Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Metode Certainty Factor Sebagai Bahan Pendukung Pengambilan Keputusan Mengenai Penentuan Lokasi Kafe

View through CrossRef
Kebutuhan untuk memperoleh lokasi kafe baru untuk mencapai target yang diberikan oleh perusahaan membuat para pencari lokasi bekerja dengan keras. Setelah memperoleh lokasi, surveyor memberikan laporan ke pemilik kafe untuk diproses di aplikasi. Pemilihan lokasi kafe berdasarkan kriteria yang dibuat oleh pemilik kafe. Antara lain: Alamat calon kafe, luas bangunan, lebar jalan, jumlah traffic motor, harga sewa, kelengkapan ijin bangunan, lokasi dekat dengan keramaian. Tugas ini dibuat berdasarkan persyaratan yang ada, maka metode certainty factor (CF) digunakan untuk menganalisa penentuan lokasi kafe baru dengan asumsi perhitungan CF luas bangunan = 0,2. CF lebar jalan = 0,1. CF jumlah traffic motor = 0,1. CF sewa bangunan = 0,1. CF kelengkapan ijin bangunan = 0,2. CF lokasi strategis = 0,1. Apabila salah satu CF tidak terpenuhi atau kurang dari yang dipersyaratkan maka CF akan kurang dari 1, sehingga hasil keputusan penentuan lokasi tidak layak dijadikan kafe. Begitu juga sebaliknya jika CF = 1 maka hasil keputusan penentuan lokasi layak untuk dijadikan kafe. Pengujian sistem dilakukan dengan menggunakan beberapa ketentuan yang diatur maka akan menjadi suatu acuan untuk menentukan lokasi kafe baru. Untuk mengetahui apakah lokasi layak atau tidak maka diperlukan data yang akan diinput di sebuah aplikasi sederhana. Aplikasi ini diharapkan membantu mempercepat kinerja untuk memperoleh target perolehan lokasi kafe secara maksimal. Aplikasi ini bisa digunakan sebagai penentuan uji kualifikasi persyaratan layak bangun bagi para pelaku usaha kelas menengah ke atas seperti waralaba atau franchise, industri, dan instansi sesuai SOP.
Title: Metode Certainty Factor Sebagai Bahan Pendukung Pengambilan Keputusan Mengenai Penentuan Lokasi Kafe
Description:
Kebutuhan untuk memperoleh lokasi kafe baru untuk mencapai target yang diberikan oleh perusahaan membuat para pencari lokasi bekerja dengan keras.
Setelah memperoleh lokasi, surveyor memberikan laporan ke pemilik kafe untuk diproses di aplikasi.
Pemilihan lokasi kafe berdasarkan kriteria yang dibuat oleh pemilik kafe.
Antara lain: Alamat calon kafe, luas bangunan, lebar jalan, jumlah traffic motor, harga sewa, kelengkapan ijin bangunan, lokasi dekat dengan keramaian.
Tugas ini dibuat berdasarkan persyaratan yang ada, maka metode certainty factor (CF) digunakan untuk menganalisa penentuan lokasi kafe baru dengan asumsi perhitungan CF luas bangunan = 0,2.
CF lebar jalan = 0,1.
CF jumlah traffic motor = 0,1.
CF sewa bangunan = 0,1.
CF kelengkapan ijin bangunan = 0,2.
CF lokasi strategis = 0,1.
Apabila salah satu CF tidak terpenuhi atau kurang dari yang dipersyaratkan maka CF akan kurang dari 1, sehingga hasil keputusan penentuan lokasi tidak layak dijadikan kafe.
Begitu juga sebaliknya jika CF = 1 maka hasil keputusan penentuan lokasi layak untuk dijadikan kafe.
Pengujian sistem dilakukan dengan menggunakan beberapa ketentuan yang diatur maka akan menjadi suatu acuan untuk menentukan lokasi kafe baru.
Untuk mengetahui apakah lokasi layak atau tidak maka diperlukan data yang akan diinput di sebuah aplikasi sederhana.
Aplikasi ini diharapkan membantu mempercepat kinerja untuk memperoleh target perolehan lokasi kafe secara maksimal.
Aplikasi ini bisa digunakan sebagai penentuan uji kualifikasi persyaratan layak bangun bagi para pelaku usaha kelas menengah ke atas seperti waralaba atau franchise, industri, dan instansi sesuai SOP.

