Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

KONTRIBUSI AUDIT INTERNAL TERHADAP MANAGEMEN RISIKO

View through CrossRef
AbstractRisks always exist in a business activity of an organization. Risks are closely related to the differences between the results and the expectations. Risk management focuses on the anticipatory actions by recognizing potential risks and influences. Risk management is part of the entity’s internal control in which the main responsibility is in the hand of the company manager or the entity. Internal auditor as the employee or the internal party has the duty to implement the risk management. Internal auditor conducts an audit process towards internal control and gives assurance in the process of risk management. The internal auditor who takes part in consultation role can assist the organization in identifying, evaluating, and implementing relevant risk management and risk control methodologies. Risk management procedures are identifying risks, constructing plans, and determining solutions. Some of the solutions are avoiding, minimizing, removing, or accepting the risks. Keywords: risk, anticipatory, internal  controlAbstrakRisiko melekat pada suatu aktivitas bisnis organisasi. Risiko terkait erat antara ketidaksesuaian hasil dengan yang diharapkan. Managemen risiko merupakan suatu tindakan untuk mengurangi ketidakpastian yang berfokus pada tindakan antisipasi/pencegahan, dengan cara mengidentifikasi risiko yang mungkin terjadi sekaligus dampak yang mungkin ditimbulkan. Managemen risiko merupakan bagian dari pengendalian internal entitas yang tanggung jawab utamanya di tangan manager perusahaan atau entitas. Auditor internal selaku pegawai atau pihak internal perusahaan juga memiliki tugas atau kewajiban atas pelaksanaan managemen risiko. Audit internal melakukan proses audit terhadap pengendalian internal dan memberikan keyakinan terhadap proses managemen risiko. Auditor internal memiliki peran konsultasi yang dapat membantu organisasi dalam mengidentifikasi, mengevaluasi, dan menerapkan metodologi managemen risiko dan pengendalian yang relevan. Langkah-langkah yang harus dilakukan dalam managemen risiko adalah identifikasi risiko, membuat perencanaan, dan menentukan cara penanganannya. Penangannya risiko dapat dilakukan dengan cara yaitu menghindari, mengurangi, memindahkan, atau menerima risiko tersebut.Kata kunci: risiko, antisipasi/pencegahan, pengendalian internal
Title: KONTRIBUSI AUDIT INTERNAL TERHADAP MANAGEMEN RISIKO
Description:
AbstractRisks always exist in a business activity of an organization.
Risks are closely related to the differences between the results and the expectations.
Risk management focuses on the anticipatory actions by recognizing potential risks and influences.
Risk management is part of the entity’s internal control in which the main responsibility is in the hand of the company manager or the entity.
Internal auditor as the employee or the internal party has the duty to implement the risk management.
Internal auditor conducts an audit process towards internal control and gives assurance in the process of risk management.
The internal auditor who takes part in consultation role can assist the organization in identifying, evaluating, and implementing relevant risk management and risk control methodologies.
Risk management procedures are identifying risks, constructing plans, and determining solutions.
Some of the solutions are avoiding, minimizing, removing, or accepting the risks.
Keywords: risk, anticipatory, internal  controlAbstrakRisiko melekat pada suatu aktivitas bisnis organisasi.
Risiko terkait erat antara ketidaksesuaian hasil dengan yang diharapkan.
Managemen risiko merupakan suatu tindakan untuk mengurangi ketidakpastian yang berfokus pada tindakan antisipasi/pencegahan, dengan cara mengidentifikasi risiko yang mungkin terjadi sekaligus dampak yang mungkin ditimbulkan.
Managemen risiko merupakan bagian dari pengendalian internal entitas yang tanggung jawab utamanya di tangan manager perusahaan atau entitas.
Auditor internal selaku pegawai atau pihak internal perusahaan juga memiliki tugas atau kewajiban atas pelaksanaan managemen risiko.
Audit internal melakukan proses audit terhadap pengendalian internal dan memberikan keyakinan terhadap proses managemen risiko.
Auditor internal memiliki peran konsultasi yang dapat membantu organisasi dalam mengidentifikasi, mengevaluasi, dan menerapkan metodologi managemen risiko dan pengendalian yang relevan.
Langkah-langkah yang harus dilakukan dalam managemen risiko adalah identifikasi risiko, membuat perencanaan, dan menentukan cara penanganannya.
Penangannya risiko dapat dilakukan dengan cara yaitu menghindari, mengurangi, memindahkan, atau menerima risiko tersebut.
Kata kunci: risiko, antisipasi/pencegahan, pengendalian internal.

