Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

KOMPLIKASI KEHAMILAN DAN PERSALINAN PADA KEHAMILAN REMAJA

View through CrossRef
AbstrakLatar Belakang: Menurut UNICEF, setiap lima kelahiran bayi terdapat satu bayi lahir dari ibu dengan usia dibawah 19 tahun. Kehamilan pada remaja usia 15-19 tahun di negara berkembang mencapai angka 21 juta. Kehamilan remaja merupkan masalah yang tersebar di seluruh dunia dan berdampak terhadap kesehatan ibu dan anak. (Mukhopadhyay, 2010), secara luas kematian yang disebabkan oleh kehamilan merupakan penyebab utama kematian anak perempuan usia 15-19 tahun (WHO, 2017). Remaja memiliki risiko komplikasi kehamilan yang tinggi, salah satunya adalah persalinan prematur,  IUGR dan pre-eklamsia. (Baker, 2007).Terjadi peningkatan risiko komplikasi sebesar 2 kali lipat pada kehamilan remaja dibandingkan kehamilan pada wanita usia 20-an (Utomo I. D., 2013), Penelitian ini bertujuan untuk mencari hubungan kehamilan remaja dengan komplikasi kehamilan dan persalinan. Metode: Penelitian ini menggunakan metode analitik observasional dengan pendekatan retrospektif cross sectional dengan jumlah sampel 40 dan diambil dengan teknik cosecutive sampling. Hasil: Komplikasi pada kehamilan remaja mencapai 60%. Hasil analisis hubungan kehamilan remaja dengan komplikasi kehamilan (p value= 0,0100 OR = 6), anemia ( p value 0,013 OR=7,364), defisiensi gizi p value=0,400), prekalmisa/eklamsia (p value =0,300), komplikasi persalinan (p value =1,000), persalinan SC (p value=1,000) dan KPD (p value =1,000). Kesimpulan: Pada penelitian ini kehamilan remaja berpengaruh pada komplikasi kehamilan dengan penyulit  dominan anemia dan tidak berpengaruh pada komplikasi persalinan.AbstractBackgrounds: According to UNICEF, every five babies born there is one baby born to a mother under the age of 19 years. Pregnancy in adolescents aged 15-19 years in developing countries reaches 21 million. Teenage pregnancy was a problem that spread throughout the world and had an impact on maternal and child health. (Mukhopadhyay, 2010), widely deaths caused by pregnancy are the main cause of death for girls aged 15-19 years (WHO, 2017). Adolescents had a high risk of pregnancy complications, one of which is premature labor, IUGR and pre-eclampsia. (Baker, 2007). There has been a 2-fold increase in the risk of complications in adolescent pregnancies versus pregnancies in women in their 20s (Utomo I. D., 2013). Methods: This study were observational analytic method with a retrospective cross sectional approach with 40 samples and was taken by cosecutive sampling technique. Results: Complications in adolescent pregnancy reach 60%. The results of the analysis of the relationship of adolescent pregnancies with complications of pregnancy showed (p value= 0,0100 OR = 6), anemia ( p value 0,013 OR=7,364), nutritional deficiency (p value=0,400), preeclampsia/eclampsia (p value =0,300), labor complications (p value =1,000), sectio caesaria (p value=1,000) dan premature rupture of membrane (p value =1,000)
Title: KOMPLIKASI KEHAMILAN DAN PERSALINAN PADA KEHAMILAN REMAJA
Description:
AbstrakLatar Belakang: Menurut UNICEF, setiap lima kelahiran bayi terdapat satu bayi lahir dari ibu dengan usia dibawah 19 tahun.
Kehamilan pada remaja usia 15-19 tahun di negara berkembang mencapai angka 21 juta.
Kehamilan remaja merupkan masalah yang tersebar di seluruh dunia dan berdampak terhadap kesehatan ibu dan anak.
(Mukhopadhyay, 2010), secara luas kematian yang disebabkan oleh kehamilan merupakan penyebab utama kematian anak perempuan usia 15-19 tahun (WHO, 2017).
Remaja memiliki risiko komplikasi kehamilan yang tinggi, salah satunya adalah persalinan prematur,  IUGR dan pre-eklamsia.
 (Baker, 2007).
Terjadi peningkatan risiko komplikasi sebesar 2 kali lipat pada kehamilan remaja dibandingkan kehamilan pada wanita usia 20-an (Utomo I.
D.
, 2013), Penelitian ini bertujuan untuk mencari hubungan kehamilan remaja dengan komplikasi kehamilan dan persalinan.
Metode: Penelitian ini menggunakan metode analitik observasional dengan pendekatan retrospektif cross sectional dengan jumlah sampel 40 dan diambil dengan teknik cosecutive sampling.
Hasil: Komplikasi pada kehamilan remaja mencapai 60%.
Hasil analisis hubungan kehamilan remaja dengan komplikasi kehamilan (p value= 0,0100 OR = 6), anemia ( p value 0,013 OR=7,364), defisiensi gizi p value=0,400), prekalmisa/eklamsia (p value =0,300), komplikasi persalinan (p value =1,000), persalinan SC (p value=1,000) dan KPD (p value =1,000).
Kesimpulan: Pada penelitian ini kehamilan remaja berpengaruh pada komplikasi kehamilan dengan penyulit  dominan anemia dan tidak berpengaruh pada komplikasi persalinan.
AbstractBackgrounds: According to UNICEF, every five babies born there is one baby born to a mother under the age of 19 years.
Pregnancy in adolescents aged 15-19 years in developing countries reaches 21 million.
Teenage pregnancy was a problem that spread throughout the world and had an impact on maternal and child health.
(Mukhopadhyay, 2010), widely deaths caused by pregnancy are the main cause of death for girls aged 15-19 years (WHO, 2017).
Adolescents had a high risk of pregnancy complications, one of which is premature labor, IUGR and pre-eclampsia.
(Baker, 2007).
There has been a 2-fold increase in the risk of complications in adolescent pregnancies versus pregnancies in women in their 20s (Utomo I.
D.
, 2013).
Methods: This study were observational analytic method with a retrospective cross sectional approach with 40 samples and was taken by cosecutive sampling technique.
Results: Complications in adolescent pregnancy reach 60%.
The results of the analysis of the relationship of adolescent pregnancies with complications of pregnancy showed (p value= 0,0100 OR = 6), anemia ( p value 0,013 OR=7,364), nutritional deficiency (p value=0,400), preeclampsia/eclampsia (p value =0,300), labor complications (p value =1,000), sectio caesaria (p value=1,000) dan premature rupture of membrane (p value =1,000).

