Javascript must be enabled to continue!
Optimasi Persediaan Dengan Pendekatan Deterministik Dinamis Pada Industri Manufaktur
View through CrossRef
Penelitian ini mengkaji bagaimana melakukan pengendalian persediaan yang optimal agar gudang di perusahaan tidak mengalami overstock. Permasalahan Overstock adalah keadaan dimana persediaan lebih besar dari permintaan yang menyebabkan tingginya biaya penyimpanan dan biaya persediaan di gudang serta resiko kerusakan dan kehilangan barang yang menyebabkan kerugian bagi perusahaan. Oleh karena itu perlu dilakukan optimalisasi persediaan, untuk mengurangi jumlah overstock. Salah satu caranya adalah dengan menggunakan pengendalian persediaan dengan pendekatan deterministik dinamis dengan membandingkan beberapa metode dinamis terbaik. Penelitian ini menggunakan pendekatan analitik dari 4 metode dinamis yaitu metode Least Total Cost (LTC), Least Unit Cost (LUC), Wagner Within dan Silver Meal. Melalui pendekatan-pendekatan tersebut, diharapkan perusahaan dapat mengontrol persediaan yang ada di gudang, sehingga persediaan suatu bahan baku tidak overstock maupun out of stock. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menentukan pendekatan optimal yang dapat digunakan dalam pengendalian persediaan dalam mencegah overstock. Dari hasil perhitungan diketahui bahwa metode pengendalian terbaik pada kasus perusahaan ini adalah metode silver meal dengan total biaya persediaan sebesar Rp. 46.838.462. Pendekatan ini memberikan total biaya paling sedikit. Maka pendekatan terbaik yang dapat digunakan perusahaan untuk menekan biaya persediaan khususnya untuk biaya penyimpanan gudang adalah pendekatan dinamis dengan silver meal
Yayasan Inovasi Kemajuan Intelektual
Title: Optimasi Persediaan Dengan Pendekatan Deterministik Dinamis Pada Industri Manufaktur
Description:
Penelitian ini mengkaji bagaimana melakukan pengendalian persediaan yang optimal agar gudang di perusahaan tidak mengalami overstock.
Permasalahan Overstock adalah keadaan dimana persediaan lebih besar dari permintaan yang menyebabkan tingginya biaya penyimpanan dan biaya persediaan di gudang serta resiko kerusakan dan kehilangan barang yang menyebabkan kerugian bagi perusahaan.
Oleh karena itu perlu dilakukan optimalisasi persediaan, untuk mengurangi jumlah overstock.
Salah satu caranya adalah dengan menggunakan pengendalian persediaan dengan pendekatan deterministik dinamis dengan membandingkan beberapa metode dinamis terbaik.
Penelitian ini menggunakan pendekatan analitik dari 4 metode dinamis yaitu metode Least Total Cost (LTC), Least Unit Cost (LUC), Wagner Within dan Silver Meal.
Melalui pendekatan-pendekatan tersebut, diharapkan perusahaan dapat mengontrol persediaan yang ada di gudang, sehingga persediaan suatu bahan baku tidak overstock maupun out of stock.
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menentukan pendekatan optimal yang dapat digunakan dalam pengendalian persediaan dalam mencegah overstock.
Dari hasil perhitungan diketahui bahwa metode pengendalian terbaik pada kasus perusahaan ini adalah metode silver meal dengan total biaya persediaan sebesar Rp.
46.
838.
462.
Pendekatan ini memberikan total biaya paling sedikit.
Maka pendekatan terbaik yang dapat digunakan perusahaan untuk menekan biaya persediaan khususnya untuk biaya penyimpanan gudang adalah pendekatan dinamis dengan silver meal.
Related Results
Sistem Informasi Manajemen Persediaan Menggunakan Metode Economic Order Quantity Dan Reorder Point
Sistem Informasi Manajemen Persediaan Menggunakan Metode Economic Order Quantity Dan Reorder Point
Untuk meraih keuntungan dalam bisnis, perlu menetapkan keputusan yang tepat agar dapat menghasilkan produk yang sesuai dengan perencanaan. Persediaan adalah kegiatan untuk memenuhi...
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review Anna Tri Wahyuni1), Masfuri2), Liya Arista3)1,2,3 Fakultas Ilmu Keperawatan Univers...
Kajian Metode Eoq (Economic Order Quantity) Pada Model Persediaan Deterministik Dengan Perubahan Harga Dalam Pengendalian Persediaan
Kajian Metode Eoq (Economic Order Quantity) Pada Model Persediaan Deterministik Dengan Perubahan Harga Dalam Pengendalian Persediaan
Persediaan merupakan salah satu unsur yang paling aktif dalam operasi perusahaan yang secara terus- menerus diperoleh, diubah yang kemudian dijual kembali. Metode Economic Order Qu...
Implementasi Sistem Persediaan Pada Optik Jasa Pusat
Implementasi Sistem Persediaan Pada Optik Jasa Pusat
Laporan stok barang adalah laporan yang dibuat untuk mengetahui jumlah stok atau persediaan produk. Kegiatan stok barang di gudang merupakan kegiatan yang menghitung jumlah barang ...
PENENTUAN KEBUTUHAN PERSEDIAAN OBAT GENERIK DENGAN METODE MATERIAL REQUIRMENT PLANING DAN MODEL OPTIMASI PADA LOGISTIK FARMASI DI RUMAH SAKIT DELIMA ASIH KARAWANG
PENENTUAN KEBUTUHAN PERSEDIAAN OBAT GENERIK DENGAN METODE MATERIAL REQUIRMENT PLANING DAN MODEL OPTIMASI PADA LOGISTIK FARMASI DI RUMAH SAKIT DELIMA ASIH KARAWANG
Penelitian ini membahas tentang pengaruh manajemen logistik farmasi terhadap pengelolaan persediaan obat di rumah sakit untuk mengoptimalkan perencanaan dan persediaan obat di ruma...
Analisis Penerapan Akuntansi Persediaan Berdasarkan PSAK 14 Pada PT Mayor Indah Tbk
Analisis Penerapan Akuntansi Persediaan Berdasarkan PSAK 14 Pada PT Mayor Indah Tbk
Persediaan merupakan salah satu unsur vital dalam kegiatan operasional perusahaan yang memiliki peranan penting dalam perolehan keuntungan. Tujuan penelitian ini untuk menganalisis...
Usulan Pengendalian Persediaan Bahan Baku Pipa Baja Multi Item dengan Pendekatan Model Probabilistik
Usulan Pengendalian Persediaan Bahan Baku Pipa Baja Multi Item dengan Pendekatan Model Probabilistik
Abstact. Inventory management is a crucial aspect of company operations, aiming to ensure optimal availability of goods at the lowest possible cost. With effective management, comp...

