Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

IMPLEMENTASI PENJAMINAN MUTU DALAM MENGHADAPI GLOBALISASI, ANALISIS DAN IMPLIKASI:STUDI KASUS

View through CrossRef
Globalisasi mengharuskan kualitas yang tinggi yang diharapkan oleh para pelanggan, karena itu merupakan tolok ukur dalam mempertahankan kesetiaan pelanggan. Disisi lain untuk mempertahankan hidupnya suatu organisasi atau perusahaan, baik oganisasi profit dan non profit dalam lingkungan industri produk dan industri jasa. Untuk menjaga kualitas tersebut dibutuhkan penjaminan mutu yang konsisten integritasnya dan dilaksanakan secara periodik, tidak terkecuali institusi pendidikan. Program studi merupakan satu bagian program pendidikan dari beberapa program yang ada di institusi Perguruan tinggi. Keberadaan program studi merupakan ujung tombak dari sistem produksi di perguruan tinggi. Oleh sebab itu pengelolaan program studi yang bermutu harus dilaksanakan dengan baik sesuai dengan kebutuhan pasar dan peraturan yang telah ditetapkan oleh regulator. Semakin tinggi mutu yang dicapai oleh program studi, semakin tinggi pula penilaian dari regulator yang dikenal dengan akreditasi. Pelaksanaan program studi di Indonesia harus mengacu pada Standar Nasional Pendidikan Tinggi (SNPT) yang dikeluarkan oleh Kementerian Pendidikan dan kebudayaan. SNPT ini dibuat untuk menjamin pelaksanaan pendidikan di program studi telah memenuhi standar yang disyaratkan, yang pada akhirnya menghasilkan lulusan yang bermutu. Untuk memudahkan dalam mengevaluasi pelaksanaan program studi, maka dibuatlah instrumen Evaluasi Mutu Internal (EMI) yang mengacu pada SNPT. Di dalam EMI, standar pendidikan tersebut dibuat menjadi 11 standar yaitu: standar isi, standar proses, standar kompetensi lulusan, standar pendidikan dan tenaga kependidikan, Standar sarana dan prasarana, standar pengelolaan, standar pembiayaan, standar penilaian, standar penelitian, standar pengabdian pada masyarakat dan standar kerjasama. Penilaian standar tersebut mengggunakan skala yang diadopsi dari Asian Network University (AUN) yaitu skala 1 sampai 7. Pelaksanaan EMI dilakukan oleh penyelenggara pendidikan tinggi secara mandiri. Penelitian ini adalah penelitian kualitatif dilakukan dengan cara Focus Group Discussion (FGD). Temuan hasil Evaluasi Mutu Internal menunjukkan bahwa di dalam pelaksanaan program studi masih terdapat beberapa kekurangan yaitu pada standar pembiayaan, standar penelitian, standar pengabdian pada masyarakat dan standar kerja sama. Untuk selanjutnya, hasil dari EMI ini dapat digunakan sebagai acuan untuk perencanaan pengembangan mutu pendidikan dari program studi untuk satu tahun ke depan guna menuju pada tingkat akreditasi yang direncanakan.
Center for Open Science
Title: IMPLEMENTASI PENJAMINAN MUTU DALAM MENGHADAPI GLOBALISASI, ANALISIS DAN IMPLIKASI:STUDI KASUS
Description:
Globalisasi mengharuskan kualitas yang tinggi yang diharapkan oleh para pelanggan, karena itu merupakan tolok ukur dalam mempertahankan kesetiaan pelanggan.
Disisi lain untuk mempertahankan hidupnya suatu organisasi atau perusahaan, baik oganisasi profit dan non profit dalam lingkungan industri produk dan industri jasa.
Untuk menjaga kualitas tersebut dibutuhkan penjaminan mutu yang konsisten integritasnya dan dilaksanakan secara periodik, tidak terkecuali institusi pendidikan.
Program studi merupakan satu bagian program pendidikan dari beberapa program yang ada di institusi Perguruan tinggi.
Keberadaan program studi merupakan ujung tombak dari sistem produksi di perguruan tinggi.
Oleh sebab itu pengelolaan program studi yang bermutu harus dilaksanakan dengan baik sesuai dengan kebutuhan pasar dan peraturan yang telah ditetapkan oleh regulator.
Semakin tinggi mutu yang dicapai oleh program studi, semakin tinggi pula penilaian dari regulator yang dikenal dengan akreditasi.
Pelaksanaan program studi di Indonesia harus mengacu pada Standar Nasional Pendidikan Tinggi (SNPT) yang dikeluarkan oleh Kementerian Pendidikan dan kebudayaan.
SNPT ini dibuat untuk menjamin pelaksanaan pendidikan di program studi telah memenuhi standar yang disyaratkan, yang pada akhirnya menghasilkan lulusan yang bermutu.
Untuk memudahkan dalam mengevaluasi pelaksanaan program studi, maka dibuatlah instrumen Evaluasi Mutu Internal (EMI) yang mengacu pada SNPT.
Di dalam EMI, standar pendidikan tersebut dibuat menjadi 11 standar yaitu: standar isi, standar proses, standar kompetensi lulusan, standar pendidikan dan tenaga kependidikan, Standar sarana dan prasarana, standar pengelolaan, standar pembiayaan, standar penilaian, standar penelitian, standar pengabdian pada masyarakat dan standar kerjasama.
Penilaian standar tersebut mengggunakan skala yang diadopsi dari Asian Network University (AUN) yaitu skala 1 sampai 7.
Pelaksanaan EMI dilakukan oleh penyelenggara pendidikan tinggi secara mandiri.
Penelitian ini adalah penelitian kualitatif dilakukan dengan cara Focus Group Discussion (FGD).
Temuan hasil Evaluasi Mutu Internal menunjukkan bahwa di dalam pelaksanaan program studi masih terdapat beberapa kekurangan yaitu pada standar pembiayaan, standar penelitian, standar pengabdian pada masyarakat dan standar kerja sama.
Untuk selanjutnya, hasil dari EMI ini dapat digunakan sebagai acuan untuk perencanaan pengembangan mutu pendidikan dari program studi untuk satu tahun ke depan guna menuju pada tingkat akreditasi yang direncanakan.

