Javascript must be enabled to continue!
Pengaruh Self Acceptance terhadap Body Image Remaja Perempuan yang Menjalani Diet
View through CrossRef
Abstract. The phenomenon of adolescent girls undergoing diets to improve physical appearance reflects the presence of social pressure regarding body image. Dieting is not always driven by body dissatisfaction, but may also be influenced by psychological factors such as self-acceptance. This study aims to examine the effect of self-acceptance on body imageamong adolescent girls who are currently on a diet in Bandung City. The research employed a quantitative method with a survey approach. The sample consisted of 385 adolescent girls aged 15-18 years who were undergoing dietary practices. Data were collected using a questionnaire instrument based on self-acceptance aspects developed by Ellis and expanded by Chamberlain & Haaga, and body image aspects from Cash and Pruzinsky, both of which were adapted into the Indonesian context. Data analysis was conducted using a simple linear regression test with SPSS version 29. The results showed a significance value of 0.001 < 0.05 and a coefficient of determination of 0.125, indicating that self-acceptancehas a significant influence on body image. The higher the level of self-acceptance, the more positive the body image of adolescent girls undergoing a diet.
Abstrak. Fenomena remaja perempuan yang menjalani diet untuk meningkatkan penampilan fisik menunjukkan adanya tekanan sosial terhadap citra tubuh. Diet tidak selalu disebabkan oleh ketidakpuasan terhadap tubuh, namun juga oleh faktor psikologis seperti self acceptance. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh self acceptance terhadap body image pada remaja perempuan yang sedang menjalani diet di Kota Bandung. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan survei. Objek penelitian adalah 385 remaja perempuan usia 15-18 tahun yang sedang menjalani diet. Data dikumpulkan menggunakan instrumen kuesioner berdasarkan aspek self acceptance dari Ellis yang dikembangkan oleh Chamberlain & Haaga, serta aspek body image dari Cash dan Pruzinsky, yang telah diadaptasi dalam versi Bahasa Indonesia. Analisis data dilakukan dengan uji regresi linear sederhana menggunakan software SPSS versi 29. Hasil menunjukkan nilai signifikansi 0.001 < 0.05 dan koefisien determinasi sebesar 0.125, yang berarti terdapat pengaruh signifikan self acceptance terhadap body image. Semakin tinggi self acceptance, semakin positif pula body image remaja perempuan yang menjalani diet.
Universitas Islam Bandung (Unisba)
Title: Pengaruh Self Acceptance terhadap Body Image Remaja Perempuan yang Menjalani Diet
Description:
Abstract.
The phenomenon of adolescent girls undergoing diets to improve physical appearance reflects the presence of social pressure regarding body image.
Dieting is not always driven by body dissatisfaction, but may also be influenced by psychological factors such as self-acceptance.
This study aims to examine the effect of self-acceptance on body imageamong adolescent girls who are currently on a diet in Bandung City.
The research employed a quantitative method with a survey approach.
The sample consisted of 385 adolescent girls aged 15-18 years who were undergoing dietary practices.
Data were collected using a questionnaire instrument based on self-acceptance aspects developed by Ellis and expanded by Chamberlain & Haaga, and body image aspects from Cash and Pruzinsky, both of which were adapted into the Indonesian context.
Data analysis was conducted using a simple linear regression test with SPSS version 29.
The results showed a significance value of 0.
001 < 0.
05 and a coefficient of determination of 0.
125, indicating that self-acceptancehas a significant influence on body image.
The higher the level of self-acceptance, the more positive the body image of adolescent girls undergoing a diet.
Abstrak.
Fenomena remaja perempuan yang menjalani diet untuk meningkatkan penampilan fisik menunjukkan adanya tekanan sosial terhadap citra tubuh.
Diet tidak selalu disebabkan oleh ketidakpuasan terhadap tubuh, namun juga oleh faktor psikologis seperti self acceptance.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh self acceptance terhadap body image pada remaja perempuan yang sedang menjalani diet di Kota Bandung.
Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan survei.
Objek penelitian adalah 385 remaja perempuan usia 15-18 tahun yang sedang menjalani diet.
