Javascript must be enabled to continue!
PENGARUH BAHAN DAN LAMA PERENDAMAN TERHADAP PEMECAHAN DORMANSI BENIH KOPI(Coffea Arabica L)
View through CrossRef
Penelitian ini bertujuan untukmemperoleh bahan yang tepat untuk perendaman, lama waktu perendaman serta interaksi bahan dan lama waktu perendaman terhadap perkecambahan benih kopi (Coffea Arabica L). Penelitian mengunakan RAK Faktorial dua faktor, faktor pertama bahan perendaman (P) 3 taraf yaitu, P: Kontrol, P1: Giberelin 1,5 ml/L Air, P2: Sitokinin 1,5 ml/L Air.Faktor kedua lama waktu perendaman (W) 3 taraf yaitu, W: Kontrol, W1: 4 Jam, W2: 8 Jam.Bila terdapat pengaruh nyata,dilanjutkan uji BNTtaraf 5%.Parameter yang diamati Umur Berkecambah (hari), Tinggi Kecambah(cm), Panjang Akar(cm) dan Berat Akar(gram). Hasil penelitian menunjukkan bahwaperlakuan terhadap benih yang direndam dengan Giberelin menghasilkan rata-rata umur berkecambah kopi tercepat, kecambah tertinggi umur, sedangkan perlakuan perendaman Sitokinin menghasilkan panjang akar terpanjang dan akar terberat.Perlakuan terhadap benih yang direndam selama 4 jam menghasilkan panjang akarterpanjang dan berat akar terberat. Perlakuan benih yang direndam selama 8 jam menghasilkan umur berkecambah benih tercepat, tinggi kecambah tertinggi Interaksi bahan dan lama waktu perendaman berpengaruh nyata terhadap semua parameter yang diamati. Interaksi yang terbaik untuk umur berkecambah terdapat pada perlakuan P1W2 menghasilkan umur berkecambah benih tercepat, tinggi kecambah tertinggi P1W1, panjang akar terpanjang P2W1 serta berat akar terberat P1W1 dan P2W2.
Title: PENGARUH BAHAN DAN LAMA PERENDAMAN TERHADAP PEMECAHAN DORMANSI BENIH KOPI(Coffea Arabica L)
Description:
Penelitian ini bertujuan untukmemperoleh bahan yang tepat untuk perendaman, lama waktu perendaman serta interaksi bahan dan lama waktu perendaman terhadap perkecambahan benih kopi (Coffea Arabica L).
Penelitian mengunakan RAK Faktorial dua faktor, faktor pertama bahan perendaman (P) 3 taraf yaitu, P: Kontrol, P1: Giberelin 1,5 ml/L Air, P2: Sitokinin 1,5 ml/L Air.
Faktor kedua lama waktu perendaman (W) 3 taraf yaitu, W: Kontrol, W1: 4 Jam, W2: 8 Jam.
Bila terdapat pengaruh nyata,dilanjutkan uji BNTtaraf 5%.
Parameter yang diamati Umur Berkecambah (hari), Tinggi Kecambah(cm), Panjang Akar(cm) dan Berat Akar(gram).
Hasil penelitian menunjukkan bahwaperlakuan terhadap benih yang direndam dengan Giberelin menghasilkan rata-rata umur berkecambah kopi tercepat, kecambah tertinggi umur, sedangkan perlakuan perendaman Sitokinin menghasilkan panjang akar terpanjang dan akar terberat.
Perlakuan terhadap benih yang direndam selama 4 jam menghasilkan panjang akarterpanjang dan berat akar terberat.
Perlakuan benih yang direndam selama 8 jam menghasilkan umur berkecambah benih tercepat, tinggi kecambah tertinggi Interaksi bahan dan lama waktu perendaman berpengaruh nyata terhadap semua parameter yang diamati.
Interaksi yang terbaik untuk umur berkecambah terdapat pada perlakuan P1W2 menghasilkan umur berkecambah benih tercepat, tinggi kecambah tertinggi P1W1, panjang akar terpanjang P2W1 serta berat akar terberat P1W1 dan P2W2.
