Javascript must be enabled to continue!
Gambaran Darah pada Babi yang Diinfeksi Streptococcus suis Secara Intranasal dan Intravena
View through CrossRef
Penelitian dilakukan untuk mendeteksi perbedaan profil darah babi yang diinfeksi dengan isolat Streptococcus suis dari Bali dengan rute infeksi intravena dan intranasal. Penelitian ini dilakukan secara eksperimental, dengan melakukan uji biologis isolat S. suis dengan kode isolat PPB5 yang ditemukan di Denpasar terhadap enam ekor babi. Inokulasi secara intra vena maupun secara intra nasal dilakukan pada masing-masing tiga ekor babi. Babi yang digunakan dalam penelitian ini berumur 8 minggu. Pada infeksi intranasal sebelum inokulasi terlebih dahulu diberikan asam asetat 1% pada cavum nasal, kemudian disemprotkan cairan inokulum S. suis (2 x 106). Pada infeksi secara intravena, cairan inokulum disuntikan pada vena auricularis. Perubahan pada babi diamati sampai hari ke 15. Pengambilan sampel darah dilakukan saat sebelum diinokulasikan bakteri, hari ke 3 pasca inokulasi, dan sebelum dieuthanasia. Pada hari ke-tiga pasca inokulasi, jumlah eusinofil berbeda nyata pada kedua perlakuan, sementara profil darah yang lain tidak berbeda nyata. Semua indikator darah pada kedua perlakuan tidak berbeda nyata sebelum hewan coba dieuthanasia pada hari ke-15. Pada hari ke 15 terjadi peningkatan jumlah eritrosit dan monositosis pada infeksi intranasal. Terjadi hipohaemoglobinemia dan penurunan PCV pada infeksi intranasal dan intravena. Penelitian lanjut diperlukan dengan jumlah ulangan yang lebih banyak. Vaksin S. suis perlu segera dikembangkan untuk mengurangi ancaman Kesehatan masyarakat dan kerugian ekonomi peternak.
Universitas Udayana
Title: Gambaran Darah pada Babi yang Diinfeksi Streptococcus suis Secara Intranasal dan Intravena
Description:
Penelitian dilakukan untuk mendeteksi perbedaan profil darah babi yang diinfeksi dengan isolat Streptococcus suis dari Bali dengan rute infeksi intravena dan intranasal.
Penelitian ini dilakukan secara eksperimental, dengan melakukan uji biologis isolat S.
suis dengan kode isolat PPB5 yang ditemukan di Denpasar terhadap enam ekor babi.
Inokulasi secara intra vena maupun secara intra nasal dilakukan pada masing-masing tiga ekor babi.
Babi yang digunakan dalam penelitian ini berumur 8 minggu.
Pada infeksi intranasal sebelum inokulasi terlebih dahulu diberikan asam asetat 1% pada cavum nasal, kemudian disemprotkan cairan inokulum S.
suis (2 x 106).
Pada infeksi secara intravena, cairan inokulum disuntikan pada vena auricularis.
Perubahan pada babi diamati sampai hari ke 15.
Pengambilan sampel darah dilakukan saat sebelum diinokulasikan bakteri, hari ke 3 pasca inokulasi, dan sebelum dieuthanasia.
Pada hari ke-tiga pasca inokulasi, jumlah eusinofil berbeda nyata pada kedua perlakuan, sementara profil darah yang lain tidak berbeda nyata.
Semua indikator darah pada kedua perlakuan tidak berbeda nyata sebelum hewan coba dieuthanasia pada hari ke-15.
Pada hari ke 15 terjadi peningkatan jumlah eritrosit dan monositosis pada infeksi intranasal.
Terjadi hipohaemoglobinemia dan penurunan PCV pada infeksi intranasal dan intravena.
Penelitian lanjut diperlukan dengan jumlah ulangan yang lebih banyak.
Vaksin S.
suis perlu segera dikembangkan untuk mengurangi ancaman Kesehatan masyarakat dan kerugian ekonomi peternak.