Related Results

Kesehatan Reproduksi Remaja
Kesehatan Reproduksi Remaja
Seksualitas dan kesehatan reproduksi remaja didefinisikan sebagai keadaan sejahtera fisik dan psikis seorang remaja, termasuk keadaan terbebas dari kehamilan yang tak dikehendaki, ...
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature  Review Anna Tri Wahyuni1), Masfuri2),  Liya Arista3)1,2,3 Fakultas Ilmu Keperawatan Univers...
Komplikasi Kehamilan dan Persalinan Pada Kondisi 4 Terlalu di Puskesmas Jabung Kabupaten Malang
Komplikasi Kehamilan dan Persalinan Pada Kondisi 4 Terlalu di Puskesmas Jabung Kabupaten Malang
Komplikasi kehamilan dan persalinan menjadi faktor penyumbang angka kematian ibu yang disebakan oleh kondisi 4 terlalu (terlalu muda, terlalu tua, terlalu dekat jarak kelahiran, da...
PEMBERDAYAAN IBU HAMIL TENTANG PERSIAPAN PERSALINAN DI PUSKESMAS ANTANG PRUMNAS KOTA MAKASSAR
PEMBERDAYAAN IBU HAMIL TENTANG PERSIAPAN PERSALINAN DI PUSKESMAS ANTANG PRUMNAS KOTA MAKASSAR
Kelahiran adalah fungsi fisiologis. Tidak heran para ibu ingin melakukan fungsi ini dengan cara yang sesuai untuk mereka. Prasangka orang tersebut sebelum hamil dan latar belakang ...
SKOR POEDJI ROCHJATI DENGAN KOMPLIKASI DALAM PERSALINAN – STUDY CASE CONTROL
SKOR POEDJI ROCHJATI DENGAN KOMPLIKASI DALAM PERSALINAN – STUDY CASE CONTROL
Kehamilan risiko tinggi yang memburuk menjadi komplikasi kehamilan beresiko membahayakan kesehatan ibu dan bayi, namun tidak semua resiko tinggi kehamilan menjadi komplikasi kehami...
GAMBARAN PENGETAHUAN DAN PERILAKU PENCEGAHAN ANEMIA PADA REMAJA PUTRI DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS PRAMBONTERGAYANG
GAMBARAN PENGETAHUAN DAN PERILAKU PENCEGAHAN ANEMIA PADA REMAJA PUTRI DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS PRAMBONTERGAYANG
ABSTRAKAnemia merupakan penyebab kecacatan tertinggi di seluruh negara-negara dunia. Hal ini menjadikan anemia sebagai masalah yang serius di seluruh dunia pada kesehatan masyaraka...
PENGETAHUAN DAN SIKAP REMAJA TENTANG KEHAMILAN REMAJA
PENGETAHUAN DAN SIKAP REMAJA TENTANG KEHAMILAN REMAJA
Peningkatan perilaku seksual pranikah membawa dampak yang sangat beresiko salah satunya adalah kehamilan tidak diinginkan sebab dilakukan diluar pernikahan. Remaja yang hamil menga...

Back to Top