Javascript must be enabled to continue!
Eksoterisme Tafsir Ishari: Telaah Epistemologi Tafsir Al-Jilani
View through CrossRef
Abstract This article concludes that the sufistic interpretation of al-Ji>la>ni> is in harmony with the principle of textual interpretation. In the process of isha>ri> interpretation, the dialectics between elements of textuality and spirituality makes the text have a literal-objective meaning as well a moral-spiritual significance. This study shows that the interpretation of al-Ji>la>ni> is literal, because it relies in textual meaning, and at the same time is spiritual, in the sense that the meaning also reaches spiritual outcrop. This study is based on interpretive method, with the hermeneutic and sufistic psychology approach. Abstrak Artikel ini menyimpulkan bahwa penafsiran sufistik al-Ji>la>ni> selaras dengan prinsip tekstualitas penafsiran. Dalam proses penafsiran isha>ri>, dialektika antara unsur tekstualitas dan spiritualitas menjadikan teks memiliki makna literal-objektif’ sekaligus signifikansi moral-spiritual. Penelitian ini menunjukan bahwa interpretasi al-Ji>la>ni> bersifat literal, karena mengimani makna tekstual, sekaligus bersifat spiritual, dalam arti bahwa pemaknaan juga menjangkau singkapan spiritual. Dalam melakukan kajian ini, penulis menggunakan metode interpretatif, dengan pendekatan hermeneutika dan psikologi sufistik. Keywords: Penafsiran isha>ri>, Makna tekstual, Signifikansi Moral-Spiritual.
LP2M Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah Jakarta
Title: Eksoterisme Tafsir Ishari: Telaah Epistemologi Tafsir Al-Jilani
Description:
Abstract This article concludes that the sufistic interpretation of al-Ji>la>ni> is in harmony with the principle of textual interpretation.
In the process of isha>ri> interpretation, the dialectics between elements of textuality and spirituality makes the text have a literal-objective meaning as well a moral-spiritual significance.
This study shows that the interpretation of al-Ji>la>ni> is literal, because it relies in textual meaning, and at the same time is spiritual, in the sense that the meaning also reaches spiritual outcrop.
This study is based on interpretive method, with the hermeneutic and sufistic psychology approach.
Abstrak Artikel ini menyimpulkan bahwa penafsiran sufistik al-Ji>la>ni> selaras dengan prinsip tekstualitas penafsiran.
Dalam proses penafsiran isha>ri>, dialektika antara unsur tekstualitas dan spiritualitas menjadikan teks memiliki makna literal-objektif’ sekaligus signifikansi moral-spiritual.
Penelitian ini menunjukan bahwa interpretasi al-Ji>la>ni> bersifat literal, karena mengimani makna tekstual, sekaligus bersifat spiritual, dalam arti bahwa pemaknaan juga menjangkau singkapan spiritual.
Dalam melakukan kajian ini, penulis menggunakan metode interpretatif, dengan pendekatan hermeneutika dan psikologi sufistik.
Keywords: Penafsiran isha>ri>, Makna tekstual, Signifikansi Moral-Spiritual.
Related Results
POLA PENAFSIRAN MUHAMMAD BASIUNI IMRAN DALAM TAFSĪR TŪJUH SŪRAH DAN ĀYĀT AṢ-ṢIYĀM TERHADAP TAFSIR MUHAMMAD RASYID RIDHA: (Kajian Intertekstualitas)
POLA PENAFSIRAN MUHAMMAD BASIUNI IMRAN DALAM TAFSĪR TŪJUH SŪRAH DAN ĀYĀT AṢ-ṢIYĀM TERHADAP TAFSIR MUHAMMAD RASYID RIDHA: (Kajian Intertekstualitas)
Pada abad ke-20 M, penulisan tafsir al-Qur’an yang lahir di Nusantara umumnya menampilkan ciri kemodernannya, baik dari segi bahasa dan aksara. Namun, berbeda dengan Tafsīr Tūjuh S...
SEJARAH PERKEMBANGAN TAFSIR
SEJARAH PERKEMBANGAN TAFSIR
AbstrakKegiatan tafsir Al-Qu’ran telah dimulai sejak masa Nabi Muhammad Saw dan terus mengalami perkembangan dari masa ke masa, yaitu periode Nabi Muhammad Saw dan sahabatnya, peri...
STUDI KRITIS TAFSIR AL-MANAR KARYA MUHAMMAD ABBDUH DAN RASYID RIDLA
STUDI KRITIS TAFSIR AL-MANAR KARYA MUHAMMAD ABBDUH DAN RASYID RIDLA
Al-Qur’an, dalam tradisi pemikiran Islam, telah melahirkan sederetan teks turunan yang demikian luas dan mengagumkan yang disebut Tafsir. Tafsir al-Qur’an adalah penjelasan tentang...
Abdul Halim Hasan and His Methodological Approach in Tafsir al-Quran al-Karim (Abdul Halim Hasan dan Metodologinya dalam Tafsir al-Quran al-Karim)
Abdul Halim Hasan and His Methodological Approach in Tafsir al-Quran al-Karim (Abdul Halim Hasan dan Metodologinya dalam Tafsir al-Quran al-Karim)
Abstract
Abdul Halim Hasan was a Malay exegetical writer of Indonesian origin. His work on Qur’anic exegesis or tafsir, transcended geographical boundaries and reached audien...
Perkembangan dan Resepsi Tafsir Hukmi di Kalangan Ulama
Perkembangan dan Resepsi Tafsir Hukmi di Kalangan Ulama
Tafsir hukmi merupakan pendekatan interpretasi Al-Qur'an yang fokus pada aspek-aspek hukum dan normatif dalam teks suci Islam. Penelitian ini menganalisis dari latar belakang kemun...
Tafsir Al-Bahrul Madid Karangan Ibn A’jibah
Tafsir Al-Bahrul Madid Karangan Ibn A’jibah
Salah satu kitab Turath warisan Islam adalah Tafsir Al-Bahrul Madid karangan Ibn A’jibah. Kitab ini adalah adalah salah satu kitab tafsir yang menggunakan pendekatan tafsir Sufi Is...
Epistemologi Ekonomi Syariah
Epistemologi Ekonomi Syariah
Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji asal-usul ekonomi syariah, metodologi dan validasinya secara ilmiah. Apabila berbicara masalah epistemologi ekonomi syariah, berarti akan be...
Vernakularisasi dalam Tafsir Nusantara: Kajian atas Tafsir Faid al-Rahman karya KH. Sholeh Darat al-Samarani
Vernakularisasi dalam Tafsir Nusantara: Kajian atas Tafsir Faid al-Rahman karya KH. Sholeh Darat al-Samarani
This research discusses about vernacularization in Tafsir Nusantara: The Study of Tafsīr Faiḍ al-Raḥmān by KH. Sholeh Darat al-Samarani. There is a Tafsir Nusan- tara which appear...