Related Results
Analisa Segmenting, Targeting, Positioning, dan Swot Sebagai Strategi Pemasaran Kopi Karlos (Studi pada Produsen Kopi Karlos Desa Donowarih Kecamatan Karangploso Kabupaten Malang)
Analisa Segmenting, Targeting, Positioning, dan Swot Sebagai Strategi Pemasaran Kopi Karlos (Studi pada Produsen Kopi Karlos Desa Donowarih Kecamatan Karangploso Kabupaten Malang)
Kopi menjadi komoditas unggulan dalam sektor pertanian Indonesia. Salah satu daerah yang menjadi penghasil kopi terbesar adalah Malang, Jawa Timur. Kopi yang menjadi daya tarik dar...
Pengaruh Lama Perendaman Dan Konsentrasi Kalium Nitrat (KNO3) Terhadap Pematahan Masa Dormansi Biji Kopi Robusta (Coffea canephora)
Pengaruh Lama Perendaman Dan Konsentrasi Kalium Nitrat (KNO3) Terhadap Pematahan Masa Dormansi Biji Kopi Robusta (Coffea canephora)
Pembibitan kopi sering dihadapkan dengan masa dormansi biji kopi yang disebabkan oleh kulit ari biji kopi yang keras. Kalium nitrat (KNO3) dapat melunakkan kulit biji dan mempermud...
PERAN TATA KELOLA PERUSAHAAN DALAM MEMODERASI PENGARUH IMPLEMANTASI GREEN ACCOUNTING, CORPORATE SOCIAL RESPONSIBILITY DAN FIRM SIZE TERHADAP KINERJA KEUANGAN
PERAN TATA KELOLA PERUSAHAAN DALAM MEMODERASI PENGARUH IMPLEMANTASI GREEN ACCOUNTING, CORPORATE SOCIAL RESPONSIBILITY DAN FIRM SIZE TERHADAP KINERJA KEUANGAN
This study examines the role of corporate governance in moderating the influence of green accounting disclosure, corporate social responsibility (CSR), and firm size on the financi...
Sejarah Kopi Kapal Api
Sejarah Kopi Kapal Api
Kopi Kapal Api telah ada sejak zaman penjajahan Belanda datang ke Indonesia. Sebelumnya, perusahaan kopi Kapal Api didirikan, pada tahun 1927, tiga orang bersaudara yaitu Go Soe Lo...
PENGARUH LAMANYA BENIH SETELAH JATUH DARI POHON DAN LAMA PERENDAMAN TERHADAP PERKECAMBAHAN MERSAWA (Anisoptera marginata Korth.)
PENGARUH LAMANYA BENIH SETELAH JATUH DARI POHON DAN LAMA PERENDAMAN TERHADAP PERKECAMBAHAN MERSAWA (Anisoptera marginata Korth.)
Testing the effect of "length of time after falling from the tree" (seed age) and soaking time on mersawa germination aims to analyze the germination rate and percentage of germina...
Isolasi Dan Identifikasi Patogen Yang Menyerang Benih Sengon, Gmelina, Mahoni Dan Tisuk
Isolasi Dan Identifikasi Patogen Yang Menyerang Benih Sengon, Gmelina, Mahoni Dan Tisuk
Benih mempunyai peran yang sangat penting dalam pertumbuhan tanaman. Benih dapat dikatakan sehat apabila benih tersebut bebas dari mikroorganisme penyebab penyakit. Adanya patogen ...
PENINGKATAN PRODUKSI KACANG HIJAU (Phaseolus radiatus) MELALUI PERLAKUAN KOLKHISIN DAN LAMA PERENDAMAN
PENINGKATAN PRODUKSI KACANG HIJAU (Phaseolus radiatus) MELALUI PERLAKUAN KOLKHISIN DAN LAMA PERENDAMAN
Tujuan penelitian ini adalah untuk mendapatkan perubahan fenotifik tanaman kacang hijau. Tujuan akhir adalah untuk melihat perubahan-perubahan genetik akibat pemberian bahan kolkhi...
Analisis Titik Kritis Penjaminan Kualitas Benih Kelapa Sawit di Indonesia
Analisis Titik Kritis Penjaminan Kualitas Benih Kelapa Sawit di Indonesia
Benih kelapa sawit merupakan elemen yang sangat penting dalam menentukan hasil produksi tanaman kelapa sawit. Penggunaan benih sawit berkualitas (unggul) akan memberikan produktifi...

