagai upaya berhenti merokok pada umumnya memiliki niat dan upaya untuk berhenti merokok. Hal ini ditunjukkan tingginya tingkat konversi dari menggunakan rokok konvensional menjadi menggunakan tembakau HnB. Kesimpulan: Mayoritas responden yang menggunakan tembakau HnB untuk kepentingan berhenti merokok pada umumnya memiliki niat dan usaha untuk berhenti merokok. Kami merekomendasikan cara lain yang dapat digunakan untuk berhenti merokok, seperti konseling dan menguatkan niat untuk menghindari lingkungan perokok. Hal ini mengingat produk HnB yang digunakan juga tetap menciptakan emisi berbahaya.
Title: KARAKTERISTIK PENGGUNA PRODUK TEMBAKAU HEAT-NOT-BURN BERDASARKAN NIAT DAN UPAYA UNTUK BERHENTI MEROKOK
Description:
Pendahuluan: Tembakau heat not burn (HnB) pada umumnya dipasarkan sebagai produk yang aman, meskipun isu tersebut masih kontroversial.
Kami meneliti karakteristik dan persepsi pengguna tembakau HnB.
Metode: Penelitian kualitatif ini dilakukan dengan menyebar kuesioner menggunakan aplikasi google-form.
Data penelitian ini kami sajikan dalam Tabel dan Grafik, dimana analisis univariat dilakukan untuk menilai persebaran karakteristik responden penelitian.
Semua data penelitian yang kami masukkan bersifat anonim atau hanya menggunakan inisial nama.
Hasil: Responden dalam penelitian ini didominasi usia 25-30 tahun (67,6%) dan sarjana / diploma (87,3%).
Responden pada umumnya merokok lebih dari lima tahun dan baru menggunakan tembakau HnB dalam satu tahun terakhir.
Adapun 70,4% responden beranggapan bahwa tembakau HnB aman dibandingkan rokok konvensional.
Responden penelitian yang menggunakan tembakau HnB sebagai upaya berhenti merokok pada umumnya memiliki niat dan upaya untuk berhenti merokok.
Hal ini ditunjukkan tingginya tingkat konversi dari menggunakan rokok konvensional menjadi menggunakan tembakau HnB.
Kesimpulan: Mayoritas responden yang menggunakan tembakau HnB untuk kepentingan berhenti merokok pada umumnya memiliki niat dan usaha untuk berhenti merokok.
Kami merekomendasikan cara lain yang dapat digunakan untuk berhenti merokok, seperti konseling dan menguatkan niat untuk menghindari lingkungan perokok.
Hal ini mengingat produk HnB yang digunakan juga tetap menciptakan emisi berbahaya.
Related Results
hubungan tingkat stres dengan perilaku merokok
hubungan tingkat stres dengan perilaku merokok
Merokok dapat mengakibatkan berbagai gangguan seperti gangguan paru-paru, kanker, impotensi, gangguan reproduksi, stroke, serta gangguan kehamilan dan janin. Perilaku merokok merup...
524 Traveling Pediatric Burn Care on Wheels
524 Traveling Pediatric Burn Care on Wheels
Abstract
Introduction
Many burn patients initially seek treatment at a community hospital after suffering a burn injury and are ...
Upaya Penurunan Perilaku Merokok Masyarakat Diwilayah Kerja Dinas Kesehatan Kota Bandar Lampung Tahun 2021
Upaya Penurunan Perilaku Merokok Masyarakat Diwilayah Kerja Dinas Kesehatan Kota Bandar Lampung Tahun 2021
Prevalensi perokok di provinsi Lampung tahun 2013 berada pada urutan ke-7 dari 33 provinsi yang ada di Indonesia. Dimana jumlah perokok tiap harinya sebanyak 26,5% di mana posisi i...
Upaya Meningkatkan Literasi Kesehatan Tentang Bahaya Merokok Konvensional dan Rokok Elektronik pada Komunitas Pemulung di Kampung Pemulung V, Kota Tangerang Selatan
Upaya Meningkatkan Literasi Kesehatan Tentang Bahaya Merokok Konvensional dan Rokok Elektronik pada Komunitas Pemulung di Kampung Pemulung V, Kota Tangerang Selatan
Merokok adalah suatu epidemi dan merupakan ancaman kesehatan terbesar yang dihadapi di dunia saat ini dan merokok dapat memberikan dampak buruk kesehatan karena rokok terkandung za...
PENGETAHUAN DAN PERILAKU MEROKOK PADA MASYARAKAT
PENGETAHUAN DAN PERILAKU MEROKOK PADA MASYARAKAT
Merokok adalah kegiatan yang dapat mengakibatkan dampak serius bagi perokok serta orang yang berada disekitarnya. Sebagian besar dari masyarakat sudah cukup terpapar dengan informa...
581 Basecamp: Burn Efficiency Care Pathway
581 Basecamp: Burn Efficiency Care Pathway
Abstract
Introduction
Standardizing care has shown in the literature to be a means to improving the culture of safety in any fie...
ANALISIS KONTRIBUSI BUDIDAYA TEMBAKAU TERHADAP PROFITABILITAS PETANI
ANALISIS KONTRIBUSI BUDIDAYA TEMBAKAU TERHADAP PROFITABILITAS PETANI
Budidaya tembakau merupakan mata pencaharian bagi para petani yang berada di suatu wilayah atau Kawasan desa Rayung kecamatan Senori kabupaten Tuban Provinsi Jawa Timur. Tanaman t...
Gambaran Kadar Hemoglobin Pada Perokok Aktif Di Kayuagung Kabupaten OKI (Ogan Komering Ilir) Tahun 2024
Gambaran Kadar Hemoglobin Pada Perokok Aktif Di Kayuagung Kabupaten OKI (Ogan Komering Ilir) Tahun 2024
Merokok merupakan salah satu dari masalah kesehatan karena merokok merupakan salah satu faktor risiko utama dari beberapa penyakit kronis. Tujuan penelitian mengetahui gambaran kad...

