Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Penanggulangan Penyakit Karies Gigi Melalui Pelatihan Kader Kesehatan Gigi dan Penambalan Gigi dengan Tehnik Atraumatik Restorative Treatment (Art) Siswa SD Inpres Silian Dan Sd Negeri Silian Raya Kecamatan Silian Raya

View through CrossRef
Pemberdayaan masyarakat merupakan salah satu cara untuk mendukung pelaksanaan pembangunan kesehatan, salah satu diantaranya dengan pemberdayaan kader kesehatan. Hasil Riset Kesehatan Dasar (RISKESDAS) 2013 diperoleh hasil prevalensi karies penduduk di Indonesia sebesar 25,9%, kecenderungan indeks DMF-T 4,6, di Sulawesi Utara itu sendiri  kecenderungan DMF-T 5,4. Kader kesehatan gigi sekolah adalah individu yang terorganisir dalam kurun waktu tertentu dan selama itu kualitasnya terus ditingkatkan guna mencapai suatu tujuan yaitu peningkatan kualitas kesehatan gigi dan mulut. Tujuannya adalah  meningkatnya pengetahuan dan sikap kader tentang kesehatan gigi  dan meningkatkan ketrampilan  kader dalam upaya  pencegahan penyakit karies gigi dengan tehnik ART.Metode yang dilaksanakan adalah dengan melakukan pelatihan dan pendampingan bagi siswa SD kelas 4 sejumlah 60 orang terdiri dari 2 sekolah di daerah Silian. Setelah diberikan pelatihan, selanjutnya kader kesehatan gigi dibimbing untuk menerapkan hasil pelatihan dalam rangka meningkatkan kemampuan dalam pencegahan penyakit karies gigi.Hasil kegiatan menunjukkan terjadi peningkatan tingkat pengetahuan siswa sebelum dan sesudah diberikan pelatihan yaitu pengetahuan baik menjadi  93%, dan pengetahuan kurang baik menjadi 0%. Selain itu, gigi tetap yang telah mendapatkan penambalan gigi dengan tehnik ART sebanyak  53 elemen gigi, dan berjumlah 25 elemen gigi yang ditambal dengan fissure sealant. Hal tersebut menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan, motivasi, sikap dan perilaku para peserta kader dan perubahan kasus karies gigi setelah dilakukan tindakan penambalan gigi.   
Title: Penanggulangan Penyakit Karies Gigi Melalui Pelatihan Kader Kesehatan Gigi dan Penambalan Gigi dengan Tehnik Atraumatik Restorative Treatment (Art) Siswa SD Inpres Silian Dan Sd Negeri Silian Raya Kecamatan Silian Raya
Description:
Pemberdayaan masyarakat merupakan salah satu cara untuk mendukung pelaksanaan pembangunan kesehatan, salah satu diantaranya dengan pemberdayaan kader kesehatan.
Hasil Riset Kesehatan Dasar (RISKESDAS) 2013 diperoleh hasil prevalensi karies penduduk di Indonesia sebesar 25,9%, kecenderungan indeks DMF-T 4,6, di Sulawesi Utara itu sendiri  kecenderungan DMF-T 5,4.
Kader kesehatan gigi sekolah adalah individu yang terorganisir dalam kurun waktu tertentu dan selama itu kualitasnya terus ditingkatkan guna mencapai suatu tujuan yaitu peningkatan kualitas kesehatan gigi dan mulut.
Tujuannya adalah  meningkatnya pengetahuan dan sikap kader tentang kesehatan gigi  dan meningkatkan ketrampilan  kader dalam upaya  pencegahan penyakit karies gigi dengan tehnik ART.
Metode yang dilaksanakan adalah dengan melakukan pelatihan dan pendampingan bagi siswa SD kelas 4 sejumlah 60 orang terdiri dari 2 sekolah di daerah Silian.
Setelah diberikan pelatihan, selanjutnya kader kesehatan gigi dibimbing untuk menerapkan hasil pelatihan dalam rangka meningkatkan kemampuan dalam pencegahan penyakit karies gigi.
Hasil kegiatan menunjukkan terjadi peningkatan tingkat pengetahuan siswa sebelum dan sesudah diberikan pelatihan yaitu pengetahuan baik menjadi  93%, dan pengetahuan kurang baik menjadi 0%.
Selain itu, gigi tetap yang telah mendapatkan penambalan gigi dengan tehnik ART sebanyak  53 elemen gigi, dan berjumlah 25 elemen gigi yang ditambal dengan fissure sealant.
Hal tersebut menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan, motivasi, sikap dan perilaku para peserta kader dan perubahan kasus karies gigi setelah dilakukan tindakan penambalan gigi.
   .

