Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

SISTEM INFORMASI PENYEWAAN LAPANGAN PADA GELANGGANG OLAH RAGA (STUDI KASUS GELANGGANG OLAH RAGA DI DKI JAKARTA)

View through CrossRef
Olahraga merupakan kegiatan fisik yang dilakukan secara teratur untuk menjaga kesehatan dan stamina tubuh. Oleh karena itu pemerintah menyediakan fasilitas bagi masyarakat berupa Gelanggang Olah Raga (GOR). Pengelolaan GOR dikelola oleh pemerintah di masing-masing wilayah, sehingga penanganan terhadap GOR di setiap wilayah berbeda.  Penelitian ini merancang sistem pelayanan sewa lapangan bulutangkis dimana sistem sebelumnya masih dilakukan secara manual. Masyarakat yang hendak menyewa harus datang ke tempat lapangan bulutangkis terlebih dahulu untuk melakukan pencarian jadwal dan sewa lapangan bulu tangkis. Agar dapat lebih mudah diakses, sistem dikembangkan menggunakan aplikasi berbasis web dengan model Agile Extreme Programming. Yaitu metode pengembangan perangkat lunak yang diawali dengan tahap Planning, Design, Coding, dan Testing. Sistem Informasi ini dapat memberikan informasi terkait lapangan bulutangkis, fitur pencarian lapangan bulutangkis dan pemesanan lapangan bulutangkis. Hasil pengujian alpha menunjukkan bahwa sistem yang dibangun sudah berjalan dengan baik. Kemudian hasil pengujian beta dari hasil kuesioner menggunakan metode analisis skala likert dan berpatokan model Kaplan dan Norton menunjukkan bahwa dari 20 orang pengguna dan pengelola diperoleh hasil rata-rata kepuasan 3,36 yang berada pada tingkatan ‘cukup memuaskan’. Berdasarkan hasil pengujian alpha dan beta tersebut, dapat disimpulkan bahwa sistem informasi penyewaan berbasis web ini telah sesuai dan memenuhi kebutuhan pengguna dan pengelola lapangan bulutangkis.
Title: SISTEM INFORMASI PENYEWAAN LAPANGAN PADA GELANGGANG OLAH RAGA (STUDI KASUS GELANGGANG OLAH RAGA DI DKI JAKARTA)
Description:
Olahraga merupakan kegiatan fisik yang dilakukan secara teratur untuk menjaga kesehatan dan stamina tubuh.
Oleh karena itu pemerintah menyediakan fasilitas bagi masyarakat berupa Gelanggang Olah Raga (GOR).
Pengelolaan GOR dikelola oleh pemerintah di masing-masing wilayah, sehingga penanganan terhadap GOR di setiap wilayah berbeda.
 Penelitian ini merancang sistem pelayanan sewa lapangan bulutangkis dimana sistem sebelumnya masih dilakukan secara manual.
Masyarakat yang hendak menyewa harus datang ke tempat lapangan bulutangkis terlebih dahulu untuk melakukan pencarian jadwal dan sewa lapangan bulu tangkis.
Agar dapat lebih mudah diakses, sistem dikembangkan menggunakan aplikasi berbasis web dengan model Agile Extreme Programming.
Yaitu metode pengembangan perangkat lunak yang diawali dengan tahap Planning, Design, Coding, dan Testing.
Sistem Informasi ini dapat memberikan informasi terkait lapangan bulutangkis, fitur pencarian lapangan bulutangkis dan pemesanan lapangan bulutangkis.
Hasil pengujian alpha menunjukkan bahwa sistem yang dibangun sudah berjalan dengan baik.
Kemudian hasil pengujian beta dari hasil kuesioner menggunakan metode analisis skala likert dan berpatokan model Kaplan dan Norton menunjukkan bahwa dari 20 orang pengguna dan pengelola diperoleh hasil rata-rata kepuasan 3,36 yang berada pada tingkatan ‘cukup memuaskan’.
Berdasarkan hasil pengujian alpha dan beta tersebut, dapat disimpulkan bahwa sistem informasi penyewaan berbasis web ini telah sesuai dan memenuhi kebutuhan pengguna dan pengelola lapangan bulutangkis.

Related Results

SISTEM PENYEWAAN LAPANGAN BADMINTON BERBASIS WEB PADA GOR LS BADMINTON BOGOR
SISTEM PENYEWAAN LAPANGAN BADMINTON BERBASIS WEB PADA GOR LS BADMINTON BOGOR
Penelitian ini bertujuan untuk merancang sistem penyewaan lapangan badminton pada Gor LS berbasis web. Gor LS merupakan Gedung olah raga yang menyewakan lapangan khusus untuk badmi...
Pengembangan Aplikasi Penyewaan Lapangan “Connsfield” Berbasis Website
Pengembangan Aplikasi Penyewaan Lapangan “Connsfield” Berbasis Website
Aplikasi penyewaan lapangan “Connsfield (Connect to Sports Field)” digunakan untuk memudahkan penyewa dalam melakukan proses penyewaan lapangan tanpa harus datang langsung ke tempa...
EVALUASI MENGENAI KUANTITAS DAN KUALITAS RUANG TERBUKA HIJAU DI WILAYAH DKI JAKARTA
EVALUASI MENGENAI KUANTITAS DAN KUALITAS RUANG TERBUKA HIJAU DI WILAYAH DKI JAKARTA
Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi ruang terbuka hijau (RTH)di wilayah DKI Jakarta, evaluasi yang dilakukan adalah dari segikuantitas dan kualitas. Kuantitas yaitu jumlah ...
Rancang Bangun Sistem Informasi Penyewaan menggunakan Metode Waterfall
Rancang Bangun Sistem Informasi Penyewaan menggunakan Metode Waterfall
Sewa adalah perjanjian atau perjanjian yang dibuat oleh kedua belah pihak yang bersangkutan selama periode waktu yang telah ditentukan dan dengan harga yang disepakati. Saat ini su...
Sistem Informasi Akuntansi Kontemporer
Sistem Informasi Akuntansi Kontemporer
Buku “Sistem Informasi Akuntansi Kontemporer” hadir sebagai panduan komprehensif yang menghubungkan teori dan praktik dalam dunia akuntansi modern yang dipengaruhi oleh perkembanga...
PERANAN KOMISI INFORMASI DALAM MENSOSIALISASIKAN PERATURAN KOMISI INFORMASI UNTUK KETERBUKAAN INFORMASI PUBLIK DI PROVINSI BALI
PERANAN KOMISI INFORMASI DALAM MENSOSIALISASIKAN PERATURAN KOMISI INFORMASI UNTUK KETERBUKAAN INFORMASI PUBLIK DI PROVINSI BALI
Keterbukaan informasi ini harus dikawal secara serentak oleh publik dan badan publik, keterbukaan informasi mampu mensejahterakan masyarakat, menjadi alat menuju pada percepatan pe...
IDENTIFIKASI ANAK BERKEBUTUHAN KHUSUS TINGKAT SLTP WILAYAH DKI JAKARTA
IDENTIFIKASI ANAK BERKEBUTUHAN KHUSUS TINGKAT SLTP WILAYAH DKI JAKARTA
Penelitian ini secara umum dimaksudkan untuk mendapatkan data empiris berkaitan dengan jumlah Anak Berkebutuhan Khusus (ABK) tingkat SLTP di wilayah DKI Jakarta.pada tahun 2019. Pe...
Tingginya angka insidensi kasus TB setiap tahun dan angka kematian akibat TB masih menjadi beban di Indonesia. Beban tersebut kini telah bertambah dengan adanya TB Resisten Obat (T...

Back to Top