Javascript must be enabled to continue!
A EKSPLORASI DAMAR KURUNG SEBAGAI KEARIFAN LOKAL KABUPATEN GRESIK
View through CrossRef
Damar Kurung, seni lampion tradisional khas Kabupaten Gresik, Jawa Timur, merupakan simbol kebudayaan yang sarat akan nilai-nilai kearifan lokal. Studi ini bertujuan untuk mengkaji makna budaya, peran sosial, dan upaya pelestarian Damar Kurung dalam masyarakat Gresik. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif, penelitian ini melibatkan wawancara dengan seniman, pengrajin, dan tokoh masyarakat, serta observasi langsung pada kegiatan budaya lokal. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Damar Kurung bukan hanya sekadar karya seni, tetapi juga medium penyampaian pesan moral, sejarah, dan identitas kolektif masyarakat. Penelitian ini mengkaji Damar Kurung, seni lampion tradisional khas Kabupaten Gresik, yang memiliki makna mendalam sebagai simbol kearifan lokal. Tujuan penelitian adalah untuk mengeksplorasi sejarah, makna filosofis, dan relevansi Damar Kurung dalam konteks budaya modern serta upaya pelestariannya. Metodologi yang digunakan adalah pendekatan kualitatif melalui wawancara mendalam dengan seniman lokal, pengamatan langsung pada pameran seni, dan analisis literatur terkait. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Damar Kurung tidak hanya berfungsi sebagai elemen dekoratif, tetapi juga sebagai media ekspresi sosial yang mencerminkan kehidupan masyarakat Gresik, kebersamaan, dan nilai-nilai tradisional. Meskipun menghadapi tantangan berupa minat generasi muda yang berkurang dan perkembangan zaman, upaya pelestarian dengan inovasi digital serta kolaborasi antara komunitas, seniman, dan pemerintah menunjukkan hasil yang menjanjikan. Temuan ini menegaskan pentingnya melestarikan Damar Kurung sebagai warisan budaya yang memiliki potensi untuk memperkuat identitas lokal dan memperkenalkan kearifan lokal Gresik ke kancah yang lebih luas.
Universitas Muhammadiyah Sukabumi
Title: A EKSPLORASI DAMAR KURUNG SEBAGAI KEARIFAN LOKAL KABUPATEN GRESIK
Description:
Damar Kurung, seni lampion tradisional khas Kabupaten Gresik, Jawa Timur, merupakan simbol kebudayaan yang sarat akan nilai-nilai kearifan lokal.
Studi ini bertujuan untuk mengkaji makna budaya, peran sosial, dan upaya pelestarian Damar Kurung dalam masyarakat Gresik.
Dengan menggunakan pendekatan kualitatif, penelitian ini melibatkan wawancara dengan seniman, pengrajin, dan tokoh masyarakat, serta observasi langsung pada kegiatan budaya lokal.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa Damar Kurung bukan hanya sekadar karya seni, tetapi juga medium penyampaian pesan moral, sejarah, dan identitas kolektif masyarakat.
Penelitian ini mengkaji Damar Kurung, seni lampion tradisional khas Kabupaten Gresik, yang memiliki makna mendalam sebagai simbol kearifan lokal.
Tujuan penelitian adalah untuk mengeksplorasi sejarah, makna filosofis, dan relevansi Damar Kurung dalam konteks budaya modern serta upaya pelestariannya.
Metodologi yang digunakan adalah pendekatan kualitatif melalui wawancara mendalam dengan seniman lokal, pengamatan langsung pada pameran seni, dan analisis literatur terkait.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa Damar Kurung tidak hanya berfungsi sebagai elemen dekoratif, tetapi juga sebagai media ekspresi sosial yang mencerminkan kehidupan masyarakat Gresik, kebersamaan, dan nilai-nilai tradisional.
Meskipun menghadapi tantangan berupa minat generasi muda yang berkurang dan perkembangan zaman, upaya pelestarian dengan inovasi digital serta kolaborasi antara komunitas, seniman, dan pemerintah menunjukkan hasil yang menjanjikan.
Temuan ini menegaskan pentingnya melestarikan Damar Kurung sebagai warisan budaya yang memiliki potensi untuk memperkuat identitas lokal dan memperkenalkan kearifan lokal Gresik ke kancah yang lebih luas.
