Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

TAFSIR ILMU TENTANG MENGELOLA WAKTU

View through CrossRef
Dalam ajaran Islam, Allah memerintahkan hamba-Nya untu memanfaatkan waktu dengan sebaik-baiknya, karena waktu merupakan hal yang sangat urgen sehingga memanfaatkan waktu merupakan amanat Allah kepada makhluk-Nya. Karena demikian urgenya peranan waktu, maka Allah berkali-kali bersumpah dengan menggunakan kata yang menunjukkan waktu-waktu tertentu. Al-Qur‟an juga menggunakan term yang menunjukkan waktu yang berbeda-beda. Didalam al-Qur‟an pengungkapan waktu terdapat dua bentuk, yaitu term yang menunjukkan durasi yang jelas batasanya seperti ghada>h, ‘ashr, bukrah, ashi>la, ‘asyiyya’, ‘isya’, layl, naha>r, yawm, syahr, ‘am, sanah.sedangkan term yang menunjukkan durasi yang tidak jelas batasanya seperti waqt, dahr, ajal, hin dan sa‟ah. Term yang menunjukkan durasi yang jelas batasanya berisi tentang waktu-waktu tertentu atau momentum kebajikan, waktu untuk beribadah dan juga menunjukkan perjalanan waktu atau perputaran matahari dan bulan dimana semua kejadian tersebut dapat dikatahui oleh manusia. Sedangkan term yang menunjukkan durasi yang tidak jelas batasanya berisi tentang keniscayaan, kebangkitan, penguasaan ruh dan maut, penentuan kematian, dan kebangkitan dan hari kiamat dimana hal tersebut tidak dapat diketahui oleh siapapun, seperti dahr digunakan untuk saat berkepanjangan yang dilalui alam raya dalam kehidupan dunia ini yaitu sejak diciptakan-Nya sampai punahnya alam, ajal menunjukkan waktu berakhirnya sesuatu seperti berakhirnya usia manusia, sa‟ah menunjukkan akhir masa kehidupan duniawi serta kepunahan alam dan lain-lain.
Title: TAFSIR ILMU TENTANG MENGELOLA WAKTU
Description:
Dalam ajaran Islam, Allah memerintahkan hamba-Nya untu memanfaatkan waktu dengan sebaik-baiknya, karena waktu merupakan hal yang sangat urgen sehingga memanfaatkan waktu merupakan amanat Allah kepada makhluk-Nya.
Karena demikian urgenya peranan waktu, maka Allah berkali-kali bersumpah dengan menggunakan kata yang menunjukkan waktu-waktu tertentu.
Al-Qur‟an juga menggunakan term yang menunjukkan waktu yang berbeda-beda.
Didalam al-Qur‟an pengungkapan waktu terdapat dua bentuk, yaitu term yang menunjukkan durasi yang jelas batasanya seperti ghada>h, ‘ashr, bukrah, ashi>la, ‘asyiyya’, ‘isya’, layl, naha>r, yawm, syahr, ‘am, sanah.
sedangkan term yang menunjukkan durasi yang tidak jelas batasanya seperti waqt, dahr, ajal, hin dan sa‟ah.
Term yang menunjukkan durasi yang jelas batasanya berisi tentang waktu-waktu tertentu atau momentum kebajikan, waktu untuk beribadah dan juga menunjukkan perjalanan waktu atau perputaran matahari dan bulan dimana semua kejadian tersebut dapat dikatahui oleh manusia.
Sedangkan term yang menunjukkan durasi yang tidak jelas batasanya berisi tentang keniscayaan, kebangkitan, penguasaan ruh dan maut, penentuan kematian, dan kebangkitan dan hari kiamat dimana hal tersebut tidak dapat diketahui oleh siapapun, seperti dahr digunakan untuk saat berkepanjangan yang dilalui alam raya dalam kehidupan dunia ini yaitu sejak diciptakan-Nya sampai punahnya alam, ajal menunjukkan waktu berakhirnya sesuatu seperti berakhirnya usia manusia, sa‟ah menunjukkan akhir masa kehidupan duniawi serta kepunahan alam dan lain-lain.

Related Results

SEJARAH PERKEMBANGAN TAFSIR
SEJARAH PERKEMBANGAN TAFSIR
AbstrakKegiatan tafsir Al-Qu’ran telah dimulai sejak masa Nabi Muhammad Saw dan terus mengalami perkembangan dari masa ke masa, yaitu periode Nabi Muhammad Saw dan sahabatnya, peri...
STUDI KRITIS TAFSIR AL-MANAR KARYA MUHAMMAD ABBDUH DAN RASYID RIDLA
STUDI KRITIS TAFSIR AL-MANAR KARYA MUHAMMAD ABBDUH DAN RASYID RIDLA
Al-Qur’an, dalam tradisi pemikiran Islam, telah melahirkan sederetan teks turunan yang demikian luas dan mengagumkan yang disebut Tafsir. Tafsir al-Qur’an adalah penjelasan tentang...
Studi Komparatif Lafadz Ulul Albab dalam Tafsir Ibnu Katsir dan Tafsir Al Mishbah
Studi Komparatif Lafadz Ulul Albab dalam Tafsir Ibnu Katsir dan Tafsir Al Mishbah
Abstrak: Tafsir Al-Qur’an adalah bidang studi yang fokus pada penafsiran dan pemahaman teks suci Al-Qur’an. Salah satu konsep yang sering dibahas adalah “Ulul Albab,” yaitu orang-o...
Perkembangan dan Resepsi Tafsir Hukmi di Kalangan Ulama
Perkembangan dan Resepsi Tafsir Hukmi di Kalangan Ulama
Tafsir hukmi merupakan pendekatan interpretasi Al-Qur'an yang fokus pada aspek-aspek hukum dan normatif dalam teks suci Islam. Penelitian ini menganalisis dari latar belakang kemun...
Vernakularisasi dalam Tafsir Nusantara: Kajian atas Tafsir Faid al-Rahman karya KH. Sholeh Darat al-Samarani
Vernakularisasi dalam Tafsir Nusantara: Kajian atas Tafsir Faid al-Rahman karya KH. Sholeh Darat al-Samarani
This research discusses about vernacularization in Tafsir Nusantara: The Study of Tafsīr Faiḍ al-Raḥmān by KH. Sholeh Darat al-Samarani. There is a Tafsir Nusan- tara which  appear...
Sejarah Ilmu Tafsir
Sejarah Ilmu Tafsir
Penelitian ini yang mempelajari dan menjelaskan makna serta interpretasi teks-teks Al- Qur'an. Sejarah ilmu tafsir dimulai sejak masa Nabi Muhammad SAW, ketika beliau memberikan pe...

Back to Top