Javascript must be enabled to continue!
PKM Pembuatan Pemegang dan Penjepit Rotan 3 Dimensi
View through CrossRef
Pelaksanaan IbM ini diawali dengan penyajian materi tentang cara membuat alat penepat dan pemegang atau penjepit rotan 3 dimensi, Kepada peserta juga diberikan pengetahuan tentang cara menggunakan alat penepat dan pemegang atau penjepit rotan 3 dimensi dan bagaimana bekerja membuat keranjang parcel rotan dengan menggunakan alat penepat dan pemegang atau penjepit rotan 3 dimensi. Tahap selanjutnya, diberikan materi pelatihan dalam bentuk praktek langsung. Selanjutnya dilakukan evaluasi untuk mengetahui sejauh mana tujuan yang telah ditetapkan dapat tercapai. Pelaksanaan evaluasi dilakukan pada saat penyampaian materi melalui pemberian pertanyaan secara lisan dan pengamatan terhadap kemampuan peserta. Pertanyaan secara lisan diberikan untuk mengukur penguasaan peserta tentang apa yang sedang disajikan, sedangkan pengamatan dilakukan untuk menilai keterampilan. peserta dalam pelatihan cara membuat alat penepat dan pemegang atau penjepit rotan 3 dimensi. Berdasarkan hasil yang telah dicapai, maka dapat disimpulkan sebagai berikut: 1. Secara umum mitra dalam kegiatan IbM ini dapat mengusai materi pelatihan, baik pengetahuan tentang teori menjepit dan menuntun, pembuatan perkakas pemegang dan penuntun 3 dimensi untuk pembuatan percel rotan. 2. Peserta pelatihan dapat menghemat waktu 1 menit untuk pembuatan parcel rotan baik parcel besar ataupun parcel yang kecil, sehingga meningkatkan produktifitas pekerja percel rotas tersebut. 3. Produk percel rotan yang dhasilkan lebih mencapai ukuran dimensional dan bentuknya, sehingga lebih baik dan rapi sehingga meningkatkan harga jual pada kisaran harga tertinggi.
CV. Sakura Digital Nusantara
Title: PKM Pembuatan Pemegang dan Penjepit Rotan 3 Dimensi
Description:
Pelaksanaan IbM ini diawali dengan penyajian materi tentang cara membuat alat penepat dan pemegang atau penjepit rotan 3 dimensi, Kepada peserta juga diberikan pengetahuan tentang cara menggunakan alat penepat dan pemegang atau penjepit rotan 3 dimensi dan bagaimana bekerja membuat keranjang parcel rotan dengan menggunakan alat penepat dan pemegang atau penjepit rotan 3 dimensi.
Tahap selanjutnya, diberikan materi pelatihan dalam bentuk praktek langsung.
Selanjutnya dilakukan evaluasi untuk mengetahui sejauh mana tujuan yang telah ditetapkan dapat tercapai.
Pelaksanaan evaluasi dilakukan pada saat penyampaian materi melalui pemberian pertanyaan secara lisan dan pengamatan terhadap kemampuan peserta.
Pertanyaan secara lisan diberikan untuk mengukur penguasaan peserta tentang apa yang sedang disajikan, sedangkan pengamatan dilakukan untuk menilai keterampilan.
peserta dalam pelatihan cara membuat alat penepat dan pemegang atau penjepit rotan 3 dimensi.
Berdasarkan hasil yang telah dicapai, maka dapat disimpulkan sebagai berikut: 1.
Secara umum mitra dalam kegiatan IbM ini dapat mengusai materi pelatihan, baik pengetahuan tentang teori menjepit dan menuntun, pembuatan perkakas pemegang dan penuntun 3 dimensi untuk pembuatan percel rotan.
2.
Peserta pelatihan dapat menghemat waktu 1 menit untuk pembuatan parcel rotan baik parcel besar ataupun parcel yang kecil, sehingga meningkatkan produktifitas pekerja percel rotas tersebut.
3.
Produk percel rotan yang dhasilkan lebih mencapai ukuran dimensional dan bentuknya, sehingga lebih baik dan rapi sehingga meningkatkan harga jual pada kisaran harga tertinggi.
