Javascript must be enabled to continue!
PENANGANAN MISFIRE PADA ELEKTRONIK DETONATOR DENGAN METODE DOUBLE INITIATION
View through CrossRef
PT Multi Nitrotama Kimia merupakan salah satu perusahaan jasa pertambangan yang bergerak pada bidang penyedia jasa peledakan dan penjualan bahan peledak terbesar di Indonesia. PT Adaro Indonesia merupakan salah satu customer dari PT Multi Nitrotama Kimia yang menggunakan elektronik detonator dalam kegiatan operasional peledakan. Dalam kegiatan operasional peledakan dengan menggunakan elektronik detonator dapat ditemui potensi error pada detonator maupun pada firing system sehingga dibutuhkan penanganan yang tepat dan aman sehingga tidak menghambat proses selanjutnya. Penanganan misfire yang lazim dilaksanakan yakni : flushing dan sympathetic detonation. Flushing dilaksanakan guna mengeluarkan bahan peledak dalam lubang ledak, sementara sympathetic detonation bertujuan meledakkan bahan peledak dengan memanfaatkan gap sensitivity dari bahan peledak. Penanganan misfire dengan flushing dan sympathetic detonation memberikan resiko pada pekerja dan alat (Water Truck / Drilling Machine) serta membutuhkan waktu dalam pelaksanaannya. Penulis bersama tim berupaya memberikan solusi pemecahan masalah pada sisi corrective namun dalam persiapan yang bersifat preventif yaitu dengan menggunakan metode double initiation. Metode double prime dengan menggunakan dua jenis initiation system yaitu elektronik detonator dan non-electric detonator, berhasil diterapkan di lapangan untuk meningkatkan nilai pembobotan keamanan dari penanganan gagal ledak menggunakan elektronik detonator. Penelitian ini juga membuat proses pemeriksaan awal dalam persiapan dan perencanaan peledakan di jobsite PT. Adaro Indonesia menjadi jauh lebih baik secara tingkat performances produk dari sisi gagal ledak akibat produk.
Perhimpunan Ahli Pertambangan Indonesia
Title: PENANGANAN MISFIRE PADA ELEKTRONIK DETONATOR DENGAN METODE DOUBLE INITIATION
Description:
PT Multi Nitrotama Kimia merupakan salah satu perusahaan jasa pertambangan yang bergerak pada bidang penyedia jasa peledakan dan penjualan bahan peledak terbesar di Indonesia.
PT Adaro Indonesia merupakan salah satu customer dari PT Multi Nitrotama Kimia yang menggunakan elektronik detonator dalam kegiatan operasional peledakan.
Dalam kegiatan operasional peledakan dengan menggunakan elektronik detonator dapat ditemui potensi error pada detonator maupun pada firing system sehingga dibutuhkan penanganan yang tepat dan aman sehingga tidak menghambat proses selanjutnya.
Penanganan misfire yang lazim dilaksanakan yakni : flushing dan sympathetic detonation.
Flushing dilaksanakan guna mengeluarkan bahan peledak dalam lubang ledak, sementara sympathetic detonation bertujuan meledakkan bahan peledak dengan memanfaatkan gap sensitivity dari bahan peledak.
Penanganan misfire dengan flushing dan sympathetic detonation memberikan resiko pada pekerja dan alat (Water Truck / Drilling Machine) serta membutuhkan waktu dalam pelaksanaannya.
Penulis bersama tim berupaya memberikan solusi pemecahan masalah pada sisi corrective namun dalam persiapan yang bersifat preventif yaitu dengan menggunakan metode double initiation.
Metode double prime dengan menggunakan dua jenis initiation system yaitu elektronik detonator dan non-electric detonator, berhasil diterapkan di lapangan untuk meningkatkan nilai pembobotan keamanan dari penanganan gagal ledak menggunakan elektronik detonator.
Penelitian ini juga membuat proses pemeriksaan awal dalam persiapan dan perencanaan peledakan di jobsite PT.
Adaro Indonesia menjadi jauh lebih baik secara tingkat performances produk dari sisi gagal ledak akibat produk.
Related Results
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review Anna Tri Wahyuni1), Masfuri2), Liya Arista3)1,2,3 Fakultas Ilmu Keperawatan Univers...
Misfire Detection of Spark Ignition Engines Using a New Technique Based on Mean Output Power
Misfire Detection of Spark Ignition Engines Using a New Technique Based on Mean Output Power
Control and detection of misfire are an essential part of on-board diagnosis (OBD) of modern spark ignition (SI) engines. This study proposes a novel model-based technique for misf...
TUGAS DAN WEWENANG PEMERINTAH DALAM MELAKSANAKAN PENANGANAN FAKIR MISKIN MENURUT UNDANG-UNDANG NOMOR 13 TAHUN 2011 TENTANG PENANGANAN FAKIR MISKIN
TUGAS DAN WEWENANG PEMERINTAH DALAM MELAKSANAKAN PENANGANAN FAKIR MISKIN MENURUT UNDANG-UNDANG NOMOR 13 TAHUN 2011 TENTANG PENANGANAN FAKIR MISKIN
Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui bagaimana tugas pemerintah dalam melaksanakan penanganan fakir miskin dan bagaimana wewenang pemerintah dalam melaksanakan p...
A New Physics-Based Misfire Detection Technique for a SI Engine
A New Physics-Based Misfire Detection Technique for a SI Engine
Control and detection of misfire is an essential part of on-board diagnosis of modern SI engines. This study proposes a novel model-based technique for misfire detection of a multi...
REKAM MEDIS ELEKTRONIK PADA PELAYANAN RUMAH SAKIT DI INDONESIA: ASPEK HUKUM DAN IMPLEMENTASI
REKAM MEDIS ELEKTRONIK PADA PELAYANAN RUMAH SAKIT DI INDONESIA: ASPEK HUKUM DAN IMPLEMENTASI
Perkembangan teknologi informasi membawa banyak perubahan terhadap sektor aktivitas yang semula berbasis di dunia nyata (real) kemudian mengembangkannya ke dunia maya (virtual). I...
Single‐Molecule Optical Replication Mapping (ORM) Suggests Human Replication Timing is Regulated by Stochastic Initiation
Single‐Molecule Optical Replication Mapping (ORM) Suggests Human Replication Timing is Regulated by Stochastic Initiation
DNA replication timing is regulated by the timing of initiation across the genome. However, there is no consensus as to how initiation timing is regulated. Deterministic models con...
ELEKTRONİK TEBLİGAT
ELEKTRONİK TEBLİGAT
Elektronik tebligat, en genel ifadeyle, bilgisayar veya elektronik ortamda oluşturulmuş bir belgenin, tebliğ yapabilen resmi makamın aracılığıyla internetten elektronik posta yoluy...

