Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

ANALISIS TINGKAT KEBISINGAN YANG DIAKIBATKAN OLEH PESAWAT PADA DAERAH SEKITAR LEPAS LANDAS BANDARA SULTAN HASANUDDIN MAKASSAR

View through CrossRef
Penelitian ini bertujuan untuk mengukur dan memvisualisasikan tingkat kebisingan yang diakibatkan oleh pesawat  terbang di daerah sekitar  lepas landas Bandara Internasional Sultan Hasanuddin Makassar. Kebisingan yang terjadi di daerah ini sudah sangat mengganggu masyarakat karena daerah sekitar lepas landas bandara merupakan daerah pemukiman. Metode yang akan digunakan dalam penelitian ini diawali dengan melakukan survey ke semua daerah pemukiman yang terkena dampak dari  kebisingan pesawat terbang, kemudian menentukan titik-titik yang dijadikan lokasi pengukuran. Untuk menentukan titik pengukuran dilakukan dengan membuat grid pada google earth dengan jarak interval 500 meter pada area seluas sekitar 11km2. Ada 63 titik yang dijadikan lokasi pengambilan data. Pengukuran tingkat kebisingan dilakukan selama 5 detik pada saat ada pesawat melintas pada titik pengukuran. Data hasil pengukuran ini diolah lalu divisualisasikan pada software surfer untuk memperlihatkan tingkat kebisingan tiap lokasi. Tingkat kebisingan bervariasi dari 48,385 dBA sampai 84,6 dBA. Luas daerah yang dikategorikan sebagai daerah berbahaya meliputi 17,46% dari luas daerah keseluruhan lokasi pengukuran yang mendapat tingkat kebisingan  >75dB.  Zona pertengahan yang masih mendapat tingkat kebisingan melebihi standar baku mutu yaitu 55 dB – 75 dB seluas 66,67%. Zona daerah aman yang mendapat tingkat kebisingan dibawah standar baku mutu 55 dB seluas 15,87% dari luas daerah keseluruhan lokasi pengukuran.
Title: ANALISIS TINGKAT KEBISINGAN YANG DIAKIBATKAN OLEH PESAWAT PADA DAERAH SEKITAR LEPAS LANDAS BANDARA SULTAN HASANUDDIN MAKASSAR
Description:
Penelitian ini bertujuan untuk mengukur dan memvisualisasikan tingkat kebisingan yang diakibatkan oleh pesawat  terbang di daerah sekitar  lepas landas Bandara Internasional Sultan Hasanuddin Makassar.
Kebisingan yang terjadi di daerah ini sudah sangat mengganggu masyarakat karena daerah sekitar lepas landas bandara merupakan daerah pemukiman.
Metode yang akan digunakan dalam penelitian ini diawali dengan melakukan survey ke semua daerah pemukiman yang terkena dampak dari  kebisingan pesawat terbang, kemudian menentukan titik-titik yang dijadikan lokasi pengukuran.
Untuk menentukan titik pengukuran dilakukan dengan membuat grid pada google earth dengan jarak interval 500 meter pada area seluas sekitar 11km2.
Ada 63 titik yang dijadikan lokasi pengambilan data.
Pengukuran tingkat kebisingan dilakukan selama 5 detik pada saat ada pesawat melintas pada titik pengukuran.
Data hasil pengukuran ini diolah lalu divisualisasikan pada software surfer untuk memperlihatkan tingkat kebisingan tiap lokasi.
Tingkat kebisingan bervariasi dari 48,385 dBA sampai 84,6 dBA.
Luas daerah yang dikategorikan sebagai daerah berbahaya meliputi 17,46% dari luas daerah keseluruhan lokasi pengukuran yang mendapat tingkat kebisingan  >75dB.
  Zona pertengahan yang masih mendapat tingkat kebisingan melebihi standar baku mutu yaitu 55 dB – 75 dB seluas 66,67%.
Zona daerah aman yang mendapat tingkat kebisingan dibawah standar baku mutu 55 dB seluas 15,87% dari luas daerah keseluruhan lokasi pengukuran.

Related Results

EVALUASI PANJANG DAN ARAH LANDAS PACU DI BANDAR UDARA SULTAN MUHAMMAD KAHARUDDIN SUMBAWA
EVALUASI PANJANG DAN ARAH LANDAS PACU DI BANDAR UDARA SULTAN MUHAMMAD KAHARUDDIN SUMBAWA
Bandara Sultan Muhammad Kaharuddin Sumbawa saat ini menggunakan operasi landing dan take off searah arah angin. Hal ini dapat mengakibatkan terjadinya overshoot landing karena pesa...
Analisis Field Performance Pesawat Airbus A350-Xwb pada Beberapa Bandar Udara di Wilayah Yaman
Analisis Field Performance Pesawat Airbus A350-Xwb pada Beberapa Bandar Udara di Wilayah Yaman
Performa tinggal landas dan mendarat merupakan aspek penting dalam pengoperasian pesawat terbang, terutama terkait kebutuhan panjang landasan (runway requirement). Faktor-faktor se...
Conference Committee
Conference Committee
Abstract Advisory Committee Prof. Dr. Dwia Ariestina Pulubuhu, MA. (Hasanuddin University, Indonesia) Prof. Dr. Ir....
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature  Review Anna Tri Wahyuni1), Masfuri2),  Liya Arista3)1,2,3 Fakultas Ilmu Keperawatan Univers...
KECEMASAN SAAT PANDEMI COVID 19: LITERATUR REVIEW Hardiyati, Efri Widianti, Taty Hernawaty Departemen Keperawatan Jiwa Poltekkes Kemenkes Mamuju Sulbar, Universitas Pad...
TINGKAT KEBISINGAN DI KAWASAN BANDAR UDARA TERHADAP LINGKUNGAN
TINGKAT KEBISINGAN DI KAWASAN BANDAR UDARA TERHADAP LINGKUNGAN
Bandar udara ialah suatu tempat yang memiliki fasilitas untuk menampung kedatangan dan keberangkatan juga pergerakan pesawat terbang, penumpang dan barang yang diangkutnya. Kebutuh...
EVALUASI TINGKAT KEBISINGAN DI BANDARA SULTAN SYARIF KASIM II PEKANBARU
EVALUASI TINGKAT KEBISINGAN DI BANDARA SULTAN SYARIF KASIM II PEKANBARU
Tingginya tingkat mobilisasi dan perkembangan Pekanbaru menuju kota metropolitan beberapa tahun belakangan berhubungan langsung dengan pertumbuhan aktivitas transportasi, termasuk ...
Analisa Kebisingan Lalu Lintas Udara Di Sekitar Bandar Udara DEO Kota Sorong
Analisa Kebisingan Lalu Lintas Udara Di Sekitar Bandar Udara DEO Kota Sorong
Landasan Bandara DEO Kota Sorong sepanjang 2116 M, tepat berada tidak jauh dari bibir pantai, membuat lalu lintas bandara sedikitnya berdampak terhadap aktifitas warga. Dampak yang...

Back to Top