Javascript must be enabled to continue!
Kehamilan Ektopik
View through CrossRef
Kehamilan ektopik merupakan suatu kehamilan yang terjadi di luar endometrium kavum uteri. Tujuan pembuatan artikel ini untuk mengetahui definisi, faktor risiko, tanda dan gejala, cara mendiagnosis, dan tatalaksana dari kehamilan ektopik sehingga dapat menghindari komplikasi yang mungkin terjadi. Berbagai faktor risiko kehamilan ektopik yaitu pernah mengalami kehamilan ektopik sebelumnya, operasi panggul sebelumnya, penggunaan alat kontrasepsi, riwayat penyakit radang panggul, dan merokok pada saat pembuahan. Kehamilan ektopik ini dapat diklasifikasikan berdasarkan tempatnya menempel dan paling sering terjadi di tuba fallopi khususnya bagian ampula dan diikuti oleh isthmus. Biasanya penderita tidak mengalami gejala yang khas, mirip seperti ibu hamil muda normal, tetapi terdapat trias gejala klinis kehamilan ektopik yaitu amenorea, nyeri abdomen, dan perdarahan pervaginam. Untuk mendiagnosis kehamilan ektopik diperlukan anamnesis, pemeriksaan fisik, dan pemeriksaan penunjang yang tepat. Tatalaksana yang dapat diberikan yaitu terapi medis dengan methotrexate, terapi expectant, dan terapi pembedahan yang terdiri atas laparoskopi, laparotomi, salpingotomi, dan salpingektomi yang dilakukan sesuai dengan indikasinya masing-masing dan yang paling sering dilakukan adalah laparotomi. Kehamilan ektopik tidak dapat dicegah tetapi komplikasi serius dapat dihindari dengan diagnosis dan perawatan dini serta faktor risikonya dapat dikurangi. Kata kunci: kehamilah ektopik, laparotomi, terapi expectant, methotrexate
Title: Kehamilan Ektopik
Description:
Kehamilan ektopik merupakan suatu kehamilan yang terjadi di luar endometrium kavum uteri.
Tujuan pembuatan artikel ini untuk mengetahui definisi, faktor risiko, tanda dan gejala, cara mendiagnosis, dan tatalaksana dari kehamilan ektopik sehingga dapat menghindari komplikasi yang mungkin terjadi.
Berbagai faktor risiko kehamilan ektopik yaitu pernah mengalami kehamilan ektopik sebelumnya, operasi panggul sebelumnya, penggunaan alat kontrasepsi, riwayat penyakit radang panggul, dan merokok pada saat pembuahan.
Kehamilan ektopik ini dapat diklasifikasikan berdasarkan tempatnya menempel dan paling sering terjadi di tuba fallopi khususnya bagian ampula dan diikuti oleh isthmus.
Biasanya penderita tidak mengalami gejala yang khas, mirip seperti ibu hamil muda normal, tetapi terdapat trias gejala klinis kehamilan ektopik yaitu amenorea, nyeri abdomen, dan perdarahan pervaginam.
Untuk mendiagnosis kehamilan ektopik diperlukan anamnesis, pemeriksaan fisik, dan pemeriksaan penunjang yang tepat.
Tatalaksana yang dapat diberikan yaitu terapi medis dengan methotrexate, terapi expectant, dan terapi pembedahan yang terdiri atas laparoskopi, laparotomi, salpingotomi, dan salpingektomi yang dilakukan sesuai dengan indikasinya masing-masing dan yang paling sering dilakukan adalah laparotomi.
Kehamilan ektopik tidak dapat dicegah tetapi komplikasi serius dapat dihindari dengan diagnosis dan perawatan dini serta faktor risikonya dapat dikurangi.
Kata kunci: kehamilah ektopik, laparotomi, terapi expectant, methotrexate.
Related Results
Asuhan Kebidanan Kehamilan dengan Molahidatidosa di RSUD Kabupaten Majene
Asuhan Kebidanan Kehamilan dengan Molahidatidosa di RSUD Kabupaten Majene
Upaya kesehatan reproduksi salah satunya adalah menurunkan angka kesakitan dan kematian ibu hamil dan bersalin. Adapun penyebab langsung dari kematian ibu di Indonesia adalah trias...
PENDAMPINGAN IBU HAMIL TANDA BAHAYA KEHAMILAN DI PUSKESMAS TRUCUK KLATEN
PENDAMPINGAN IBU HAMIL TANDA BAHAYA KEHAMILAN DI PUSKESMAS TRUCUK KLATEN
Kehamilan merupakan masa yang dimulai dari pembuahan atau bertemunya sel telur dengan sperma sampai dengan lahirnya janin. Lamanya kehamilan normal yaitu 40 minggu. Kehamilan ini d...
EDUKASI PENTINGNYA PEMERIKSAAN KEHAMILAN PADA IBU HAMIL RESIKO TINGGI
EDUKASI PENTINGNYA PEMERIKSAAN KEHAMILAN PADA IBU HAMIL RESIKO TINGGI
Kehamilan risiko tinggi merupakan keadaan yang dapat mempengaruhi optimalisasi ibu maupun janin pada kehamilan yang dihadapi. Pengetahuan ibu hamil tentang pemeriksaan kehamilan sa...
Kehamilan Ektopik Terganggu: Laporan Kasus dan Tinjauan Pustaka Komprehensif
Kehamilan Ektopik Terganggu: Laporan Kasus dan Tinjauan Pustaka Komprehensif
Pendahuluan: Kehamilan ektopik (KE), dan komplikasinya yaitu kehamilan ektopik terganggu (KET), merupakan suatu kegawatdaruratan obstetri yang menjadi penyebab utama mortalitas mat...
Asuhan Kebidanan Kehamilan dengan Kehamilan Ektopik
Asuhan Kebidanan Kehamilan dengan Kehamilan Ektopik
Pendahuluan Berdasarkan data yang didapat dari profil kesehatan Indonesia tahun 2020 bahwa angka kematian ibu di Indonesia pada tahun 1991-2015 secara umum terjadi penurunan dari 3...
KOMPLIKASI KEHAMILAN DAN PERSALINAN PADA KEHAMILAN REMAJA
KOMPLIKASI KEHAMILAN DAN PERSALINAN PADA KEHAMILAN REMAJA
AbstrakLatar Belakang: Menurut UNICEF, setiap lima kelahiran bayi terdapat satu bayi lahir dari ibu dengan usia dibawah 19 tahun. Kehamilan pada remaja usia 15-19 tahun di negara b...
UPAYA PENINGKATAN PENGETAHUAN IBU HAMIL TENTANG KEHAMILAN RESIKO TINGGI DI PRAKTIK MANDIRI BIDAN DWI RAHMAWATI PALEMBANG
UPAYA PENINGKATAN PENGETAHUAN IBU HAMIL TENTANG KEHAMILAN RESIKO TINGGI DI PRAKTIK MANDIRI BIDAN DWI RAHMAWATI PALEMBANG
Abstrak
Kehamilan risiko tinggi adalah kehamilan yang dapat menyebabkan terjadinya bahaya serta komplikasi yang lebih besar baik terhadap ibu maupun janin yang dikandungnya selama ...
EDUKASI EDUKASI KEGAWATAN PADA KEHAMILAN LANJUT DI MASYARAKAT
EDUKASI EDUKASI KEGAWATAN PADA KEHAMILAN LANJUT DI MASYARAKAT
Kehamilan adalah proses fisiologis yang dialami oleh seorang wanita dalam perjalanan reproduksi. Namun, tidak semua kehamilan berjalan dengan lancar. Data dari Organisasi Kesehatan...

