Javascript must be enabled to continue!
Strategi Optimalisasi Aset IDLE Dengan Menggunakan Algoritma K-MEAN Clustering
View through CrossRef
Aset yang dimiliki oleh pemerintah daerah dibagi menjadi dua, yaitu aset bergerak dan aset tidak bergerak. Aset tanah termasuk ke dalam kelompok aset tidak bergerak. Pemerintah Daerah Kabupaten Kebumen memiliki aset tanah yang masih belum dimanfaatkan dan belum ada keputusan tentang penggunaan aset tersebut. Aset tanah yang belum dimanfaatkan atau tersebar di wilayah yang berbeda dan dengan karakteristik geografi yang berbeda. K-means clustering model digunakan untuk mengelompokan aset tanah dengan variabel-variabel tertentu sebagai kriteria pengelompokan, lalu hasil pengelompokan akan menjadi masukan untuk strategi kebijakan pemanfaatan aset tanah. Berdasarkan metode tersebut diperoleh tiga cluster aset, yaitu aset dengan luas tanah rendah dengan value sedang dan tinggi, luas tanah rendah dan sedang dengan value sedang dan tinggi, dan luas tanah tinggi dengan value rendah. Masing-masing cluster memiliki rekomendasi yang berbeda, untuk cluster 1 rekomendasi yang diberikan lebih fokus untuk pembukaan/persewaan usaha, untuk cluster 2 rekomendasi yang diberikan berfokus pada persewaan dengan sistem bagi hasil, sedangkan cluster 3 dirokemendasikan untuk peningkatan value dengan cara merubah status aset menjadi aset yang lebih tangible.
Politeknik Pratama Purwokerto
Title: Strategi Optimalisasi Aset IDLE Dengan Menggunakan Algoritma K-MEAN Clustering
Description:
Aset yang dimiliki oleh pemerintah daerah dibagi menjadi dua, yaitu aset bergerak dan aset tidak bergerak.
Aset tanah termasuk ke dalam kelompok aset tidak bergerak.
Pemerintah Daerah Kabupaten Kebumen memiliki aset tanah yang masih belum dimanfaatkan dan belum ada keputusan tentang penggunaan aset tersebut.
Aset tanah yang belum dimanfaatkan atau tersebar di wilayah yang berbeda dan dengan karakteristik geografi yang berbeda.
K-means clustering model digunakan untuk mengelompokan aset tanah dengan variabel-variabel tertentu sebagai kriteria pengelompokan, lalu hasil pengelompokan akan menjadi masukan untuk strategi kebijakan pemanfaatan aset tanah.
Berdasarkan metode tersebut diperoleh tiga cluster aset, yaitu aset dengan luas tanah rendah dengan value sedang dan tinggi, luas tanah rendah dan sedang dengan value sedang dan tinggi, dan luas tanah tinggi dengan value rendah.
Masing-masing cluster memiliki rekomendasi yang berbeda, untuk cluster 1 rekomendasi yang diberikan lebih fokus untuk pembukaan/persewaan usaha, untuk cluster 2 rekomendasi yang diberikan berfokus pada persewaan dengan sistem bagi hasil, sedangkan cluster 3 dirokemendasikan untuk peningkatan value dengan cara merubah status aset menjadi aset yang lebih tangible.
Related Results
STRATEGI PENINGKATAN PENDAPATAN DAERAH MELALUI PEMBERDAYAAN ASET DAERAH DI PROVINSI JAWA TENGAH
STRATEGI PENINGKATAN PENDAPATAN DAERAH MELALUI PEMBERDAYAAN ASET DAERAH DI PROVINSI JAWA TENGAH
Proporsi penerimaan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Provinsi Jawa Tengah masih didominasi pajak daerah, yakni sebesar 83,36%. Sedangkan penerimaan bukan pajak sebesar 16,64% yang bera...
Analisis Pengelolaan Aset Idle di Pemerintah Daerah
Analisis Pengelolaan Aset Idle di Pemerintah Daerah
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bentuk aset idle milik pemerintah daerah lombok tengah serta tindak lanjut terkait hal tersebut. Jenis penelitian yang digunakan adalah pe...
Strategi Optimalisasi Pengelolaan Barang Milik Negara (BMN) berupa Properti Umum pada Lembaga Manajemen Aset Negara (LMAN)
Strategi Optimalisasi Pengelolaan Barang Milik Negara (BMN) berupa Properti Umum pada Lembaga Manajemen Aset Negara (LMAN)
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang menyebabkan belum teroptimalisasinya pengelolaan Barang Milik Negara (BMN) berupa properti umum pada Lembaga Manajeme...
Perhitungan Penyusutan Aset Tetap CV. XYZ
Perhitungan Penyusutan Aset Tetap CV. XYZ
Abstract : CV. XYZ is one of the growing businesses in the food and beverage sector. CV. XYZ has checked the amount of fixed assets but has not calculated the depreciation of fixed...
PKM PENERAPAN SISTEM INFORMASI INVENTARISASI ASET PADA SMK MIGAS INOVASI RIAU
PKM PENERAPAN SISTEM INFORMASI INVENTARISASI ASET PADA SMK MIGAS INOVASI RIAU
Manajemen aset dan inventarisasi aset adalah sebuah proses teknis dan penting dalam sebuah perusahaan atau institusi. Sistem ini yang berperan sebagai penyumbang sasaran organisasi...
ARTIKEL ALGORITMA PEMROGRAMAN SERI MINTA UBA HASIBUAN
ARTIKEL ALGORITMA PEMROGRAMAN SERI MINTA UBA HASIBUAN
Algoritma merupakan akar dari sebuah sistem yang terbentuk dalam dunia pemrograman.Melalui serangkaian cara yang masuk akal dan teratur, sebuah algoritma dapat menyelesaikan suatu ...
ANALISIS MODEL L-DIVERSITY DENGAN ALGORITMA SYSTEMATIC CLUSTERING DAN DATAFLY
ANALISIS MODEL L-DIVERSITY DENGAN ALGORITMA SYSTEMATIC CLUSTERING DAN DATAFLY
Penelitian ini dilatar belakangi oleh teknik anonimitas data yang terdapat pada Privacy Preserving Data Publishing. Sehingga data yang ingin dipublikasikan bersifat anonim, tanpa m...
Manajemen Aset Kendaraan Dinas Operasional pada Badan Keuangan Kota Gorontalo
Manajemen Aset Kendaraan Dinas Operasional pada Badan Keuangan Kota Gorontalo
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis Manajemen Aset Kendaraan Dinas Operasional pada Badan Keuangan Kota Gorontalo. Metode penelitian ini menggunakan deskript...