Data dikumpulkan menggunakan instrumen kuesioner berdasarkan aspek self acceptance dari Ellis yang dikembangkan oleh Chamberlain & Haaga, serta aspek body image dari Cash dan Pruzinsky, yang telah diadaptasi dalam versi Bahasa Indonesia.
Analisis data dilakukan dengan uji regresi linear sederhana menggunakan software SPSS versi 29.
Hasil menunjukkan nilai signifikansi 0.
001 < 0.
05 dan koefisien determinasi sebesar 0.
125, yang berarti terdapat pengaruh signifikan self acceptance terhadap body image.
Semakin tinggi self acceptance, semakin positif pula body image remaja perempuan yang menjalani diet.
Related Results
PERAN TATA KELOLA PERUSAHAAN DALAM MEMODERASI PENGARUH IMPLEMANTASI GREEN ACCOUNTING, CORPORATE SOCIAL RESPONSIBILITY DAN FIRM SIZE TERHADAP KINERJA KEUANGAN
PERAN TATA KELOLA PERUSAHAAN DALAM MEMODERASI PENGARUH IMPLEMANTASI GREEN ACCOUNTING, CORPORATE SOCIAL RESPONSIBILITY DAN FIRM SIZE TERHADAP KINERJA KEUANGAN
This study examines the role of corporate governance in moderating the influence of green accounting disclosure, corporate social responsibility (CSR), and firm size on the financi...
Tijelo u opusu Janka Polića Kamova
Tijelo u opusu Janka Polića Kamova
The doctoral disertation is dedicated to the concept of the body in the works of Janko Polić Kamov. The body is approached as a signifier system on the basis of which numerous and ...
HUBUNGAN STATUS PACARAN DENGAN SIKAP SEKS BEBAS PADA REMAJA PEREMPUAN
HUBUNGAN STATUS PACARAN DENGAN SIKAP SEKS BEBAS PADA REMAJA PEREMPUAN
Penelitian ini adalah penelitian survey analitik dengan pendekatan cross sectional. Responden dalam penelitian ini adalah remaja perempuan yang berkujung diwilayah penelitian (Alun...
Pengaruh Self-control terhadap Perilaku Merokok Remaja
Pengaruh Self-control terhadap Perilaku Merokok Remaja
Abstract. The increasing number of adolescent smokers each year has made Indonesia one of the countries with a high adolescent smoking population (Syakriah, 2022). This study aims ...
MITOS TOKOH PEREMPUAN LAKON ABDULMULUK JAUHARI TEATER DULMULUK TUNAS HARAPAN
MITOS TOKOH PEREMPUAN LAKON ABDULMULUK JAUHARI TEATER DULMULUK TUNAS HARAPAN
<p>Penelitian berjudul “Mitos Tokoh Perempuan Lakon Abdulmuluk Jauhari Teater Dulmuluk Tunas Harapan” ini menganalisis tentang tokoh perempuan yang dimainkan oleh aktor laki-...
Pendampingan Kader Posyandu Dalam Meningkatkan Pengetahuan Kesehatan Reproduksi Remaja
Pendampingan Kader Posyandu Dalam Meningkatkan Pengetahuan Kesehatan Reproduksi Remaja
Permasalahan kesehatan remaja di Indonesia semakin kompleks yang harus ditangani secara komprehensif dan terintegrasi dengan melibatkan unsur dari lintas program dan lintas sektor ...
Orang Tua Sebagai Supporting System: Penanganan Anak Remaja Yang Mengalami Depresi
Orang Tua Sebagai Supporting System: Penanganan Anak Remaja Yang Mengalami Depresi
Remaja merupakan masa pencarian jati diri pada sebuah proses kehidupan. Tidak sedikit remaja yang melakukan tindakan-tindakan eksplorasi di fase ini. Tindakan-tindakan tersebut dap...
FAKTOR LINGKUNGAN YANG MEMENGARUHI PERNIKAHAN REMAJA PEREMPUAN
FAKTOR LINGKUNGAN YANG MEMENGARUHI PERNIKAHAN REMAJA PEREMPUAN
WHO berkerjasama dengan UNICEF untuk meningkatkan kesehatan ibu dan bayi baru lahir di 25 negara yang menyumbangkan angka kematian ibu tertinggi, salah satunya adalah Indonesia, Re...

