Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Kajian Pola Bagi Hasil Antara Petani Tebu dan PG. Madukismo

View through CrossRef
  Sektor pertaniaan dengan sub sektor perkebunan memiliki peran yang penting dalam aktivitas perekonomian di Indonesia. Salah satu komoditas perkebunan yang mempunyai nilai ekonomis tinggi adalah tebu, di mana tebu merupakan bahan baku utama yang diolah di Pabrik Gula sehingga menghasilkan gula kristal putih. Penelitian dengan judul kajian pola bagi hasil antara petani tebu dengan pabrik gula di PG. Madukismo bertujuan mengetahui pola bagi hasil yang terjadi antara petani tebu dengan pabrik gula dan mengetahui alur distribusi bagi hasil gula di PG. Madukismo. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Penentuan lokasi dan sampel penelitian menggunakan metode purposive sampling. Sampel yang digunakan adalah petani tebu yang berada di Wilayah Barat dan petani tebu yang berada di Wiilayah Timur dengan jumlah masing-masing 10 orang petani. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pola bagi hasil antara petani tebu dengan pabrik gula menunjukkan bagian sebesar 34% untuk pabrik dan 66% untuk petani, di mana 90% dibagi dalam bentuk gula dan 10% berupa natura. Pola bagi hasil tersebut khusus berlaku di PG. Madukismo di mana perjanjian bagi hasil tersebut dibuat berdasarkan kesepakatan bersama dengan masa berlaku 1 tahun dan akan diperpanjang pada tahun berikutnya.   Kata Kunci : Pola Bagi Hasil, Petani, Pabrik Gula, PG. Madukismo
Title: Kajian Pola Bagi Hasil Antara Petani Tebu dan PG. Madukismo
Description:
  Sektor pertaniaan dengan sub sektor perkebunan memiliki peran yang penting dalam aktivitas perekonomian di Indonesia.
Salah satu komoditas perkebunan yang mempunyai nilai ekonomis tinggi adalah tebu, di mana tebu merupakan bahan baku utama yang diolah di Pabrik Gula sehingga menghasilkan gula kristal putih.
Penelitian dengan judul kajian pola bagi hasil antara petani tebu dengan pabrik gula di PG.
Madukismo bertujuan mengetahui pola bagi hasil yang terjadi antara petani tebu dengan pabrik gula dan mengetahui alur distribusi bagi hasil gula di PG.
Madukismo.
Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif.
Penentuan lokasi dan sampel penelitian menggunakan metode purposive sampling.
Sampel yang digunakan adalah petani tebu yang berada di Wilayah Barat dan petani tebu yang berada di Wiilayah Timur dengan jumlah masing-masing 10 orang petani.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa pola bagi hasil antara petani tebu dengan pabrik gula menunjukkan bagian sebesar 34% untuk pabrik dan 66% untuk petani, di mana 90% dibagi dalam bentuk gula dan 10% berupa natura.
Pola bagi hasil tersebut khusus berlaku di PG.
Madukismo di mana perjanjian bagi hasil tersebut dibuat berdasarkan kesepakatan bersama dengan masa berlaku 1 tahun dan akan diperpanjang pada tahun berikutnya.
  Kata Kunci : Pola Bagi Hasil, Petani, Pabrik Gula, PG.
Madukismo.

Related Results

Perancangan Desain Produk Alat Pemeras Tebu Elektrik dengan Menggunakan Metode Quality Deployment(QFD)
Perancangan Desain Produk Alat Pemeras Tebu Elektrik dengan Menggunakan Metode Quality Deployment(QFD)
Tebu merupakan tanaman yang mengandung sari gula. Alat pemeras tebu adalah sebuah alat yang berfungsi untuk memisahkan antara sari tebu dengan ampas tebu. Cara kerja mesin pemeras ...
KAJIAN EKONOMI RUMAHTANGGA PETANI PADI DI KABUPATEN KAMPAR PROVINSI RIAU
KAJIAN EKONOMI RUMAHTANGGA PETANI PADI DI KABUPATEN KAMPAR PROVINSI RIAU
Kajian ekonomi rumahtangga petani meliputi pembahasan tentang rumahtangga petani dari aspek produksi dan konsumsi yang dilakukan secara simultan. Penelitian ini bertujuan untuk men...
KARAKTERISTIK BIOBRIKET AMPAS TEBU PT.MADUBARU PG MADUKISMO YOGYAKARTA
KARAKTERISTIK BIOBRIKET AMPAS TEBU PT.MADUBARU PG MADUKISMO YOGYAKARTA
Sebagai salah satu usaha untuk meminimalisir limbah ampas tebu dan tetes tebu (molase) di PT.Madubaru PG.Madukismo Kecamatan Kasihan Bantul Yogyakarta, dibutuhkan penanganan dan pe...
BELA NEGARA UNTUK MEWUJUDKAN USATANI TEBU BERKELANJUTAN
BELA NEGARA UNTUK MEWUJUDKAN USATANI TEBU BERKELANJUTAN
Artikel Bela Negara Untuk Mewujudkan Usahatani Tebu Berkelanjutan ditulis sebagai aktualisasi diri, mencurahkan bakti kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia. Menunjukkan kepedul...
PENGARUH SERAT TEBU TERHADAP SIFAT MEKANIS
PENGARUH SERAT TEBU TERHADAP SIFAT MEKANIS
Populasi manusia saat ini yang semakin meningkat tiap tahunnya mengakibatkan meningkatnya jumlah kebutuhan pangan dan papan. Dua kebutuhan tersebut sebenarnya dapat dimanfaatkan de...
Model Peningkatan Pendapatan Agribisnis Tebu Rakyat
Model Peningkatan Pendapatan Agribisnis Tebu Rakyat
Pendapatan yang layak sangat diharapkan oleh semua pelaku agribisnis tebu, dikarenakan sangat berkaitan dengan eksistensi budidaya dan kesejahteraannya, apa lagi pada era pandemic ...
Menggali Pentingnya Pembiayaan Bagi Perekonomian Petani Tebu
Menggali Pentingnya Pembiayaan Bagi Perekonomian Petani Tebu
Penelitian ini bertujuan untuk memacu meningkatnya distribusi pembiayaan untuk sektor pertanian yang masih termarjinalkan untuk petani tebu desa pelosok. Penelitian ini merupakan p...
TRADISI TABU MANTEN
TRADISI TABU MANTEN
Tradisi Tebu Manten merupakan salah satu bentuk keariafan lokal yang berkembang di masyarakat, khususnya di daerah yang memiliki indutrsi gula. Pabrik Gula memiliki tradisi unik sa...

Back to Top