Related Results
Deteksi Bakteri Staphylococcus sp. dari Saluran Pernapasan Babi
Deteksi Bakteri Staphylococcus sp. dari Saluran Pernapasan Babi
Penelitian ini dilakukan untuk mendeteksi Staphylococcus sp. di saluran pernapasan babi. Sampel dibedakan berdasarkan jenis kelamin (babi jantan dan babi betina). Sebanyak 100 samp...
SISTEM INFORMASI SEBAGAI KEILMUAN YANG MULTIDISIPLINER
SISTEM INFORMASI SEBAGAI KEILMUAN YANG MULTIDISIPLINER
Saat ini, dibandingkan dengan negara sekitar, di manakah posisi Indonesia? Tepat sesaat sebelum pandemi, World bank mengkategorikan Indonesia pada posisi upper middle income dan PB...
EFEKTIFITAS PEMBERIAN SEDUHAN DAUN SUNGKAI (PERONEMA CANESCENS JACK) TERHADAP PERUBAHAN TEKANAN DARAH PADA LANSIA HIPERTENSI DI WILAYAH UPT PUSKESMAS PAHANDUT PALANGKA RAYA
EFEKTIFITAS PEMBERIAN SEDUHAN DAUN SUNGKAI (PERONEMA CANESCENS JACK) TERHADAP PERUBAHAN TEKANAN DARAH PADA LANSIA HIPERTENSI DI WILAYAH UPT PUSKESMAS PAHANDUT PALANGKA RAYA
Salah satu terapi pengobatan non farmakologis untuk hipertensi yaitu dengan pemberian seduhan daun sungkai. Daun sungkai (Peronema Canescens Jack) merupakan etnobotani Indonesia da...
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAFTAR PUSTAKAAditama, M. H. R., & Selfiardy, S. (2022). Kehidupan Mahasiswa Kuliah Sambil Bekerja di Masa Pandemi Covid-19. Kidspedia: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 3(...
PENGARUH PEMBERIAN BAWANG PUTIH TERHADAP PENURUNAN TEKANAN DARAH PADA LANSIA PENDERITA HIPERTENSI
PENGARUH PEMBERIAN BAWANG PUTIH TERHADAP PENURUNAN TEKANAN DARAH PADA LANSIA PENDERITA HIPERTENSI
Tekanan Darah pada lansia penderita hipertensi yaitu tekanan sistolik 160 mmHg dan tekanan diastolik 90 mmHg. Untuk menstabilkan tekanan darah pada lansia hipertensi dengan menggun...
Evaluation of pathotype marker genes in Streptococcus suis isolated from human and clinically healthy swine in Thailand
Evaluation of pathotype marker genes in Streptococcus suis isolated from human and clinically healthy swine in Thailand
Abstract
Background
Streptococcus suis is a zoonotic pathogen that causes substantial economic losses in the pig industry and contributes to human i...
OPTIMALISASI RUTE KENDARAAN MENGGUNAKAN METODE SAVING MATRIX SEBAGAI PENENTUAN RUTE DISTIBUSI DARAH DI UTD PMI KOTA PEKANBARU
OPTIMALISASI RUTE KENDARAAN MENGGUNAKAN METODE SAVING MATRIX SEBAGAI PENENTUAN RUTE DISTIBUSI DARAH DI UTD PMI KOTA PEKANBARU
Penelitian ini dilakukan di Unit Transfusi Darah Palang Merah Indonesia Kota Pekanbaru. UTD PMI tersebut merupakan unit pelayanan kesehatan yang terdiri dari seragkai kegiatan, sal...
Modifikasi Bak Pengecatan pada Pembuatan Sediaan Apusan Darah Tepi
Modifikasi Bak Pengecatan pada Pembuatan Sediaan Apusan Darah Tepi
Pembuatan preparat apusan darah tepi menjadi suatu keterampilan yang harus dimiliki oleh seorang tenaga laboratorium kesehatan. Sediaan apusan darah tepi merupakan bagian yang pent...

