Javascript must be enabled to continue!
Fenomena Seks Pranikah pada Masa Remaja
View through CrossRef
Premarital sex behavior in adolescents is driven by the condition of adolescents who still want to trymany new things. Other factors are also heavily involved in influencing this premarital sex behaviorsuch as peer influence, lack of parental supervision, easy access to pornographic content, etc. Thereare many negative impacts of this problem. As parents, educational institutions, and even theenvironment can have a positive influence on adolescents so they can avoid premarital sex behavior.This study aims to explore the phenomenon of premarital sex in adolescence. The approach taken isa literature study by systematically collecting data and reviewing several basic theories that arerelevant to the discussion. Until the results are obtained that premarital sexual behavior duringadolescence is still quite high so that more attention is needed to this problem. Many things can away to prevent teenagers from involving into this problem. A wise explanations from parents,education about premarital sex from educational institutions, high self-efficacy, and positive supportfrom the environment can be supporting factors for teenagers to avoid this behavior.
AbstrakPerilaku seks pranikah pada remaja didorong oleh kondisi remaja yang masih ingin mencoba banyakhal baru. Faktor-faktor lain juga banyak terlibat dalam mempengaruhi perilaku seks pranikah iniseperti pengaruh teman sebaya, kurangnya pengawasan orang tua, mudahnya akses kontenpornografi, dll. Banyak dampak negatif dari permasalahan ini. Selayaknya orang tua, lembagapendidikan bahkan lingkungan bisa memberikan pengaruh positif pada remaja hingga bisa terhindardari perilaku seks pranikah. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi fenomena seks pranikahpada masa remaja. Pendekatan yang dilakukan adalah studi literatur dengan mengumpulkan datasecara sistematis dan mengkaji beberapa teori dasar yang relevan dengan pembahasan. Hinggadiperoleh hasil bahwasanya perilaku seks pranikah pada masa adolescence masih cukup tinggisehingga perlu adanya perhatian yang lebih lagi terhadap permasalahan ini. Banyak hal yang bisadilakukan guna menghindari remaja agar tidak terjerumus pada permasalahan ini. Penjelasan yangbaik dan bijak dari orang tua, edukasi tentang seks pranikah dari lembaga pendidikan, self efficacyyang tinggi, dan support positif dari lingkungan bisa menjadi faktor pendukung remaja terhindar dariperilaku tersebut.
State University of Malang (UM)
Title: Fenomena Seks Pranikah pada Masa Remaja
Description:
Premarital sex behavior in adolescents is driven by the condition of adolescents who still want to trymany new things.
Other factors are also heavily involved in influencing this premarital sex behaviorsuch as peer influence, lack of parental supervision, easy access to pornographic content, etc.
Thereare many negative impacts of this problem.
As parents, educational institutions, and even theenvironment can have a positive influence on adolescents so they can avoid premarital sex behavior.
This study aims to explore the phenomenon of premarital sex in adolescence.
The approach taken isa literature study by systematically collecting data and reviewing several basic theories that arerelevant to the discussion.
Until the results are obtained that premarital sexual behavior duringadolescence is still quite high so that more attention is needed to this problem.
Many things can away to prevent teenagers from involving into this problem.
A wise explanations from parents,education about premarital sex from educational institutions, high self-efficacy, and positive supportfrom the environment can be supporting factors for teenagers to avoid this behavior.
AbstrakPerilaku seks pranikah pada remaja didorong oleh kondisi remaja yang masih ingin mencoba banyakhal baru.
Faktor-faktor lain juga banyak terlibat dalam mempengaruhi perilaku seks pranikah iniseperti pengaruh teman sebaya, kurangnya pengawasan orang tua, mudahnya akses kontenpornografi, dll.
Banyak dampak negatif dari permasalahan ini.
Selayaknya orang tua, lembagapendidikan bahkan lingkungan bisa memberikan pengaruh positif pada remaja hingga bisa terhindardari perilaku seks pranikah.
Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi fenomena seks pranikahpada masa remaja.
Pendekatan yang dilakukan adalah studi literatur dengan mengumpulkan datasecara sistematis dan mengkaji beberapa teori dasar yang relevan dengan pembahasan.
Hinggadiperoleh hasil bahwasanya perilaku seks pranikah pada masa adolescence masih cukup tinggisehingga perlu adanya perhatian yang lebih lagi terhadap permasalahan ini.
Banyak hal yang bisadilakukan guna menghindari remaja agar tidak terjerumus pada permasalahan ini.
