Javascript must be enabled to continue!
Perancangan Grafis Lingkungan Objek Wisata Waduk Keuliling Di Kabupaten Aceh Besar
View through CrossRef
Kabupaten Aceh Besar memiliki potensi wisata yang beragam,salah satunya adalah Waduk Keuliling yang terletak di Desa BakSukon, Kecamatan Cot Glie. Waduk ini tidak hanya berfungsisebagai pengendali banjir dan irigasi, tetapi juga berkembangmenjadi kawasan wisata alam yang menenangkan dan seringdikunjungi masyarakat. Namun, permasalahan utama yangditemukan adalah kurangnya sistem informasi penunjuk arah (SignSystem) yang memadai. Beberapa fasilitas seperti cafe kolamrenang, rumah staf, dan gedung perkakas belum memiliki signsystem yang jelas, bahkan sebagian rambu yang ada telah rusak dansulit terbaca. Penelitian ini bertujuan untuk merancang grafislingkungan berupa sign system dan landmark yang komunikatif daninformatif guna membantu pengunjung dalam menavigasi areawisata Waduk Keuliling. Metode yang digunakan mencakup observasi, wawancara, studi literatur, serta analisis SWOT danpendekatan design thinking. Ide visual dalam perancangan diambildari elemen-elemen alam Waduk Keuliling seperti air, gunung,bendungan, dan pohon, yang masing-masing memiliki nilai maknaekologis dan estetik. Proses perancangan melalui tahapan sketsa,digitalisasi, pembuatan prototipe, hingga uji coba danpengembangan merchandise. Hasil dari perancangan ini diharapkandapat memberikan solusi visual yang mempermudah pengunjungdalam menentukan arah, serta meningkatkan kualitas pengalamanwisata di Waduk Keuliling.
Title: Perancangan Grafis Lingkungan Objek Wisata Waduk Keuliling Di Kabupaten Aceh Besar
Description:
Kabupaten Aceh Besar memiliki potensi wisata yang beragam,salah satunya adalah Waduk Keuliling yang terletak di Desa BakSukon, Kecamatan Cot Glie.
Waduk ini tidak hanya berfungsisebagai pengendali banjir dan irigasi, tetapi juga berkembangmenjadi kawasan wisata alam yang menenangkan dan seringdikunjungi masyarakat.
Namun, permasalahan utama yangditemukan adalah kurangnya sistem informasi penunjuk arah (SignSystem) yang memadai.
Beberapa fasilitas seperti cafe kolamrenang, rumah staf, dan gedung perkakas belum memiliki signsystem yang jelas, bahkan sebagian rambu yang ada telah rusak dansulit terbaca.
Penelitian ini bertujuan untuk merancang grafislingkungan berupa sign system dan landmark yang komunikatif daninformatif guna membantu pengunjung dalam menavigasi areawisata Waduk Keuliling.
Metode yang digunakan mencakup observasi, wawancara, studi literatur, serta analisis SWOT danpendekatan design thinking.
Ide visual dalam perancangan diambildari elemen-elemen alam Waduk Keuliling seperti air, gunung,bendungan, dan pohon, yang masing-masing memiliki nilai maknaekologis dan estetik.
Proses perancangan melalui tahapan sketsa,digitalisasi, pembuatan prototipe, hingga uji coba danpengembangan merchandise.
Hasil dari perancangan ini diharapkandapat memberikan solusi visual yang mempermudah pengunjungdalam menentukan arah, serta meningkatkan kualitas pengalamanwisata di Waduk Keuliling.
Related Results
ANALISIS PUSAT PERTUMBUHAN PARIWISATA DI KABUPATEN LUMAJANG
ANALISIS PUSAT PERTUMBUHAN PARIWISATA DI KABUPATEN LUMAJANG
Kabupaten Lumajang memiliki sejumlah objek wisata yang relatif lengkap, mulai dari objek wisata alam (wisata tirta, hutan wisata, serta panorama alam), objek wisata buatan (taman r...
Pengembangan Kawasan Wisata Waduk Gondang Berbasis Faktor Minat Masyarakat
Pengembangan Kawasan Wisata Waduk Gondang Berbasis Faktor Minat Masyarakat
Potensi wisata di kabupaten Lamongan berupa potensi wisata alam, wisata budaya, dan wisata buatan. Salah satu potensi wisata alam yang menjadi prioritas pengembangan pariwisata ada...
URGENSI PENGATURAN HUKUM PENYIARAN ACEH BERBASIS KEARIFAN LOKAL DALAM MENGAKTUALISASI NILAI ISLAM DAN BUDAYA MASYARAKAT ACEH
URGENSI PENGATURAN HUKUM PENYIARAN ACEH BERBASIS KEARIFAN LOKAL DALAM MENGAKTUALISASI NILAI ISLAM DAN BUDAYA MASYARAKAT ACEH
Penelitian ini bertujuan menganalisis: (1). Pengaturan Hukum Penyiaran Aceh dalam mengaktualisasi nilai keislaman dan Kearifan budaya local masyarakat Aceh (2) Program Penyiaran Ac...
Identifikasi Bangunan-Bangunan Peninggalan Sejarah Masa Kolonial Belanda di Pesisir Timur Aceh
Identifikasi Bangunan-Bangunan Peninggalan Sejarah Masa Kolonial Belanda di Pesisir Timur Aceh
The Dutch colonial presence in the eastern coastal region of Aceh had a significant influence on infrastructure development and cultural changes in the area. The buildings left ove...
Literasi Wisata bagi Kelompok Pemandu Wisata Rammang-Rammang
Literasi Wisata bagi Kelompok Pemandu Wisata Rammang-Rammang
Abstrak. Urgensi dari Pemberdayaan Kemitraan Masyarakat (PKM) ini adalah menyelesaikan masalah prioritas Kelompok Pemandu Wisata Karst Rammang-Rammang (mitra) yang: (1) masih fokus...
PEMETAAN DESTINASI WISATA DI PULAU TERNATE DENGAN SISTEM INFORMASI GEOGRAFIS
PEMETAAN DESTINASI WISATA DI PULAU TERNATE DENGAN SISTEM INFORMASI GEOGRAFIS
Pariwisata merupakan salah satu sektor yang mampu meningkatkan perekonomian suatu daerah. Sektor ini memberikan peranan penting bagi kelangsungan kehidupan di masyarakat yang berad...
Alternatif Strategi Pengembangan Desa Rahtawu Sebagai Daya Tarik Wisata di Kabupaten Kudus
Alternatif Strategi Pengembangan Desa Rahtawu Sebagai Daya Tarik Wisata di Kabupaten Kudus
<p class="Abstract">Wisata Alam Colo merupakan salah satu tempat wisata yang berkembang di Kabupaten Kudus. Wisata alam ini mempunyai daya tarik baik dari segi fisik alam mau...
Analisa Dampak Sedimen Terhadap Usia Guna Waduk Plumbon
Analisa Dampak Sedimen Terhadap Usia Guna Waduk Plumbon
Penelitian ini dilakukan di Waduk Plumbon yang terletak di Kecamatan Puloharjo, Kabupaten Wonogiri, Jawa Tengah. Waduk Plumbon mulai beroperasi pada tahun 1928 sehingga waduk telah...

