Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Paradigma Integrasi Keilmuan Dalam Tafsir Salman

View through CrossRef
Dikotomi keilmuan yang memisahkan antara agama dan sains masih saja terjadi di lingkungan masyarakat maupun di lingkungan pendidikan. Problematika dikotomi keilmuan tersebut harus diselesaikan dengan mengintegrasikan keilmuan antara agama dan sains. Penting kiranya untuk menggali lebih lanjut lagi tentang paradigma integrasi keilmuan yang terdapat di dalam literatur tafsir Al-Qur`an. Tafsir Salman dapat dianggap sebagai sebuah karya tafsir ilmiah yang berupaya untuk mengintegrasikan antara ilmu agama yang bersumberkan pada Al-Qur`an dengan sains yang bersumberkan pada temuan- temuan ilmiah. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif dengan menggunakan pendekatan interpretatif (interpretative approach) dan jenis penelitian studi kepustakaan (library research). Hasil penelitian ini melihat bahwa integrasi keilmuan dalam Tafsir Salman dilakukan dengan cara memadukan al-manhaj al-naqli dan al-manhaj al- aqli. Al-manhaj al-naqli yaitu berupa teks ayat dari setiap surah yang ditafsirkan dan disertai dengan penjelasan dari beberapa kitab tafsir klasik. Sementara al-manhaj al-aqli dalam Tafsir Salman menggunakan pendekatan rasional yang dianalisis dari perspektif sains. Penelitian ini menyimpulkan bahwa paradigma integrasi keilmuan dalam Tafsir Salman adalah sebuah integrasi-interkoneksi antara ?adhârah al-nash, ?adhârah al-‘ilm, dan ?adhârah al-falsafah. Dengan adanya integrasi-interkoneksi tiga ?adhârah tersebut, maka agama dan sains dapat saling melengkapi demi kemajuan ilmu pengetahuan serta dapat menjadi solusi atas pelbagai problematika dikotomi keilmuan dalam dunia Islam
Title: Paradigma Integrasi Keilmuan Dalam Tafsir Salman
Description:
Dikotomi keilmuan yang memisahkan antara agama dan sains masih saja terjadi di lingkungan masyarakat maupun di lingkungan pendidikan.
Problematika dikotomi keilmuan tersebut harus diselesaikan dengan mengintegrasikan keilmuan antara agama dan sains.
Penting kiranya untuk menggali lebih lanjut lagi tentang paradigma integrasi keilmuan yang terdapat di dalam literatur tafsir Al-Qur`an.
Tafsir Salman dapat dianggap sebagai sebuah karya tafsir ilmiah yang berupaya untuk mengintegrasikan antara ilmu agama yang bersumberkan pada Al-Qur`an dengan sains yang bersumberkan pada temuan- temuan ilmiah.
Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif dengan menggunakan pendekatan interpretatif (interpretative approach) dan jenis penelitian studi kepustakaan (library research).
Hasil penelitian ini melihat bahwa integrasi keilmuan dalam Tafsir Salman dilakukan dengan cara memadukan al-manhaj al-naqli dan al-manhaj al- aqli.
Al-manhaj al-naqli yaitu berupa teks ayat dari setiap surah yang ditafsirkan dan disertai dengan penjelasan dari beberapa kitab tafsir klasik.
Sementara al-manhaj al-aqli dalam Tafsir Salman menggunakan pendekatan rasional yang dianalisis dari perspektif sains.
Penelitian ini menyimpulkan bahwa paradigma integrasi keilmuan dalam Tafsir Salman adalah sebuah integrasi-interkoneksi antara ?adhârah al-nash, ?adhârah al-‘ilm, dan ?adhârah al-falsafah.
Dengan adanya integrasi-interkoneksi tiga ?adhârah tersebut, maka agama dan sains dapat saling melengkapi demi kemajuan ilmu pengetahuan serta dapat menjadi solusi atas pelbagai problematika dikotomi keilmuan dalam dunia Islam.

Related Results

SEJARAH PERKEMBANGAN TAFSIR
SEJARAH PERKEMBANGAN TAFSIR
AbstrakKegiatan tafsir Al-Qu’ran telah dimulai sejak masa Nabi Muhammad Saw dan terus mengalami perkembangan dari masa ke masa, yaitu periode Nabi Muhammad Saw dan sahabatnya, peri...
STUDI KRITIS TAFSIR AL-MANAR KARYA MUHAMMAD ABBDUH DAN RASYID RIDLA
STUDI KRITIS TAFSIR AL-MANAR KARYA MUHAMMAD ABBDUH DAN RASYID RIDLA
Al-Qur’an, dalam tradisi pemikiran Islam, telah melahirkan sederetan teks turunan yang demikian luas dan mengagumkan yang disebut Tafsir. Tafsir al-Qur’an adalah penjelasan tentang...
Perkembangan dan Resepsi Tafsir Hukmi di Kalangan Ulama
Perkembangan dan Resepsi Tafsir Hukmi di Kalangan Ulama
Tafsir hukmi merupakan pendekatan interpretasi Al-Qur'an yang fokus pada aspek-aspek hukum dan normatif dalam teks suci Islam. Penelitian ini menganalisis dari latar belakang kemun...
The Spirit of Purification in Indonesian Tafsir: T.M. Hasbi As-Siddieqy and His Interpretation of Verses on Tawasul in Tafsir An-Nur
The Spirit of Purification in Indonesian Tafsir: T.M. Hasbi As-Siddieqy and His Interpretation of Verses on Tawasul in Tafsir An-Nur
The Tafsir An-Nur by T.M. Hasbi As-Siddieqy (d. 1975) is one of the popular tafsir works in Indonesia. When interpreting the meaning of "wasilah" in Q.S. Al-Maidah [5]: 35, Hasbi t...
Studi Komparatif Lafadz Ulul Albab dalam Tafsir Ibnu Katsir dan Tafsir Al Mishbah
Studi Komparatif Lafadz Ulul Albab dalam Tafsir Ibnu Katsir dan Tafsir Al Mishbah
Abstrak: Tafsir Al-Qur’an adalah bidang studi yang fokus pada penafsiran dan pemahaman teks suci Al-Qur’an. Salah satu konsep yang sering dibahas adalah “Ulul Albab,” yaitu orang-o...
Vernakularisasi dalam Tafsir Nusantara: Kajian atas Tafsir Faid al-Rahman karya KH. Sholeh Darat al-Samarani
Vernakularisasi dalam Tafsir Nusantara: Kajian atas Tafsir Faid al-Rahman karya KH. Sholeh Darat al-Samarani
This research discusses about vernacularization in Tafsir Nusantara: The Study of Tafsīr Faiḍ al-Raḥmān by KH. Sholeh Darat al-Samarani. There is a Tafsir Nusan- tara which  appear...

Back to Top