Related Results

Paper K-9 Pelaporan Hasil Audit dan Tindak Lanjut Audit Internal
Paper K-9 Pelaporan Hasil Audit dan Tindak Lanjut Audit Internal
Pelaporan hasil audit merupakan komponen utama dalam komunikasi dari audit internal tentang hasil audit. Untuk mengkomunikasikan hasil audit diperlukan susunan laporan, dimana hasi...
DETERMINAN FEE AUDIT
DETERMINAN FEE AUDIT
ABSTRACT This study aims to examine the factors that affect audit fees. Factors examined include  factors derived from the entity (client) and the factors derived from the auditor....
Analisis Manajemen Risiko Konstruksi Pada Proyek Konstruksi Bendungan Berdasarkan Konsep ISO 31000:2018
Analisis Manajemen Risiko Konstruksi Pada Proyek Konstruksi Bendungan Berdasarkan Konsep ISO 31000:2018
Indonesia merupakan negara dengan penduduk terbanyak ke empat di dunia dan hal ini menjadi tantangan pemerintah dalam membangun infrastruktur yang memadai. Salah satu program pemer...
Manajemen Risiko Usaha Jamur Tiram CV. Citra Nusa Prima dengan Pendekatan Enterprise Risk Management
Manajemen Risiko Usaha Jamur Tiram CV. Citra Nusa Prima dengan Pendekatan Enterprise Risk Management
Jamur tiram merupakan komoditas pertanian yang rentan terkena risiko. Sumber utama risiko yaitu pada produksi, sumber daya manusia, dan pasar. Risiko yang terjadi belum menjadi per...
Pengaruh Audit Tenure, Auditor Switching, dan Opini Audit terhadap Audit Delay
Pengaruh Audit Tenure, Auditor Switching, dan Opini Audit terhadap Audit Delay
Although it is required for go-public companies to report their audited financial statements, some companies do not fulfill their responsibility in a timely manner. This study aims...
PENANGANAN RESIKO DETEKSI (DETECTION RISK) DIDALAM AUDIT SISTEM INFORMASI
PENANGANAN RESIKO DETEKSI (DETECTION RISK) DIDALAM AUDIT SISTEM INFORMASI
Risiko Audit Sistem Informasi atau Audit Risk (AR) adalah kemungkinan risiko salah saji bersifat material dan/atau penggelapan (fraud) yang bisa lolos dari proses audit jika audito...
STUDI MANAJEMAN RISIKO PADA BANK SYARIAH INDONESIA (BSI)
STUDI MANAJEMAN RISIKO PADA BANK SYARIAH INDONESIA (BSI)
ABTSRAKRisiko dalam konteks perbankan merupakan suatu kejadian potensial, baik yang dapat di perkirakan maupun yang tidak dapat diperkirakan dan berdampak negatif terhadap pendapat...
Literature Review Pengaruh Audit Fee, Audit Tenure, Rotasi Audit, Audit Delay, Dan Komite Audit Terhadap Kualitas Audit
Literature Review Pengaruh Audit Fee, Audit Tenure, Rotasi Audit, Audit Delay, Dan Komite Audit Terhadap Kualitas Audit
Masih terdapat hasil audit yang kurang berkualitas dilihat dari kasus-kasus keuangan terdahulu yang melibatkan akuntan publik. Artikel ini mereview faktor-faktor yang mempengaruhi ...

Back to Top