Javascript must be enabled to continue!
Profil Kemampuan Literasi Sains Siswa SMA Kelas X di Kota Pekanbaru Tahun Ajaran 2017/2018
View through CrossRef
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui profil kemampuan literasi sains siswa SMA kelas X di Pekanbaru. Penelitian ini menggunakan desain penelitian deskriptif. Sampel penelitian ini adalah 422 siswa dan 17 guru biologi di SMA di Pekanbaru yang dipilih dengan teknik purposive sampling. Data penelitian ini adalah data kuantitatif yang menunjukkan kemampuan literasi sains siswa yang dianalisis secara deskriptif dari hasil tes PISA. Data kualitatif adalah faktor eksternal dan internal yang mempengaruhi kemampuan literasi sains dianalisis dari hasil persentase kuesioner siswa dan guru. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kemampuan literasi sains siswa SMA kelas X di Kota Pekanbaru kriteria sangat rendah dengan persentase kemampuan menjawab masalah benar sebesar 49,48%. Kemampuan literasi ilmiah tertinggi dengan persentase jawaban yang benar sebesar 53,87% dalam menjelaskan aspek fenomena ilmiah dan terendah dalam menggunakan bukti ilmiah dengan aspek yang benar dengan persentase jawaban yang benar adalah 46,35%. Faktor internal tidak berkontribusi dalam kemampuan literasi sains siswa, tetapi beberapa indikator faktor eksternal berkontribusi dalam kemampuan literasi sains siswa. Kesimpulan dari penelitian ini menunjukkan kemampuan literasi sains siswa SMA X di Pekanbaru berada dalam kategori sangat rendah. Kemampuan literasi sains tidak dipengaruhi oleh faktor-faktor internal seperti motivasi dan minat belajar, tetapi dipengaruhi oleh faktor-faktor eksternal seperti gaya belajar, latar belakang dan peran orang tua dan ketersediaan fasilitas dan infrastruktur serta proses belajar dari guru.
The aim of this study was to know the profil of science literacy ability of high school students of class X in Pekanbaru. This study used descriptive study design. The sample of this study was 422 students and 17 biology teachers at Senior High School in Pekanbaru that selected by purposive sampling technique. The data of this study was quantitative data that showed science literacy ability of students who analyzed descriptively from PISA test results. Qualitative data were external and internal factors that affect the science literacy ability were analyzed from the results of the percentage of student and teacher questionnaires. The result of this study showed that science literacy ability of high school student of class X in Pekanbaru city was very low criterion with percentage of ability answer correct problem 49,48%. The highest scientific literacy ability with the correct answer percentage was 53.87% in explain the scientific phenomenon aspect and the lowest on using scientific evidence with the correct aspect with the correct answer percentage was 46.35%. Internal factors did not contribute in science literacy ability of students, but some indicators of external factors contributed in science literacy ability students. The conclusion of this study showed science literacy ability of high school X students in Pekanbaru was in very low category. The science literacy ability was not influenced by internal factors like motivation and interest in learning, but influenced by external factors such as learning styles, backgrounds and roles of parents and the availability of facilities and infrastructure as well as learning process from teacher.
Universitas Sumatera Utara
Title: Profil Kemampuan Literasi Sains Siswa SMA Kelas X di Kota Pekanbaru Tahun Ajaran 2017/2018
Description:
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui profil kemampuan literasi sains siswa SMA kelas X di Pekanbaru.
Penelitian ini menggunakan desain penelitian deskriptif.
Sampel penelitian ini adalah 422 siswa dan 17 guru biologi di SMA di Pekanbaru yang dipilih dengan teknik purposive sampling.
Data penelitian ini adalah data kuantitatif yang menunjukkan kemampuan literasi sains siswa yang dianalisis secara deskriptif dari hasil tes PISA.
Data kualitatif adalah faktor eksternal dan internal yang mempengaruhi kemampuan literasi sains dianalisis dari hasil persentase kuesioner siswa dan guru.
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kemampuan literasi sains siswa SMA kelas X di Kota Pekanbaru kriteria sangat rendah dengan persentase kemampuan menjawab masalah benar sebesar 49,48%.
Kemampuan literasi ilmiah tertinggi dengan persentase jawaban yang benar sebesar 53,87% dalam menjelaskan aspek fenomena ilmiah dan terendah dalam menggunakan bukti ilmiah dengan aspek yang benar dengan persentase jawaban yang benar adalah 46,35%.
Faktor internal tidak berkontribusi dalam kemampuan literasi sains siswa, tetapi beberapa indikator faktor eksternal berkontribusi dalam kemampuan literasi sains siswa.
Kesimpulan dari penelitian ini menunjukkan kemampuan literasi sains siswa SMA X di Pekanbaru berada dalam kategori sangat rendah.
Kemampuan literasi sains tidak dipengaruhi oleh faktor-faktor internal seperti motivasi dan minat belajar, tetapi dipengaruhi oleh faktor-faktor eksternal seperti gaya belajar, latar belakang dan peran orang tua dan ketersediaan fasilitas dan infrastruktur serta proses belajar dari guru.
The aim of this study was to know the profil of science literacy ability of high school students of class X in Pekanbaru.