Related Results
STRATEGI PENGEMBANGAN TENAGA KERJA DALAM PENINGKATAN PENDAPATAN DAN PEMASARAN PADA KERAJINAN ROTAN PUTRI YAKIN SILUNGKANG
STRATEGI PENGEMBANGAN TENAGA KERJA DALAM PENINGKATAN PENDAPATAN DAN PEMASARAN PADA KERAJINAN ROTAN PUTRI YAKIN SILUNGKANG
Industri kerajinan rotan di Silungkakng telah menghasilkan berbagai macam produk kerajinan rotan seperti kursi, pot bunga, tempat sampah, dan tudung saji sehingga dapat nyaman dan ...
DIVERSIFIKASI PRODUK KERAJINAN ROTAN MENGGUNAKAN ALAT PENEKUK PIPA BESI DI DESA PIANTUS
DIVERSIFIKASI PRODUK KERAJINAN ROTAN MENGGUNAKAN ALAT PENEKUK PIPA BESI DI DESA PIANTUS
Desa Piantus merupakan satu-satunya desa sebagai sentra kerajinan rotan yang terdapat diKabupaten Sambas. Jumlah pengrajin rotan yang terdapat di Desa Piantus sekitar 70% darijumla...
Mitologi Pantangan Dalam Religi Dan Budaya Masyarakat Desa Sungai Rotan Kecamatan Sungai Rotan Kabupaten Muara Enim (Kajian Semiotika)
Mitologi Pantangan Dalam Religi Dan Budaya Masyarakat Desa Sungai Rotan Kecamatan Sungai Rotan Kabupaten Muara Enim (Kajian Semiotika)
Mitos merupakan sebuah sastra lisan yang menceritakan sebuah kejadian masa lampau berisi kepercayaan-kepercayaan pada dewa maupun makhluk setengah dewa yang seringkali dikaitkan de...
Strategi Pengembangan Usaha Kerajinan Rotan di Kabupaten Pangkep Rattan Craft Business Development Strategy Pangkep Regency
Strategi Pengembangan Usaha Kerajinan Rotan di Kabupaten Pangkep Rattan Craft Business Development Strategy Pangkep Regency
Perkembangan UMKM di Indonesia sangat pesat. Dalam perekonomian Indonesia, Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) adalah kelompok usaha yang memiliki jumlah yang paling besar. Sala...
Pembuatan Video Dokumenter Promosi dan Pameran Hasil Kerajinan Anyaman dari Bahan Rotan
Pembuatan Video Dokumenter Promosi dan Pameran Hasil Kerajinan Anyaman dari Bahan Rotan
Pembuatan video promosi kerajinan rotan di Desa Selebung Rembige, Kota Mataram, adalah sebuah proyek kolaboratif yang menggabungkan potensi kerajinan lokal dan partisipasi aktif wa...
PENGEMBANGAN KREATIVITAS ANAK MELALUI KEGIATAN MELUKIS DIATAS KANVAS DI PANDEMI
PENGEMBANGAN KREATIVITAS ANAK MELALUI KEGIATAN MELUKIS DIATAS KANVAS DI PANDEMI
Obstacles and challenges are still felt related to increasing children's talents and creativity during the pandemic. Children at an early age certainly need learning activities tha...
Transformasi Bentuk Simbolik Arsitektur Candi Prambanan
Transformasi Bentuk Simbolik Arsitektur Candi Prambanan
Fenomena Arsitektur Candi Prambanan adalah unik karena memenuhi kriterium dimensi makna transendental sejak awal mula pembangunannya, masa kehidupan, masa kegelapan, penemuan kemba...
PERLINDUNGAN HUKUM TERHADAP PEMEGANG HAK CIPTA BERDASARKAN UNDANG-UNDANG NO. 28 TAHUN 2014 TENTANG HAK CIPTA
PERLINDUNGAN HUKUM TERHADAP PEMEGANG HAK CIPTA BERDASARKAN UNDANG-UNDANG NO. 28 TAHUN 2014 TENTANG HAK CIPTA
ABSTRAKHak atas kekayaan intelektual (HAKI) adalah hak kebendaan, hak atas sesuatu benda yang bersumber dari hasil kerja otak dan hasil kerja rasio manusia yang disebut juga dengan...