Related Results

ANALISIS PERTIMBANGAN MAHKAMAH AGUNG DALAM MENGABULKAN KASASI TERDAKWA (STUDI PUTUSAN NOMOR 2959/K/PID.SUS/2022)
ANALISIS PERTIMBANGAN MAHKAMAH AGUNG DALAM MENGABULKAN KASASI TERDAKWA (STUDI PUTUSAN NOMOR 2959/K/PID.SUS/2022)
<p><em><span class="markedContent"><span style="left: calc(var(--scale-factor)*195.53px); top: calc(var(--scale-factor)*496.87px); font-size: calc(var(--scale-...
Penerapan Metode Simple Multi Attribute Rating Technique pada Pemilihan Cafe Terfavorit
Penerapan Metode Simple Multi Attribute Rating Technique pada Pemilihan Cafe Terfavorit
Banyaknya jumlah kafe yang ada di kota Medan khususnya di kawasan pemancingan membuat sebagian orang kesulitan untuk memilih kafe dengan kenyamanan yang baik untuk menghabiskan wak...
APLIKASI PROGRAM LINIER DALAM PEMBELIAN BAHAN BAKU
APLIKASI PROGRAM LINIER DALAM PEMBELIAN BAHAN BAKU
Pengambilan keputusan pembelian bahan baku merupakan salah satu aspek yang penting guna kelancaran produksi. Kesalahan dalam merencanakan kebutuhan bahan baku berakibat pada p...
APLIKASI PROGRAM LINIER DALAM PEMBELIAN BAHAN BAKU
APLIKASI PROGRAM LINIER DALAM PEMBELIAN BAHAN BAKU
Pengambilan keputusan pembelian bahan baku merupakan salah satu aspek yang penting guna kelancaran produksi. Kesalahan dalam merencanakan kebutuhan bahan baku berakibat pada p...
KEDUDUKAN AHLI BAHASA DALAM PEMBUKTIAN PERKARA PENCEMARAN NAMA BAIK (STUDI PUTUSAN NOMOR: 47/PID.SUS/2019/PN. MGT)
KEDUDUKAN AHLI BAHASA DALAM PEMBUKTIAN PERKARA PENCEMARAN NAMA BAIK (STUDI PUTUSAN NOMOR: 47/PID.SUS/2019/PN. MGT)
<em><span id="page3R_mcid52" class="markedContent"><span style="left: calc(var(--scale-factor)*125.30px); top: calc(var(--scale-factor)*539.11px); font-size: calc(va...
PENGAMBILAN KEPUTUSAN DAN KEPEMIMPINAN DALAM KEPERAWATAN MEDIS
PENGAMBILAN KEPUTUSAN DAN KEPEMIMPINAN DALAM KEPERAWATAN MEDIS
Penelitian ini berkaitan dengan pola proses pengambilan keputusan yang diambil oleh perawat dan paramedis di rumah sakit swasta di Surakarta, Jawa Tengah. Proses pengambilan keputu...
Narasi Visual dalam Interior Kafe Ndalem: Analisis Karakter Desain pada Ruang Transisi (Lorong)
Narasi Visual dalam Interior Kafe Ndalem: Analisis Karakter Desain pada Ruang Transisi (Lorong)
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis narasi visual interior kafe, khususnya desain interior pada ruang transisi berupa lorong di Kafe Ndalem, Madiun, sebagai bagian penting ...
PEMBANGUNAN SISTEM PENDUKUNG KEPUTUSAN PENILAIAN KELAYAKAN KREDIT DI KBPR AMANAH, KEPANJEN
PEMBANGUNAN SISTEM PENDUKUNG KEPUTUSAN PENILAIAN KELAYAKAN KREDIT DI KBPR AMANAH, KEPANJEN
KBPR  Amanah  adalah  sebuah  BPR  (Bank  Perkreditan  Rakyat)  yang  terletak  di  Kecamatan  Kepanjen, Kabupaten Malang yang menyediakan layanan kredit, tabungan, dan deposito. S...

Back to Top