This study used descriptive study design.
The sample of this study was 422 students and 17 biology teachers at Senior High School in Pekanbaru that selected by purposive sampling technique.
The data of this study was quantitative data that showed science literacy ability of students who analyzed descriptively from PISA test results.
Qualitative data were external and internal factors that affect the science literacy ability were analyzed from the results of the percentage of student and teacher questionnaires.
The result of this study showed that science literacy ability of high school student of class X in Pekanbaru city was very low criterion with percentage of ability answer correct problem 49,48%.
The highest scientific literacy ability with the correct answer percentage was 53.
87% in explain the scientific phenomenon aspect and the lowest on using scientific evidence with the correct aspect with the correct answer percentage was 46.
35%.
Internal factors did not contribute in science literacy ability of students, but some indicators of external factors contributed in science literacy ability students.
The conclusion of this study showed science literacy ability of high school X students in Pekanbaru was in very low category.
The science literacy ability was not influenced by internal factors like motivation and interest in learning, but influenced by external factors such as learning styles, backgrounds and roles of parents and the availability of facilities and infrastructure as well as learning process from teacher.
Related Results
Analisis Kemampuan Literasi Numerasi Pada Siswa Kelas IV Di SD Negeri Tlogosari 01 Semarang
Analisis Kemampuan Literasi Numerasi Pada Siswa Kelas IV Di SD Negeri Tlogosari 01 Semarang
The culture of literacy in Indonesia is so low, the factor that affects the low literacy in Indonesia is the lack of interest in reading in Indonesian society. Literacy itself can ...
Analisis Ketergantungan Kota Bangkinang sebagai Kota Kecil terhadap Kota Pekanbaru Sebagai Kota Induk di Kawasan Metropolitan Pekansikawan (Pekanbaru, Siak, Kampar, dan Pelalawan)
Analisis Ketergantungan Kota Bangkinang sebagai Kota Kecil terhadap Kota Pekanbaru Sebagai Kota Induk di Kawasan Metropolitan Pekansikawan (Pekanbaru, Siak, Kampar, dan Pelalawan)
<p><em><span lang="IN">Kawasan Pekansikawan sebagai kawasan metropolitan terdiri dari </span><span lang="EN-US">Kota </span><span lang="IN"&g...
EKSPLORASI KETERAMPILAN LITERASI SAINS DAN MOTIVASI SAINS SISWA SMP
EKSPLORASI KETERAMPILAN LITERASI SAINS DAN MOTIVASI SAINS SISWA SMP
Eksplorasi Keterampilan Literasi Sains dan Motivasi Sains Siswa SMP. Salah satu fokus kebijakan merdeka belajar yang digagas oleh Kemendikbud ialah peningkatan keterampilan literas...
KAJIAN FAKTOR INTRINSIK DAN KEMAMPUAN LITERASI SAINS SISWA SMP DI KOTA BANDAR LAMPUNG
KAJIAN FAKTOR INTRINSIK DAN KEMAMPUAN LITERASI SAINS SISWA SMP DI KOTA BANDAR LAMPUNG
Kajian Faktor Intrinsik dan Kemampuan Literasi Sains Siswa SMP di Kota Bandar Lampung. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan faktor penguatan intrinsik dan keberhasilan pe...
Analisis Kemampuan Literasi Sains pada Materi Virus Kelas X di SMA Negeri 1 Rasau Jaya
Analisis Kemampuan Literasi Sains pada Materi Virus Kelas X di SMA Negeri 1 Rasau Jaya
Programme for International Student Assessment (PISA) mencatat bahwa literasi sains peserta didik di Indonesia masih belum mencapai tingkat yang memadai. Padahal, literasi sains me...
HUBUNGAN PERAN ORANG TUA DAN PENGETAHUAN SISWA DENGAN PERILAKU BULLYING PADA SISWA KELAS XI MENDEL SMA KRISTEN RANTEPAO TAHUN 2024
HUBUNGAN PERAN ORANG TUA DAN PENGETAHUAN SISWA DENGAN PERILAKU BULLYING PADA SISWA KELAS XI MENDEL SMA KRISTEN RANTEPAO TAHUN 2024
Salah satu perilaku bullying yang masih sering terjadi pada siswa kelas XI Mendel SMA Kristen Rantepao Tahun 2024 yaitu bentuk perilaku bullying verbal seperti mengejek temannya de...
SURVEI TINGKAT GIZI SISWA KELAS X SMA NEGERI 1 ANDONG TAHUN 2022
SURVEI TINGKAT GIZI SISWA KELAS X SMA NEGERI 1 ANDONG TAHUN 2022
Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis tingkat gizi siswa kelas X SMA Negeri 1 Andong tahun 2022. Metode penelitian adalah prosedur ataupun cara yang dilakukan untuk menca...
PELAKSANAAN PEMUNGUTAN PAJAK AIR TANAH KECAMATAN TAMPAN KOTA PEKANBARU
PELAKSANAAN PEMUNGUTAN PAJAK AIR TANAH KECAMATAN TAMPAN KOTA PEKANBARU
<p><em>The purpose of this research is to know the implementation of ground water taxation in the Kecamatan Tampan Kota Pekanbaru. This research uses interview method a...