Related Results

PERBEDAAN RERATA KEASAMAN MULUT BERBAGAI KELOMPOK KARIES GIGI PADA PASIEN DI RSGM BAITURRAHMAH PADANG
PERBEDAAN RERATA KEASAMAN MULUT BERBAGAI KELOMPOK KARIES GIGI PADA PASIEN DI RSGM BAITURRAHMAH PADANG
Riset kesehatan dasar tahun 2007 menyebutkan 72,1% penduduk Indonesia terkena karies gigi. Karies gigi adalah suatu proses patologis jaringan keras gigi (email dan dentin) yang ter...
HUBUNGAN PERSEPSI KADER KESEHATAN TENTANG SEKOLAH KADER DENGAN KEPUASAN KADER KESEHATAN DI DUSUN SOKA SELOHARJO PUNDONG BANTUL TAHUN 2024
HUBUNGAN PERSEPSI KADER KESEHATAN TENTANG SEKOLAH KADER DENGAN KEPUASAN KADER KESEHATAN DI DUSUN SOKA SELOHARJO PUNDONG BANTUL TAHUN 2024
Persepsi sekolah kader memiliki dampak signifikan terhadap tingkat kepuasan kader kesehatan. Pelatihan dan pemeliharaan kader kesehatan merupakan faktor penting dalam meningkatkan ...
PERAN KADER SEKOLAH DALAM MENINGKATKAN PENDIDIKAN KEBERSIHAN GIGI DAN MULUT PADA ANAK SEKOLAH DASAR SDN Sukolilo 250 Surabaya
PERAN KADER SEKOLAH DALAM MENINGKATKAN PENDIDIKAN KEBERSIHAN GIGI DAN MULUT PADA ANAK SEKOLAH DASAR SDN Sukolilo 250 Surabaya
Kesehatan gigi dan mulut merupakan suatu hal yang penting, maka usaha perawatan kesehatan gigi dan mulut perlu dibina sejak dini. Target atau sasaran pendidikan kesehatan dan pelay...
Gambaran Kehilangan Gigi pada Mahasiswa Tahap Profesi Dokter Gigi
Gambaran Kehilangan Gigi pada Mahasiswa Tahap Profesi Dokter Gigi
Abstract: Tooth loss can occur due to various causes including caries and periodontal disease. Dental clerkship students are expected to have a good level of understanding of denta...
Tingkat Pengetahuan Dokter Gigi Terhadap Penggunaan Vaksin Karies Gigi di Lahan Basah
Tingkat Pengetahuan Dokter Gigi Terhadap Penggunaan Vaksin Karies Gigi di Lahan Basah
Karies adalah penyakit yang dapat menyebabkan kerusakan pada jaringan keras gigi. Kalimantan Selatan sebagian besar wilayahnya adalah area lahan basah. Kandungan air lahan basah me...
PELATIHAN KETERAMPILAN MASYARAKAT MENGOLAH BUAH SENDUDUK (Melastoma Malabathricum) DAN DETEKSI RISIKO KARIES PADA ANAK
PELATIHAN KETERAMPILAN MASYARAKAT MENGOLAH BUAH SENDUDUK (Melastoma Malabathricum) DAN DETEKSI RISIKO KARIES PADA ANAK
Balita mempunyai kebiasaan konsumsi makanan ringan atau camilan seperti permen, wafer, kue dan biskuit, makanan ini mengandung sukrosa yang dapat menurunkan kapasitas buffer saliva...
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAFTAR PUSTAKAAditama, M. H. R., & Selfiardy, S. (2022). Kehidupan Mahasiswa Kuliah Sambil Bekerja di Masa Pandemi Covid-19. Kidspedia: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 3(...

Back to Top