Related Results
PENGARUH PERIODE PEMANENAN RESIN DAMAR TERHADAP PENDAPATAN PETANI REPONG DAMAR DI PEKON LABUHAN MANDI PESISIR BARAT
PENGARUH PERIODE PEMANENAN RESIN DAMAR TERHADAP PENDAPATAN PETANI REPONG DAMAR DI PEKON LABUHAN MANDI PESISIR BARAT
Repong Damar is a plot of land planted with various types of productive plants from various types of timber with economic value. The term repong damar is because the plant that is ...
Internalisasi Nilai Kearifan Lokal Dalam Kegiatan Pengabdian Masyarakat oleh Perguruan Tinggi di Era Global
Internalisasi Nilai Kearifan Lokal Dalam Kegiatan Pengabdian Masyarakat oleh Perguruan Tinggi di Era Global
Kearifan lokal, demikian juga tradisi, adalah produk hasil budaya. Oleh sebab itu, sebagaimana halnya budaya, kearifan lokal dapat dibagi menjadi dua: pertama, kearifan lokal yang ...
Nilai-Nilai Kearifan Lokal Pada Wacana Ritual Adat “Helas Keta” Etnik Atoni Pah Meto: Kajian Etnolinguistik
Nilai-Nilai Kearifan Lokal Pada Wacana Ritual Adat “Helas Keta” Etnik Atoni Pah Meto: Kajian Etnolinguistik
Penelitian ini bertujuan untuk mengungkap nilai-nilai kearifan lokal dalam wacana ritual adat etnik Atoni Pah Meto di Pulau Timor, Nusa Tenggara Timur, dari perspektif etnolinguist...
Nilai-Nilai Kearifan Lokal Pada Wacana Ritual Adat “Helas Keta” Etnik Atoni Pah Meto: Kajian Etnolinguistik
Nilai-Nilai Kearifan Lokal Pada Wacana Ritual Adat “Helas Keta” Etnik Atoni Pah Meto: Kajian Etnolinguistik
Penelitian ini bertujuan untuk mengungkap nilai-nilai kearifan lokal dalam wacana ritual adat etnik Atoni Pah Meto di Pulau Timor, Nusa Tenggara Timur, dari perspektif etnolinguist...
MODEL PENDIDIKAN BERBASIS KEARIFAN LOKAL
MODEL PENDIDIKAN BERBASIS KEARIFAN LOKAL
Ada Tiga rumusan masalah yang menjadi pembahasan dalam tulisan berjudul “Model Pendidikan Berbasis Kearifan Lokal ini. (1) pengaruh faktor lintas budaya dan globalisasi terhadap ke...
Belajar Nilai-Nilai Kearifan Lokal dalam Penataan Ruang Kampung Adat Bena
Belajar Nilai-Nilai Kearifan Lokal dalam Penataan Ruang Kampung Adat Bena
Penataan ruang merupakan salah satu unsur untuk mewujudkan kehidupan yang serasi. Penataan ruang dapat berpedoman pada hukum nasional maupun pada kearifan lokal. Tujuan penelitian ...
DCF (Dieng Culture Festival), Wujud Harmonisasi Antara Kearifan Lokal, Agama dan Sosial Ekonomi di Masyarakat Dataran Tinggi Dieng
DCF (Dieng Culture Festival), Wujud Harmonisasi Antara Kearifan Lokal, Agama dan Sosial Ekonomi di Masyarakat Dataran Tinggi Dieng
<p>Tujuan penelitian ini, untuk mengetahui peran nilai-nilai kearifan lokal yang ada dalam <em>Dieng Cultural Festival</em> (DCF) sebagai wujud harmonisasi antara...
Penanggulangan kebakaran lahan gambut berbasis kearifan lokal pada petani sagu di desa lukun kecamatan tebing tinnggi timur kabupaten kepulawan meranti
Penanggulangan kebakaran lahan gambut berbasis kearifan lokal pada petani sagu di desa lukun kecamatan tebing tinnggi timur kabupaten kepulawan meranti
ABSTRAK
Kebakaran hutan dan lahan di Provinsi Riau rutin terjadi setiap tahun. Desa Lukun, Kecamatan Tebing Tinggi Timur, Kabupaten Kepulauan Meranti merupakan salah satu des...