Related Results

Penjaminan Mutu Tenaga Kependidikan Dalam Meningkatkan Mutu Pendidikan SMPN 34 Surabaya
Penjaminan Mutu Tenaga Kependidikan Dalam Meningkatkan Mutu Pendidikan SMPN 34 Surabaya
Penjaminan mutu merupakan serangkaian proses dan system yang terkait untuk mengumpulkan, menganalisis, dan melaporkan data mengenai kinerja dan mutu tenaga pendidik dan kependidika...
Tingginya angka insidensi kasus TB setiap tahun dan angka kematian akibat TB masih menjadi beban di Indonesia. Beban tersebut kini telah bertambah dengan adanya TB Resisten Obat (T...
DEMENSI BUDAYA LOKAL DALAM TRADISI HAUL DAN MAULIDAN BAGI KOMUNITAS SEKARBELA MATARAM
DEMENSI BUDAYA LOKAL DALAM TRADISI HAUL DAN MAULIDAN BAGI KOMUNITAS SEKARBELA MATARAM
<p>Penelitian ini dilakukan di Kotamadya<br />Mataram Nusa Tenggara Barat. Sasaran<br />penelitian adalah suatu masyarakat lokal yang<br />menamakan dirinya...
PENERAPAN METODE STUDI KASUS YIN DALAM PENELITIAN ARSITEKTUR DAN PERILAKU
PENERAPAN METODE STUDI KASUS YIN DALAM PENELITIAN ARSITEKTUR DAN PERILAKU
ABSTRAK Studi kasus adalah studi empiris yang menyelidiki fenomena kontemporer dalam konteks kehidupan nyata. Awalnya metode penelitian studi kasus sering digunakan pada bidang ilm...
Akibat Hukum Pada Pemisahan Simpanan Dari Nasabah Bank Saat Likuidasi Untuk Memperoleh Jaminan Dari Lembaga Penjamin Simpanan
Akibat Hukum Pada Pemisahan Simpanan Dari Nasabah Bank Saat Likuidasi Untuk Memperoleh Jaminan Dari Lembaga Penjamin Simpanan
Abstrak. Penelitian dalam artikel ini menjelaskan tentang adanya celah hukum yang terkait dengan kontrak penjaminan simpanan LPS terhadap syarat dan ketentuan penjaminan simpanan n...
MANAJEMEN MUTU LAYANAN PADA SEKOLAH MENENGAH
MANAJEMEN MUTU LAYANAN PADA SEKOLAH MENENGAH
 AbstracMutu layanan akan berhasil dalam mencapa itujuannya jika konsumen merasakan kepuasan yang sangat tinggi,dengan kata lain keberhasilan mutu layanan sangat tergantung pada ko...
IMPLEMENTASI BALANCE SCORE CARD PERSPEKTIF PENJAMINAN MUTU PENDIDIKAN ISLAM
IMPLEMENTASI BALANCE SCORE CARD PERSPEKTIF PENJAMINAN MUTU PENDIDIKAN ISLAM
Abstract The orientation of this article is to investigate and examine more deeply the meaning of the balance score card, aspects of the balance score card and its implementation i...
Islam, Globalization and Public Sector Governance (Islam, Globalisasi dan Pentadbiran Sektor Awam)
Islam, Globalization and Public Sector Governance (Islam, Globalisasi dan Pentadbiran Sektor Awam)
Globalization started sometime ago and is an ongoing process. It is a diverse phenomenon, which has had tremendous impact on all aspects of human life. The spread of the culture of...

Back to Top