Javascript must be enabled to continue!
Gambaran Pengetahuan Remaja Tentang Penyakit Menular Seksual Sebelum Dan Sesudah Penyuluhan
View through CrossRef
Penyakitjmenularjseksualujadalahjsuatu penyakitjatau gangguan yang ditularkan darijsatu orang yang terinfeksi ke orang lain melalui kontak hubungan seksual. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui gambaranpengetahuan remaja tentang penyakit menular seksual sebelum dan sesudah penyuluhan di LingkunganMaccini Baji Kelurahan Bulujaya Kecamatan Bangkala Barat Kabupaten Jeneponto tahun 2021. Jenispenelitian ini adalah metode desktiftif yang dilakukan di Lingkungan Maccini Baji Kelurahan BulujayaKecamatan Bangkala Barat Kabupaten Jeneponto. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa dari 30 respondenyangmmemiliki pengetahuanmbaik sebelum dilakukan penyuluhan sebanyakm5 orangm(17%), danijyangmemiliki pengetahuan cukup sebanyak 2 orang (7%), dan memiliki pengetahuan kurang sebanyak 23 orang(76%). Sedangkan responden yang memiliki pengetahuan baik setelah dilakukan penyuluhan sebanyak 20orang (66%), dan responden yang memiliki pengetahuan cukup sebanyak 5 orang (17%), dan responden yangmemiliki pengetahuan kurang sebanyak 5 orang (17 %). Dari analisis bahwa terdapat lebih banyak respondenyang memiliki pengetahuan baik setelah dilakukan penyuluhan dibandingkan sebelum dilakukan penyuluhantentang penyakit menular seksual.
Akademi Kebidanan Tahirah Al Baeti Bulukumba
Title: Gambaran Pengetahuan Remaja Tentang Penyakit Menular Seksual Sebelum Dan Sesudah Penyuluhan
Description:
Penyakitjmenularjseksualujadalahjsuatu penyakitjatau gangguan yang ditularkan darijsatu orang yang terinfeksi ke orang lain melalui kontak hubungan seksual.
Tujuan penelitian ini untuk mengetahui gambaranpengetahuan remaja tentang penyakit menular seksual sebelum dan sesudah penyuluhan di LingkunganMaccini Baji Kelurahan Bulujaya Kecamatan Bangkala Barat Kabupaten Jeneponto tahun 2021.
Jenispenelitian ini adalah metode desktiftif yang dilakukan di Lingkungan Maccini Baji Kelurahan BulujayaKecamatan Bangkala Barat Kabupaten Jeneponto.
Hasil penelitian ini menunjukan bahwa dari 30 respondenyangmmemiliki pengetahuanmbaik sebelum dilakukan penyuluhan sebanyakm5 orangm(17%), danijyangmemiliki pengetahuan cukup sebanyak 2 orang (7%), dan memiliki pengetahuan kurang sebanyak 23 orang(76%).
Sedangkan responden yang memiliki pengetahuan baik setelah dilakukan penyuluhan sebanyak 20orang (66%), dan responden yang memiliki pengetahuan cukup sebanyak 5 orang (17%), dan responden yangmemiliki pengetahuan kurang sebanyak 5 orang (17 %).
Dari analisis bahwa terdapat lebih banyak respondenyang memiliki pengetahuan baik setelah dilakukan penyuluhan dibandingkan sebelum dilakukan penyuluhantentang penyakit menular seksual.
Related Results
makalah penyakit menular-vania-XMIA3
makalah penyakit menular-vania-XMIA3
BAB IPENDAHULUANA. Latar Belakang Setiap manusia pernah mengalami sakit.Penyakit yang diderita oleh setiap makhluk berbeda satu dan yang lainnya.Sakit merupakan suatu keadaan diman...
Pengaruh Penyuluhan Kesehatan Reproduksi Terhadap Pengetahuan Remaja Tentang Seksual Pranikah
Pengaruh Penyuluhan Kesehatan Reproduksi Terhadap Pengetahuan Remaja Tentang Seksual Pranikah
Data World Health Organization (WHO) menunjukkan 44% wanita dan lebih dari 70% pria usia remaja mengaku pernah melakukan hubungan seksual. Permasalahan pada remaja di Indonesia mak...
Urgensi Perlindungan Anak dari Kejahatan Seksual dalam Perspektif Hukum Adat di Kabupaten Buleleng
Urgensi Perlindungan Anak dari Kejahatan Seksual dalam Perspektif Hukum Adat di Kabupaten Buleleng
Berbagai motif kejahatan seksual berkembang dalam dua dekade ini. Berkembangnya teknologi informasi serta arus globalisasi menambah kembali deretan modus operandi baru dalam kejaha...
Adolescent Knowledge About Sex education at SMA Negeri 1 Nggaha Ori Angu, East Sumba Regency
Adolescent Knowledge About Sex education at SMA Negeri 1 Nggaha Ori Angu, East Sumba Regency
Latar belakang: Masa remaja adalah masa transisi dari masa anak-anak menuju masa dewasa, di mana terjadi perubahan fisik, psikologis, dan sosial yang sangat signifikan. Salah sat...
KENAKALAN REMAJA SEKSUAL DI KOTA BANJARBARU
KENAKALAN REMAJA SEKSUAL DI KOTA BANJARBARU
Tidak kita sadari bahwa setiap anak yang ada disekitar kita memiliki sikap dan sifatnya masing-masing yang berbeda-beda. Jurnal atau artikel ini menulis tentang perilaku kenakalan ...
Peningkatan Kesadaran Anemia Pada Remaja di SMP Negeri 3 Mande Desa Jamali, Cianjur
Peningkatan Kesadaran Anemia Pada Remaja di SMP Negeri 3 Mande Desa Jamali, Cianjur
Salah satu capaian pada program smart village adalah meningkatkan kesadaran dan partisipasi masyarakat dalam pengembangan desa serta meningkatkan kualitas hidup masyarakat desa. Ol...
Pendampingan Kader Posyandu Dalam Meningkatkan Pengetahuan Kesehatan Reproduksi Remaja
Pendampingan Kader Posyandu Dalam Meningkatkan Pengetahuan Kesehatan Reproduksi Remaja
Permasalahan kesehatan remaja di Indonesia semakin kompleks yang harus ditangani secara komprehensif dan terintegrasi dengan melibatkan unsur dari lintas program dan lintas sektor ...
Faktor Yang Berhubungan Dengan Perilaku Seksual Remaja Di SMAN 2 Kabupaten Bone
Faktor Yang Berhubungan Dengan Perilaku Seksual Remaja Di SMAN 2 Kabupaten Bone
Masa remaja adalah masa transisi antara masa kecil dan masa kanak-kanak. Kehidupan dewasa dicirikan oleh pertumbuhan biologis dan psikologis. Ciri-ciri biologisnya adalah pertumbuh...

