Javascript must be enabled to continue!
TRANSFORMASI NILAI TAUHID DAN FILOSOFIS IBADAH PADA PENGEMBANGAN EKONOMI ISLAM
View through CrossRef
Tauhid adalah nilai dasar fundamental dalam paradigma teologis filosofis ekonomi Islam. maka ekonomi Islam harus dibangun atas landasan Tauhid yang berlandaskan nilai-nilai Ilahiyah (teologis) dan alamiah (kosmologis). nilai Ilahiyah (teologis) berlandaskan padaetis normative dan nilai-nilai insaniyah (antropo-sosiologis) sedangkan nilai alamiah (kosmologis) berlandaskan pada basis praksis-operasional. Ibadah merupakan implementasi dari pemantapan dari penghambaan diri atas nilai Tauhid (hablun minallahi) dan aktualisasinya dalam kehidupan sehari-hari (hablun minannas). Nilai filosofis ibadah yang dijalankan seseorang akan membentuk nilai karakter pada aspek spiritual, moraldanetika. Ketiga aspek tersebut akan mengantarkan seseorang pada tingkat kesalehan secara spiritual dan sosial. Pengetahuan tentang hubungan antara Tuhan dan dunia, antara pencipta dan ciptaan, atau antara prinsip Ilahi dengan manifestasi kosmik, merupakan basis paling fundamental dari kesatuan antara sains dan pengetahuan spiritual berbasis Tauhid. Tauhid dan filosofi nilai ibadah padaekonomi Islam secara garis besar dapat dilihat berdasarkan tinjauan ideologi (tauhid) yang mendasari hubungan keduanya. Paradigma Tauhid Islam yang berasas Laila illa Allah Muhammad Rasulullah adalah asas ilmu pengetahuan, termasuk ekonomi Islam. Tauhid sebagai landasan pijak pengembangan ekonomi Islammembentuk geneologi konsepsi tentang Tuhan dalam pengertian yang spesifik. Bahwa Tuhan adalah pengetahuan tentang alam semesta sebagai salah satu efek tindak kreatif ilahi. Integrasi dari Tauhid, Nilai filosifi Ibadah dan Ilmu pengetahuan akan membentuk satu kesatuan yang tak terpisahkan dalam membangun paradigma dan toeri dalam pengembangan ekonomi Islam.
Title: TRANSFORMASI NILAI TAUHID DAN FILOSOFIS IBADAH PADA PENGEMBANGAN EKONOMI ISLAM
Description:
Tauhid adalah nilai dasar fundamental dalam paradigma teologis filosofis ekonomi Islam.
maka ekonomi Islam harus dibangun atas landasan Tauhid yang berlandaskan nilai-nilai Ilahiyah (teologis) dan alamiah (kosmologis).
nilai Ilahiyah (teologis) berlandaskan padaetis normative dan nilai-nilai insaniyah (antropo-sosiologis) sedangkan nilai alamiah (kosmologis) berlandaskan pada basis praksis-operasional.
Ibadah merupakan implementasi dari pemantapan dari penghambaan diri atas nilai Tauhid (hablun minallahi) dan aktualisasinya dalam kehidupan sehari-hari (hablun minannas).
Nilai filosofis ibadah yang dijalankan seseorang akan membentuk nilai karakter pada aspek spiritual, moraldanetika.
Ketiga aspek tersebut akan mengantarkan seseorang pada tingkat kesalehan secara spiritual dan sosial.
Pengetahuan tentang hubungan antara Tuhan dan dunia, antara pencipta dan ciptaan, atau antara prinsip Ilahi dengan manifestasi kosmik, merupakan basis paling fundamental dari kesatuan antara sains dan pengetahuan spiritual berbasis Tauhid.
Tauhid dan filosofi nilai ibadah padaekonomi Islam secara garis besar dapat dilihat berdasarkan tinjauan ideologi (tauhid) yang mendasari hubungan keduanya.
Paradigma Tauhid Islam yang berasas Laila illa Allah Muhammad Rasulullah adalah asas ilmu pengetahuan, termasuk ekonomi Islam.
Tauhid sebagai landasan pijak pengembangan ekonomi Islammembentuk geneologi konsepsi tentang Tuhan dalam pengertian yang spesifik.
Bahwa Tuhan adalah pengetahuan tentang alam semesta sebagai salah satu efek tindak kreatif ilahi.
Integrasi dari Tauhid, Nilai filosifi Ibadah dan Ilmu pengetahuan akan membentuk satu kesatuan yang tak terpisahkan dalam membangun paradigma dan toeri dalam pengembangan ekonomi Islam.
Related Results
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review Anna Tri Wahyuni1), Masfuri2), Liya Arista3)1,2,3 Fakultas Ilmu Keperawatan Univers...
PENGEMBANGAN KURIKULUM EKONOMI ISLAM BERBASIS TAUHID: Studi Kurikulum Program Studi Ekonomi Islam STEI Tazkia Bogor
PENGEMBANGAN KURIKULUM EKONOMI ISLAM BERBASIS TAUHID: Studi Kurikulum Program Studi Ekonomi Islam STEI Tazkia Bogor
Setiap Muslim yang akan berbisnis di lembaga keuangan syariah terlebih dahulu harus mempelajari dan memahami fikih mu’amalah. Pemahaman terhadap fikih muamalah bisa dilakukan denga...
Teologi Ibadah dan Kualitas Penyelenggaraaan Ibadah: Sebuah Pengantar
Teologi Ibadah dan Kualitas Penyelenggaraaan Ibadah: Sebuah Pengantar
Orang-orang Kristen percaya bahwa ibadah kepada Allah adalah penting dan perlu bagi kehidupan bergereja. Namun Dalam kenyataannya ibadah seringkali dilaksanakan secara kurang seriu...
MODERNISASI PENDIDIKAN AGAMA ISLAM PERSPEKTIF AS’AD SYAMSUL ARIFIN
MODERNISASI PENDIDIKAN AGAMA ISLAM PERSPEKTIF AS’AD SYAMSUL ARIFIN
Abstract This study discusses the modernisation of Islamic Religiuos Education by As'ad Syamsul Arifin in Risalah Tauhid book. The book has introduced the teachings of the ash'ariy...
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAFTAR PUSTAKAAditama, M. H. R., & Selfiardy, S. (2022). Kehidupan Mahasiswa Kuliah Sambil Bekerja di Masa Pandemi Covid-19. Kidspedia: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 3(...
ANALISIS KONSEP TEO-FILOSOFIS TAUHID DAN DVAITA VEDANTA
ANALISIS KONSEP TEO-FILOSOFIS TAUHID DAN DVAITA VEDANTA
ABSTRACT
This research focuses on the study of theo-philosophical concepts in Tauhid and Dvaita Vedanta. Both concepts view God as causa prima and different from the human sp...
PENGARUH KONDISI EKONOMI MUKALLAF TERHADAP ASPEK-ASPEK IBADAH
PENGARUH KONDISI EKONOMI MUKALLAF TERHADAP ASPEK-ASPEK IBADAH
Manusia diciptakan dalam rangka beribadah kepada Allah dengan cara melaksanakan segala yang dicintai dan diridhai baik ucapan maupun perbuatan baik tampak maupun tersembunyi. Dalam...

