Javascript must be enabled to continue!
Wilayah Periurban Bogor : Identifikasi Karakteristik Fisik, Sosial dan Ekonomi
View through CrossRef
Wilayah Peri Urban (WPU) merupakan wilayah yang terletak di antara wilayah yang secara fisik mempunyai kenampakan kekotaan di satu sisi dan kenampakan pedesaan di sisi yang lain (Yunus, 2008). WPU Kabupaten Bogor yang berbatasan dengan Kota Bogor berkembang secara dinamis dan cenderung tidak dapat terkendali. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi karakteristik dan tipologi WPU berdasarkan kondisi fisik, sosial dan ekonominya. Metode analisis yang digunakan 1) analisis overlay GIS untuk mengetahui karakteristik kekotaan atau kedesaan di wilayah penelitian, 2) analisis skoring untuk mengetahui hasil skor dari setiap variabel yang telah ditentukan sebelumnya, berdasarkan total skor dari setiap variabel diperoleh tipologi wilayah penelitian, 3) analisis deskriptif kualitatif untuk menentukan arahan pengembangan wilayah penelitian berdasarkan karakteristik, tipologi, dan interaksi masyarakat di wilayah penelitian yang didapatkan melalui kuesioner. Hasil penelitian menunjukkan bahwa wilayah penelitian (WPU) dari 35 desa/kelurahan Kabupaten Bogor yang berbatas langsung dengan Kota Bogor, 4 desa dan 1 kelurahan memiliki tipologi rural peri urban dengan karakteristik kedesaan yang tinggi dan interaksi yang tidak terlalu besar dengan Kota Bogor, sedangkan 25 memiliki tipologi peri urban sekunder dengan karakteristik kedesaan dan kekotaan yang seimbang dan interaksi yang sedang dengan Kota Bogor, dan 5 desa memiliki tipologi peri urban primer dengan karakteristik kekotaan yang tinggi dan memiliki interaksi yang besar dengan Kota Bogor.
Lembaga Penelitian dan Pemberdayaan Masyarakat - LITPAM
Title: Wilayah Periurban Bogor : Identifikasi Karakteristik Fisik, Sosial dan Ekonomi
Description:
Wilayah Peri Urban (WPU) merupakan wilayah yang terletak di antara wilayah yang secara fisik mempunyai kenampakan kekotaan di satu sisi dan kenampakan pedesaan di sisi yang lain (Yunus, 2008).
WPU Kabupaten Bogor yang berbatasan dengan Kota Bogor berkembang secara dinamis dan cenderung tidak dapat terkendali.
Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi karakteristik dan tipologi WPU berdasarkan kondisi fisik, sosial dan ekonominya.
Metode analisis yang digunakan 1) analisis overlay GIS untuk mengetahui karakteristik kekotaan atau kedesaan di wilayah penelitian, 2) analisis skoring untuk mengetahui hasil skor dari setiap variabel yang telah ditentukan sebelumnya, berdasarkan total skor dari setiap variabel diperoleh tipologi wilayah penelitian, 3) analisis deskriptif kualitatif untuk menentukan arahan pengembangan wilayah penelitian berdasarkan karakteristik, tipologi, dan interaksi masyarakat di wilayah penelitian yang didapatkan melalui kuesioner.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa wilayah penelitian (WPU) dari 35 desa/kelurahan Kabupaten Bogor yang berbatas langsung dengan Kota Bogor, 4 desa dan 1 kelurahan memiliki tipologi rural peri urban dengan karakteristik kedesaan yang tinggi dan interaksi yang tidak terlalu besar dengan Kota Bogor, sedangkan 25 memiliki tipologi peri urban sekunder dengan karakteristik kedesaan dan kekotaan yang seimbang dan interaksi yang sedang dengan Kota Bogor, dan 5 desa memiliki tipologi peri urban primer dengan karakteristik kekotaan yang tinggi dan memiliki interaksi yang besar dengan Kota Bogor.
Related Results
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAFTAR PUSTAKAAditama, M. H. R., & Selfiardy, S. (2022). Kehidupan Mahasiswa Kuliah Sambil Bekerja di Masa Pandemi Covid-19. Kidspedia: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 3(...
Keadilan Spasial Dalam Mendukung Ketimpangan Sosial: Studi Kasus Kabupaten Bogor
Keadilan Spasial Dalam Mendukung Ketimpangan Sosial: Studi Kasus Kabupaten Bogor
ABSTRACTBogor Regency is characterized by diverse patterns of regional development across its different areas. In the western part of Bogor, the proportion of built-up land is the ...
PENGARUH PEMBELAJARAN TATAP MUKA TERBATAS TERHADAP HASIL BELAJAR DITINJAU DARI MOTIVASI BELAJAR ILMU PENGETAHUAN SOSIAL
PENGARUH PEMBELAJARAN TATAP MUKA TERBATAS TERHADAP HASIL BELAJAR DITINJAU DARI MOTIVASI BELAJAR ILMU PENGETAHUAN SOSIAL
The aims of this study were (1) to determine the effect of limited face-to-face learning on social science learning outcomes for VII grade students at MTs Ar Rofiqy Bogor, (2) to d...
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review Anna Tri Wahyuni1), Masfuri2), Liya Arista3)1,2,3 Fakultas Ilmu Keperawatan Univers...
Reviewers For Vol 15 No. 1
Reviewers For Vol 15 No. 1
Prof. Dr. Mirnawati Sudarmanto, Faculty of Veterinary Medicine, Bogor Agricultural University, Bogor (IPB), Indonesia Dr. Ratih Dewanti Hariyadi, Faculty of Agricultural Technol...
Pemanfaatan Media Sosial Terhadap Kompetensi Penyuluh Pertanian Di Kecamatan Ingin Jaya Kabupaten Aceh Besar
Pemanfaatan Media Sosial Terhadap Kompetensi Penyuluh Pertanian Di Kecamatan Ingin Jaya Kabupaten Aceh Besar
Abstrak . Pesannya pengguna media sosial saat ini berpotensi untuk dimanfaatkan oleh semua profesi termasuk penyuluh sebagai sumber belajar dan media informasi pertanian. Melalui p...
Catatan dari Managing Editor
Catatan dari Managing Editor
Salam sejahtera,
Tahun 2020 ini menandakan awal dari akhir sebuah dekade dimana terjadi berbagai perubahan sosial dan teknologi. Pertama, diketahui bahwa teknologi internet dan me...

