Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Identifikasi Jenis Sel pada Saliva Anjing

View through CrossRef
Saliva adalah cairan tubuh unik yang mudah diakses, dan memiliki berbagai peran dalam menjaga kesehatan tubuh. Karena kelebihan ini, saliva memiliki potensi yang besar untuk dikembangkan menjadi sampel biologis yang non-invasif dalam dunia kedokteran hewan, dimana kesejahteraan hewan selalu diupayakan. Meskipun saliva anjing sudah cukup banyak diteliti, namun belum ada penelitian mengenai komponen seluler pada saliva anjing. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui jenis sel yang dapat ditemukan pada saliva anjing normal. Penelitian ini menggunakan objek penelitian berupa spesimen saliva dari anjing sehat. Sampel saliva dari 15 anjing kemudian dibuat menjadi 15 sediaan segar sebelum diperiksa menggunakan mikroskop. Pemeriksaan mikroskopis dilakukan menggunakan perbesaran 400x untuk mengidentifikasi jenis sel yang dapat ditemukan pada saliva anjing. Data yang didapatkan akan dilaporkan secara deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada saliva anjing dapat ditemukan beberapa sel yaitu sel epitel, sel darah putih, mikroorganisme, serta komponen bukan sel yaitu kristal. Sel yang ditemukan merupakan sel yang berasal dari rongga mulut, sedangkan pembentukan kristal pada saliva anjing disebabkan oleh kandungan mineral serta pH saliva anjing yang bernilai tinggi. Perlu dilakukan penelitian lanjutan agar sel dapat teridentifikasi dengan lebih baik.
Title: Identifikasi Jenis Sel pada Saliva Anjing
Description:
Saliva adalah cairan tubuh unik yang mudah diakses, dan memiliki berbagai peran dalam menjaga kesehatan tubuh.
Karena kelebihan ini, saliva memiliki potensi yang besar untuk dikembangkan menjadi sampel biologis yang non-invasif dalam dunia kedokteran hewan, dimana kesejahteraan hewan selalu diupayakan.
Meskipun saliva anjing sudah cukup banyak diteliti, namun belum ada penelitian mengenai komponen seluler pada saliva anjing.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui jenis sel yang dapat ditemukan pada saliva anjing normal.
Penelitian ini menggunakan objek penelitian berupa spesimen saliva dari anjing sehat.
Sampel saliva dari 15 anjing kemudian dibuat menjadi 15 sediaan segar sebelum diperiksa menggunakan mikroskop.
Pemeriksaan mikroskopis dilakukan menggunakan perbesaran 400x untuk mengidentifikasi jenis sel yang dapat ditemukan pada saliva anjing.
Data yang didapatkan akan dilaporkan secara deskriptif kualitatif.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada saliva anjing dapat ditemukan beberapa sel yaitu sel epitel, sel darah putih, mikroorganisme, serta komponen bukan sel yaitu kristal.
Sel yang ditemukan merupakan sel yang berasal dari rongga mulut, sedangkan pembentukan kristal pada saliva anjing disebabkan oleh kandungan mineral serta pH saliva anjing yang bernilai tinggi.
Perlu dilakukan penelitian lanjutan agar sel dapat teridentifikasi dengan lebih baik.

Related Results

Gambaran Histologi Kulit Bagian Abdomen dan Profil Total Leukosit Anjing yang Menderita Dermatitis
Gambaran Histologi Kulit Bagian Abdomen dan Profil Total Leukosit Anjing yang Menderita Dermatitis
Kulit merupakan salah satu penanda kesehatan anjing dan kerusakan/lesi pada kulit menyebabkan penampilan anjing tidak menarik. Salah satu penyakit yang mempengaruhi penampilan anji...
Selinexor Reduces the Immunosuppressive Properties of Macrophages and Synergizes with CD19 CAR-T Cells Against B-Cell Lymphoma
Selinexor Reduces the Immunosuppressive Properties of Macrophages and Synergizes with CD19 CAR-T Cells Against B-Cell Lymphoma
Background: CD19 chimeric antigen receptor (CAR)-T cell therapy has achieved high response rates in patients with B-cell lymphoma (BCL). However, treatment failure and relapse can ...
Method to Diagnose Diabetes through Saliva
Method to Diagnose Diabetes through Saliva
A. Background A prevalent long-term condition that has been linked to salivary amylase levels is diabetes mellitus (DM). Recently, salivary amylase diagnostics have been linked to ...
Studi Kasus : Babesiosis Pada Anjing Persilangan
Studi Kasus : Babesiosis Pada Anjing Persilangan
Babesiosis adalah penyakit parasit yang disebabkan oleh Babesia sp dan didistribusi didalam sirkulasi darah. Babesiosis pada anjing disebabkan oleh Babesia canis (subfilum: apicomp...
PENGARUH BERKUMUR REBUSAN BUNGA ROSELLA (HIBISCUS SABDARIFFA L.) TERHADAP PERUBAHAN PH SALIVA PADA MAHASISWA KESEHATAN GIGI ANGKATAN 2023
PENGARUH BERKUMUR REBUSAN BUNGA ROSELLA (HIBISCUS SABDARIFFA L.) TERHADAP PERUBAHAN PH SALIVA PADA MAHASISWA KESEHATAN GIGI ANGKATAN 2023
ABSTRAKLatar Belakang: Saliva berperan penting dalam melindungi gigi dari pengaruh luar dan menjaga keseimbangan pH yang optimal. Penurunan pH saliva dapat mempercepat proses demin...
Pemetaan dan Analisis Kejadian Rabies di Kabupaten Buleleng Tahun 2010-2016
Pemetaan dan Analisis Kejadian Rabies di Kabupaten Buleleng Tahun 2010-2016
Rabies merupakan salah satu penyakit menular yang masih menjadi permasalahan di Indonesia terutama di Pulau Bali. Kejadian rabies di Pulau Bali khususnya di Kabupaten Buleleng masi...
Morfometri Oosit Anjing pada Berbagai Umur dan Status Kedewasaan Kelamin
Morfometri Oosit Anjing pada Berbagai Umur dan Status Kedewasaan Kelamin
Anjing merupakan salah satu hewan yang sudah ribuan tahun menjadi peliharaan manusia. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui morfometri oosit anjing dari berbagai umur dan sta...
ANJING DALAM BUDAYA PAPUA (Dog in the Papua Culture)
ANJING DALAM BUDAYA PAPUA (Dog in the Papua Culture)
Tribes in Papua consider dogs to be animals that have important values for their lives. This paper aims to determine the function of dogs for the lives of tribes in Papua and to de...

Back to Top