Penjelasan yangbaik dan bijak dari orang tua, edukasi tentang seks pranikah dari lembaga pendidikan, self efficacyyang tinggi, dan support positif dari lingkungan bisa menjadi faktor pendukung remaja terhindar dariperilaku tersebut.
Related Results
REPRESENTASI DAMPAK NEGATIF SEKS PRANIKAH PADA REMAJA DALAM FILM DUA GARIS BIRU (STUDI ANALISIS SEMIOTIKA FERDINAND DE SAUSSURE) REPRESENTATION OF NEGATIVE IMPACT OF PREMARITAL SEX IN DUA GARIS BIRU FILM (FERDINAND DE SAUSSURE SEMIOTIC ANALYSIS STUDY
REPRESENTASI DAMPAK NEGATIF SEKS PRANIKAH PADA REMAJA DALAM FILM DUA GARIS BIRU (STUDI ANALISIS SEMIOTIKA FERDINAND DE SAUSSURE) REPRESENTATION OF NEGATIVE IMPACT OF PREMARITAL SEX IN DUA GARIS BIRU FILM (FERDINAND DE SAUSSURE SEMIOTIC ANALYSIS STUDY
Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui representasi dampak negatif seks pranikah pada remaja dalam film Dua Garis Biru dengan analisis semiotika Ferdinand de ...
Pengaruh Pendidikan Kesehatan dengan Media Video Terhadap Pengetahuan Remaja Tentang Seks Pranikah di SMA Al-Mas’udiyyah Bandungan Kabupaten Semarang Tahun 2019
Pengaruh Pendidikan Kesehatan dengan Media Video Terhadap Pengetahuan Remaja Tentang Seks Pranikah di SMA Al-Mas’udiyyah Bandungan Kabupaten Semarang Tahun 2019
The results of the 2017 Indonesian Demographic and Health Survey (SDKI) revealed that around 2% of young women aged 15-24 and 8% of young men in the same age range had sexual relat...
Persepsi Dewasa Awal Mengenai Kursus Pranikah
Persepsi Dewasa Awal Mengenai Kursus Pranikah
<p><em>Abstrak</em> -<strong> Pernikahan merupakan salah satu tugas perkembangan dewasa awal. Persiapan pernikahan yang dilakukan oleh pasangan dapat dilaku...
Pengaruh Penyuluhan Kesehatan Reproduksi Terhadap Pengetahuan Remaja Tentang Seksual Pranikah
Pengaruh Penyuluhan Kesehatan Reproduksi Terhadap Pengetahuan Remaja Tentang Seksual Pranikah
Data World Health Organization (WHO) menunjukkan 44% wanita dan lebih dari 70% pria usia remaja mengaku pernah melakukan hubungan seksual. Permasalahan pada remaja di Indonesia mak...
Peningkatan Pengetahuan Bahaya Seks Bebas pada Kalangan Remaja di SMP Islam Cimande
Peningkatan Pengetahuan Bahaya Seks Bebas pada Kalangan Remaja di SMP Islam Cimande
Pada era modern ini masyarakat telah menggap jalinan asmara yang terjadi pada kalangan remaja sebagai hal yang wajar. Namun kondisi tersebut menimbulkan dampak yang berujung pada p...
Perubahan Sikap Remaja terhadap Perilaku Seksual Pranikah melalui Edukasi
Perubahan Sikap Remaja terhadap Perilaku Seksual Pranikah melalui Edukasi
Latar Belakang : Perilaku seksual pranikah adalah tindakan ataupun perbuatan yang dapat mendorong hasrat seksual yang berdampak pada terjadinya aborsi. Salah satu faktor yang mempe...
Seks Bebas dalam Perspektif Hadis
Seks Bebas dalam Perspektif Hadis
Seks bebas atau dalam islam disebut zina, zina adalah fenomena sosial yang merujuk pada perilaku seksual di mana individu terlibat dalam hubungan seks tanpa adanya komitmen jangka ...
HUBUNGAN STATUS PACARAN DENGAN SIKAP SEKS BEBAS PADA REMAJA PEREMPUAN
HUBUNGAN STATUS PACARAN DENGAN SIKAP SEKS BEBAS PADA REMAJA PEREMPUAN
Penelitian ini adalah penelitian survey analitik dengan pendekatan cross sectional. Responden dalam penelitian ini adalah remaja perempuan yang berkujung diwilayah penelitian (Alun...

